10 Kebiasan ini Bisa Bikin Gemuk

10 Kebiasan ini Bisa Bikin Gemuk

10 kebiasaan yang bikin gemuk
mensxp.com

Dari September-Oktober-an tahun kemarin (2014), daku merasa ada kelainan dalam tubuh. Awalnya enggak mau cepat-cepat menyimpulkan, tapi semakin hari semakin banyak gejala yang memaksaku untuk mengakuinya.

Apaan sih? 😀

Gejala-gejala itu diantaranya; rasa engap tiap kali kupakai celana dan bajuku sendiri, banyak orang (terutama yang sudah lama tak bertemu denganku) bilang daku ‘gendutan’ dan senyum mengganggu yang dilempar Mimih serta saudara-saudaraku tiap kali mereka melihat pipi dan perutku. Ingin rasanya kubuktikan dengan alat ukur berat badan, tapi, aaarrrgh!

Membesar-besarkan, ya? Maaf. Hal ini memang bukan masalah besar, tapi masalahnya takut kebablasan sih. Soalnya, badanku kurang tinggi. Hehe. Lagipula, biasanya berat badanku konsisten. Sekarang kok mulai ‘goyah’, ya? Duh!

Udah, kita bahas saja sepuluh kebiasaan – yang kemungkinan – menjadi penyebab kenapa seseorang bisa jadi gendutan, gemukan, berat badannya naik, atau apalah bahasanya. Hehe. Jom!

 

Kebiasaan 1: Kurang Persiapan

Persiapan di sini bukan berarti menumpuk makanan dengan sewenang-wenang, ya. Maksudnya jika punya kulkas atau lemari makan, maka sejatinya kita mengisi tempat penyimpanan itu dengan makanan yang baik dan halal. Yang ada kandungan proteinnya, kerbohidratnya, buah-buahannya, sayurannya, dsb. Itu artinya, kita akan tetap memakan makanan yang sehat ketika senggang maupun kepepet. Jadi enggak ada tuh ceritanya, kita melampiaskan gejolak lapar pada makanan instan. Hmm… daku mesti banyak-banyak introspeksi soal kebiasaan yang satu ini. -_-

Tak lupa, kita juga mesti mempersiapkan makanan alternatif. Seperti menurut Molly Kimball (penulis soal nutrisi di New Orleans),

kalau kelemahan kamu adalah gula, misalnya, maka sediakanlah buah-buahan segar atau pudding yang bebas gula. Jadi selain bisa memuaskan selera, juga meminimalisir kalori.”

 ~

Baca Juga :  Please, Berbohonglah Karena Alasan Ini!

Kebiasaan 2: Tidak Cukup Minum

Minum air yang baik dan halal bisa mendukung kesehatan. Baik kesehatan kulit, tulang, sistem pencernaan, daya ingat, otak, dsb. Menurut Kimball lagi, kelelahan adalah salah-satu tanda dehidrasi. Banyak orang yang salah mengartikan rasa lelah itu sebagai tanda lapar, sehingga mereka makan banyak untuk mendapatkan energi.

~

Kebiasaan 3: Tidak Mendapat Cukup Protein

Orang yang memeroleh kalori dari karbohidrat sehari-hari, tentu memiliki kesulitan untuk mengurangi berat badan. Kimball merekomendasikan kita untuk melibatkan protein dalam tiap makanan. Sebagaimana kita tahu, tubuh (karbohidrat dan lemak) menggunakan dua kali lipat energi untuk memproses protein. Artinya ketika makan makanan yang mengandung protein, tubuh kita sebenarnya tengah membakar kalori.

Daging yang rendah lemak itu misalnya ayam tanpa kulit, sedikit daging sapi atau seafood. Atau, kita juga bisa memeroleh proten dari makanan seperti telur, keju, kacang, dsb.

~

Kebiasaan 4: Mengkonsumsi Terlalu Banyak Likuid Kalori

Kalori berbentuk likuid yang masuk ke tubuh sebenarnya kurang efisien. Kalori macam itu tidak membuat kita merasa kenyang. Misalnya saja jus buah-buahan, minuman beralkohol, soft drinks atau kopi-teh bergula. Kalau pun kita lagi kepengin minum yang manis-manis, Kimball menyarankan soft drink bebas gula atau minuman lain berkalori rendah.

