10 Langkah Ketika Latihan Memaafkan, Agar Jiwa Lebih Damai dan Tenang

0
SHARE
latihan memaafkan, memaafkan orang lain, memaafkan orang lain yang menyakiti, cara memaafkan seseorang
Image via: psychologytoday.com

Mereka sudah meminta maaf padamu, apa kamu memaafkannya?

Mereka tidak merasa bersalah dan tidak meminta maaf padamu, apa kamu akan tetap memaafkannya?

Silakan jawab dalam hati masing-masing saja.

Di momen lebaran kemarin, saya mengobrol dengan dua sahabat yang paling ditunggu. Pasalnya, mereka sudah pindah tempat tinggal. Sehingga pertemuan kami terbilang langka. Sekalinya bersua, saya sangat mengapresiasinya.

Ada banyak hal yang mengganggu saya, namun saya tidak bisa menjelaskannya pada sembarang orang. Termasuk pada keluarga. Akhirnya hanya kepada mereka saya bercerita.

Sambil menahan air mata dan getar suara, saya menceritakan bagaimana ada orang-orang yang menyakiti saya. Perlakuan mereka benar-benar membuat batin saya cedera.

Saya semakin terluka dan merasa tidak adil, sebab saya tidak merasa sudah melakukan hal yang fatal pada mereka. Mungkin mereka memang tidak menyukai keputusan dan keberadaan saya. Tapi setidaknya, mereka adalah orang berpendidikan. Mestinya mereka lebih tahu bagaimana cara beradab ketimbang saya yang lebih biadab.

Ah, saya tidak bisa menceritakannya secara gamblang. Terlalu personal.

Yang jelas, ada kelegaan luar biasa ketika dua sahabat saya mengetahuinya.

 belajar memaafkan, latihan memaafkan, memaafkan orang lain, memaafkan orang lain yang menyakiti, cara memaafkan seseorang
Image via: nationalpainreport.com

Saya tidak tahu apakah “orang-orang itu” ngeh sudah menyakiti saya. Tetapi mau tidak mau, saya harus memaafkan mereka. Hanya itu yang membuat saya lebih damai.

Saya tidak bisa melupakan mereka begitu saja, sebab memori manusia memang ironis. Semakin ingin lupa, justru semakin teringat saja. Begitu, ‘kan?

Tetapi walau bagaimana pun, jika saya terus mengungkit apa yang sudah mereka lakukan, maka pikiran saya sendiri yang tidak tenang. Padahal rasa sakit itu harus saya lepaskan dan buang.

Tentu saja, memaafkan itu tidak bisa instan. Toh masak mie instan dan menyeduh kopi instan juga perlu waktu serta proses. Hehehe…

Baca Juga :  70+ Kata Kata Cinta Dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Saya perlu belajar dan latihan. Saya perlu waktu dan proses yang perlahan.

Menurut dr. Jiemi Ardian, dalam thread/utas Twitter-nya, ada beberapa langkah atau tahapan yang bisa diambil ketika belajar memaafkan. Langkah-langkah tersebut, yaitu:

  1. Menuliskan semua nama yang membuatmu terluka.
  2. Mengurutkan siapa yang memberi dampak rasa sakit terkecil sampai paling besar.
  3. Mulai latihan memaafkan mereka yang menyakiti dengan rasa terkecil.
  4. Mencoba mengingat kembali siapa orangnya dan bagaimana kejadian, renungkan kenapa sampai begitu melukai atau menyakitimu.
  5. Ambil waktu yang cukup sampai kamu merasa mampu untuk memaafkannya secara utuh.
  6. Pikir dan renungkan tentang berbagai kemungkinan atau alasan, bagaimana bisa mereka menyakitimu. Apakah terkait luka batinnya, masa kecilnya, pola asuhnya, lingkungannya, dll.
  7. Proses di nomor 6 bukanlah cara untuk membela dan membenarkan pelaku, melainkan untuk membuka rasa empati atau welas asih pada mereka.
  8. Izinkan dan biarkan dirimu sendiri paham lalu sadar, bahwa semua momen menyakitkan itu sudah selesai. Pelaku sudah tidak menyakiti kamu. Lagipula dulu mungkin ada alasan kuat kenapa pelaku menyakiti kamu, diketahui atau tidak. Tetapi tidak perlu ada rencana untuk balas dendam. Kamu hanya harus menimba pelajaran dari apa yang terjadi.
  9. Proses ini sulit, kamu menyadarinya, dan tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba. Tetapi bukan berarti mustahil. Kamu hanya perlu waktu dan latihan terus-menerus.
  10. Bila sukses memaafkan satu orang, lanjutkan dengan memaafkan orang-orang berikutnya. Pelan-pelan.

Memaafkan bukan berarti membuka peluang bagi mereka untuk kembali menyakiti saya. Oleh karena itu saya memutuskan untuk mengambil jarak, bahkan melepaskan.

Merasa sakit dan menangis itu wajar, tetapi kalau alasannya itu-itu saja, ya tetap mengganggu juga. 10 Langkah Ketika Latihan Memaafkan, Agar Jiwa Lebih Damai dan Tenang. #RD

Baca Juga :  8 Alasan Pria dan Wanita Tidak Mau Publikasi Hubungan di Media Sosial
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.