1 Orang Paling Penting dan Berpengaruh Dalam Hidup

2
SHARE
orang yang berpengaruh dalam hidup, orang yang berpengaruh dalam hidup kita, siapa orang yang berpengaruh dalam hidup dalam hidupmu, orang yang paling berpengaruh dalam hidup
Image via: eyeem.com

Saya bertanya kepada adik-adik didik di tempat kursus, ‘siapakah sosok paling penting dan berpengaruh dalam hidupmu? sebutkan satu saja, selain kedua orang tua‘.

Mereka celingukan. Lalu jawaban yang diutarakan tak jauh dari saudara kandung. Saya berdiri sambil memegang ponsel.

“Di ponsel ini ada wajah seseorang. Nanti saya tunjukkan. Tapi kalian harus melihatnya satu per satu,” Saya mengedarkan pandangan, memaklumi raut bingung mereka, “Seseorang ini pasti sangat penting dan berpengaruh untuk kalian.”

Setelah itu, saya mendatangi mereka dan menunjukkannya. Ekspresi mereka kaget. Bahkan ada yang menutup wajahnya. Tetapi mereka tersenyum.

~

Bagi yang penasaran, saya sebenarnya menunjukkan kamera depan saja. Sehingga mereka akan melihatnya wajah mereka sendiri. Mungkin karena di luar dugaan, mereka jadi salah tingkah.

Bagi yang familier dengan aksi ini, ya, saya mengadopsi video inspiratif yang diterjemahkan oleh Chandra Hasyim dan dibagikan oleh Pak Ganjar Pranowo lewat akun Twitternya.

Namun di video itu, gurunya memegang kotak. Lalu dia bilang, ‘kotak ini berisi salah-satu pemimpin terbesar dalam 100 tahun terakhir dan siapa yang bisa menebaknya akan bebas dari PR’. Murid-muridnya langsung semangat. Mereka menjawab Steve Jobs, Bunda Teresa, dan Dr. Martin Luther King Jr.

Namun setelah kotak tersebut diperlihatkan kepada masing-masing murid, mereka tak menyangka di dalamnya terdapat cermin. Sehingga wajah yang mereka lihat adalah wajahnya sendiri. Intinya begitu.

Sosok paling penting dan berpengaruh dalam hidup

cintai diri sendiri, cintai diri sendiri terlebih dahulu, cintai diri sendiri quotes, cintai diri sendiri dulu, cara mencintai diri sendiri, cara menghargai diri sendiri
Image via: ajp.com.au

Saya yakin mereka menangkap apa yang ingin saya pesankan. Bahwa, orang paling penting dan berpengaruh itu tidak jauh-jauh dari diri sendiri.

Ketika memandang cermin atau kamera depan, tersenyumlah pada sosok yang kamu lihat. Kamu mesti belajar untuk memaafkan dan menerima sosok itu. Kamu mesti move on, bangkit, dan belajar menjadi lebih baik. Semua demi sosok itu.

Baca Juga :  Amanat “Tentang Waktu”

Jangan biarkan orang lain memegang kendali

Kamu pasti tersiksa kalau mood-mu, semangatmu, dan bahkan hidupmu tergantung pada orang lain.

Kamu tahu betul bagaimana rasanya menyerahkan kunci hatimu pada seseorang, tapi seseorang itu kemudian mengubrak-abrik isinya. Padahal mestinya kunci itu harus kamu pegang erat-erat.

Kamu tahu betul bagaimana rasanya menyerahkan pisau pada seseorang dan mengajarinya menggunakan pisau itu, tapi seseorang itu kemudian menusukmu tanpa belas kasihan. Padahal mestinya pisau itu harus selalu dalam genggamanmu.

Maka, memikirkan kebahagiaan diri sendiri tidak selamanya egois, jahat, dan kejam.

Tidak apa-apa untuk menomorsatukan dirimu sendiri. Jangan dulu membuka lebar istana hatimu, apalagi pada orang-orang yang ternyata tidak layak mengunjunginya. Jangan dulu terlalu dekat dengan orang-orang toxic yang justru meracuni hidupmu.

Jangan sampai menggantungkan cahaya pada lilin orang lain.

Kamu bisa mencoba menciptakan terangmu sendiri. Lebih baik lagi kalau kamu tetap menjaga hubungan dengan Sang Maha Penerang. Dia akan menjadi penuntun sekaligus pengawal.

Ingatkan dirimu sendiri tentang nikmatnya mie pedas campur telur, tentang nikmatnya keringat setelah olahraga, tentang nikmatnya kopi hangat di kala senja,

tentang nikmatnya air dingin membasuh raga, tentang nikmatnya mendengar musik favorit sambil menyanyikannya, tentang nikmatnya berkumpul bersama keluarga, dan aneka kenikmatan lain.

Tarik nafasmu dalam-dalam. Rasakan Dia yang masih dekat dan tak akan pernah meninggalkanmu sendirian.

Rasakan, dengar, dan hirup hidupmu.

Bersyukurlah. Di tengah kekacauan dan tekanan, jantungmu masih berdedup. Laju nafasmu masih lancar tanpa hambatan.

Selamat menjadi diri kamu yang lebih baru dan indah.

Teruslah berjuang, menjadi lebih baik, dan menjadi lebih bahagia untuk orang terpenting dan paling berpengaruh dalam hidupmu. Untuk kamu. 1 Orang Paling Penting dan Berpengaruh Dalam Hidup. #RD

Baca Juga :  Cita-cita Anak SMA Menjadi Entrepreneur, Alasannya Karena Tidak Mau Diatur
SHARE

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.