 ~

Kebiasaan 5: Tidak Cukup Tidur

Kita tidak perlu terus-terusan terjaga untuk mengurangi berat badan. Dengan merasakan tidur yang cukup saja, sudah menjadi faktor keberhasilan kita dalam mendapatkan berat badan yang ideal.

Hasil dari studi yang dilakukan oleh Universitas Chicago dan Universitas Stanford, mengatakan bahwa kehilangan waktu tidur menyebabkan kurangnya hormon leptin. Sebaliknya, hormon ghrelin naik. Tingginya ghrelin merangsang selera makan kita, sedang rendahnya leptin membuat kita merasa tidak puas setelah makan. Jadi perasaannya lapar terus. Ugh! Daku benar-benar mesti menambah durasi tidur nih. -_-

Baca Juga :  3 Sikap Yang Membuat Kita Bahagia Ketika Merasa Down

Kebiasaan 6: Melewatkan Sarapan

Bagi yang memulai aktivitas di pagi hari, terburu-buru, sibuk dan kerap bangun siang, tentu sulit menyisihkan waktu untuk sarapan. Tapi kalau emang ingin mengurangi berat badan atau mempertahankannya, mohon untuk berkorban. Berusahalah untuk sarapan. Sebab, makan pagi itu bisa jadi awal mula proses metabolisme, mendorong pembakaran kalori.

Tapi, suka ada orang yang enggak berselera sarapan. Menurut Kimball, hal itu bukan masalah, asal kita mesti makan sesuatu dua jam setelah bangun tidur. Tentu bukan makan sembarangan, ya. Sarapan yang baik itu terdiri dari karbohidrat, berkolaborasi dengan protein dan sedikit lemak.

~

Kebiasaan 7: Membeli di Tempat yang Kurang Tepat

Hal utama ketika belanja makanan yaitu mendapatkan bahan yang halal dan baik. Seyogyanya kita cari tempat yang menyediakan hasil produksi yang segar, bersih dan laik. Jangan sampai terperangkap pada deretan makanan yang serba instan, memiliki pewarna yang tak sehat, banyak pengawetnya, dsb. Nah, kita daku sering terjebak dalam kebiasaan ini, nih. Membeli makanan instan. -_-

 ~

Kebiasaan 8: Kurang ‘Ingatan’

Kalau kita serius ingin mempertahankan berat tubuh ideal, tentu mesti sedikit disiplin, ya. Salah satu tips yang direkomendasikan yaitu membuat diary makanan. Jadi kita menuliskan apapun yang pernah dimakan, gitu. Manfaatnya, kita bisa mempertimbangkan hari ini asupan gizinya sudah seberapa. Terus menjadi alarm juga. Misalnya kalau kita sudah mencatat sekilo es krim di list makanan yang disantap siang ini, tentu kita bakal menghindari pesta cokelat di sore harinya. Aih, sekilo? -_-‘

~

Kebiasaan 9: Jarang Angkat Beban

Kita tidak akan mengurangi berat badan dengan mudah hanya lewat diet. Kita perlu juga  mengkombinasikannya dengan angkat beban dan latihan kardio (semacam olahraga untuk meningkatkan detak jantung, memicu metabolisme dan membakar cadangan lemak menjadi energi, seperti jogging, renang, main sepeda, dsb). Bedanya, kegiatan angkat beban meningkatkan metabolisme ketika latihan maupun setelah latihannya, dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga :  Tips Mengusir Geli-Sah; Si Geli yang Bikin Resah

~

Kebiasaan 10: Menyerah

Menghindari kegemukan yang kebablasan atau mendapatkan badan yang proporsional memang tidak mudah. Butuh perjuangan, ketelatenan, kedisiplinan, dsb. Kita mungkin rikuh mesti makan anu, mesti mengandung ini-itu, kadarnya segitu, dilarang makan ini-itu, dst. Senang tidak senang, kita mesti mentaati semua aturan. Sesekali mungkin kita membuat kesalahan. Tapi kalau sudah begitu, jangan mudah menyerah dulu. Maafkan diri kita, perbaiki dan lanjutkan saja perjuangannya.

~

Well, untuk mendapatkan solusi dari semua ini tentu tinggal membalikannya, ya. Hehe… ^_^ [*]

Referensi: livestrong.com

You May Also Like

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.