Hey, Kamu Tidak Harus Bersaing dengan Siapa Pun…

Posted on
persaingan, persaingan usaha, kamu tidak sedang bersaing dengan siapa pun, cara menghadapi persaingan yang tidak sehat
Image via: freepik.com

Sebenarnya sudah banyak yang saling mengingatkan, kalau hidup ini bukan arena balapan dan persaingan yang kejam. Kamu tidak sedang ditonton orang untuk lebih banyak hartanya, lebih banyak followers-nya, lebih tinggi jabatannya, lebih kinclong wajahnya, lebih update kendaraannya, lebih cepat menikah, lebih cepat memiliki anak, dsb. Semua itu bukan definisi yang baik dan benar untuk kata “menang”.

Kenapa larut dalam persaingan yang menyiksa dirimu sendiri? Kenapa tidak memilih untuk belajar? Kenapa tidak tumbuh berkembang dari itu semua?

Bisa dibayangkan kalau kamu terus-terusan menganggap hidup ini sebagai pertarungan. Kamu terus-terusan keliru menerjemahkan kemenangan dan kekalahan. Kamu terus-terusan… kelelahan.

Kamu yang ingin memiliki tas branded, tetapi malah orang lain yang membelinya. Kamu yang ingin menikah dengan si Fulan/ Fulanah, malah orang lain yang bersanding dengan dengannya. Kamu yang ingin menjuarai suatu perlombaan, malah orang lain yang dinobatkan sebagai pemenang. Kamu yang ingin usahamu laris manis, malah orang lain yang menikmati laba lancarnya.

Selalu saja orang lain.

Orang lain yang lebih mampu, orang lain yang lebih menarik, orang lain yang lebih jago, pokoknya selalu ada orang lain yang lebih baik dan beruntung mendapatkan apa yang kamu inginkan. Kalau sedang khilaf, kamu merasa jadi makhluk paling kalah kalah, jadi pecundang, bahkan mungkin kamu menganggap hidup ini tidak adil.

Tetapi apakah ketika mendapatkan apa yang kamu mau, berarti hidup ini sudah adil?

Kalau orang lain berpikiran sama, wah gawat juga. Semua orang bisa menghalalkan berbagai jalan demi ambisinya. Semua orang akan lupa, bagaimana caranya mengakui kekalahan pada mereka yang lebih baik dan dipercaya. Semua orang akan lupa, bagaimana manusia tak memiliki kuasa dan kendali apa-apa. Semua orang akan lupa, banyak pembelajaran yang disampaikan oleh kegagalan. Semua orang akan lupa, tugas kita adalah memberikan yang terbaik – bukan wajib sukses.

Beruntungnya, agama memapah untuk berlomba-lomba dalam hal kebaikan yang diridhoi-Nya. Bukan justru berlomba-lomba dalam hal merenggut perhatian dan rasa kagum makhluk lainnya. Hey, Kamu Tidak Harus Bersaing dengan Siapa Pun… #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − seven =