Home » et cetera (etc.) » Diary Tentang Musik » 11 Alasan Kenapa Kita Mendengarkan Musik Asing Sekalipun Tak Paham Makna Liriknya

11 Alasan Kenapa Kita Mendengarkan Musik Asing Sekalipun Tak Paham Makna Liriknya

11 Alasan Kenapa Kita Mendengarkan Musik Asing Sekalipun Tak Paham Makna Liriknya

musik, mendengarkan musik, mendengarkan musik asing, mendengarkan musik luar, mendengarkan musik luar negeri, mendengarkan musik tanpa tahu isinya, mendengarkan musik tanpa tahu maknanya

By: WaterInMyPaint aka Deidre Wicks via IG: @deeannrose

Musik adalah bahasa universal bagi umat manusia.”

Nampaknya quote dari Henry Wadsorth Longfellow ini sudah sering kita lahap, ya. Intinya, dari manapun kita berasal, pada dasarnya manusia selalu bisa memahami bahasa musik. Tanpa tahu arti bahkan pelafalannya saja, musik sudah bisa memberikan inspirasi atau hiburan tersendiri bagi pendengarnya.

Bagi daku pribadi, sebenarnya pengetahuan isi lirik serta maknanya cukup penting. Sudah jadi bonus besar bagi kita, kalau memang bisa memahami isi lagunya. Dengan tahu dan mendalami isi lagunya, paling tidak kita bisa menjiwai, menghayati dan lebih afdhol lagi menyerap pesannya. Kita juga bisa memutuskan apakah lagu serta musisi yang membawakannya bisa masuk jajaran yang difavoritkan atau tidak.

Namun ada juga momen, di mana kita mendengar lagu-lagu berbahasa “entahlah apa”, yang ternyata bisa dinikmati. Misalnya lagu berbahasa lokal daerah lain di Indonesia, bahasa Korea, India, Arab, Thailand, Tiongkok, dsb. Tanpa terasa kita ikut berdendang, mengangguk-angguk, mengetuk-ngetukkan jari, dsb.

Kenapa bisa begitu, ya?

#1. Kita Bisa Merasakannya

Singkatnya, musik itu terdiri dari ritme serta melodi yang kadang dipadukan dengan lirik. Namun jika ditelaah lebih jauh, musik bisa jauh lebih rumit. Musik berkaitan erat dengan emosi. Apa yang kita rasakan ketika mendengarkan musik tersebut? Meski bahasanya beda, tapi kita bisa meraba-raba mana lagu yang menggambarkan kegalauan, kebahagiaan, semangat juang, dsb.

Baca Juga :  Persamaan dan Perbedaan Emoji - Emoticons

#2. Kita Merasa Cocok

Mungkin sebagian dari kita pernah memiliki pengalaman semacam ini. Kita mendengar lagu asing, lalu tiba-tiba klik. Tak peduli siapa penyanyi atau apa isi liriknya. Yang jelas, alunannya seperti mewakili diri kita sekarang. Kita pun bisa dengan mudah menikmatinya.

#3. Kita Tertarik dengan Musisinya

Kalau sudah suka sama sesuatu atau seseorang, kita cenderung mencari tahu dan “mempelajarinya”. Demikian juga ketika kita kagum akan sosok musisi dari luar. Meski tak paham sedang menyanyikan lirik lagu apa, namun kita bisa meluangkan waktu untuk mendengarkan, dan bahkan menelusuri maknanya.

#4. Kita Kepo dengan Isi Liriknya

Di satu sisi, kita tak memahami isi liriknya. Tapi di sisi lain, kita pengin tahu. Rasa penasaran tersebut tentu sudah tak jadi masalah, sebab zaman sekarang orang sudah bisa menerjemahkan bahasa dengan mudah. Kita juga akan merasa lebih pede dan nyaman, manakala menyanyikan lagunya setelah menerjemahkan dan mencari maknanya dulu.

#5. Enak Dipakai Joget/ Ngedance

Salah-satu tujuan eksistensi musik yaitu sebagai teman ketika berjoget atau senam. Gerakannya bisa macam-macam, terserah kita. Tak ada ketentuan salah atau benarnya, selama gerakan tersebut memang terasa pas dengan ritme dan emosi lagu.

musik, mendengarkan musik, alasan mendengarkan musik, alasan mendengarkan musik luar, mendengarkan musik barat, mendengarkan musik kpop, mendengarkan musik bollywood, manfaat mendengarkan musik, mendengarkan musik india

By: WaterInMyPaint aka Deidre Wicks via IG: @deeannrose

#6. Kita Tertarik dengan Bahasa Asing Tersebut

Sudah banyak orang yang menyatakan, kalau musik bisa menjadi media untuk pembelajaran bahasa asing. Setidaknya kita bisa belajar dengan cara yang menghibur dan asyik. Pembelajar bahasa secara otodidak pun sering menggunakan teknik ini. Nah ketika mendengar musik berbahasa asing dan kita menganggapnya enak, secara tak sadar rasa ingin tahu itu akan muncul. Kita pengin tahu isi liriknya, cara bacanya, terjemahannya, maknanya, bahkan konteksnya juga.

Baca Juga :  7 Ciri Kalau Kondisi Mentalmu Sedang Lelah Parah

Siapa Tahu Pengin Baca Juga:

Bahasa Itu Enggak Beli, Ngerespons Dong!

#7. Kita Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Gaya Musiknya

Musisi tentu memerlukan referensi lebih kaya. Begitu juga dengan orang yang tertarik dalam dunia musik. Kita terkadang pengin tahu dimensi, budaya atau gaya bermusik negara lain. Cukup tahu dan terbuka saja, kita tak wajib mengikutinya.

#8. Kita Suka dengan Genre Musiknya

Kita tahu, musik memiliki berbagai genre. Entah itu dangdut, rock, folk, metal, dsb. Satu genre itu pun bisa dibawakan dengan cara beragam, sesuai dengan negara asal. Kalau sudah menikmati satu genre tertentu, biasanya kita akan memudah menyerap karya lain dengan jenis yang sama namun dari negara berbeda. Ada keunikan tersendiri manakala karya tersebut dibawakan dengan bahasa atau budaya yang lain.

#9. Kita Punya Hubungan dengan Pengguna Bahasanya

Senang rasanya jika kita memiliki teman, saudara, atau mungkin pasangan dari luar, tapi perlakuan mereka tidak beda. Musik bisa menjadi salah-satu jembatannya. Hal ini bisa daku lihat dari “keakraban” fans Kpop dari luar dengan orang Koreanya. Karena merasa memiliki hubungan sebagai teman atau kelompok penggemar tertentu,  mereka bisa terlihat rukun dan tetap menikmati musiknya.

Baca Juga :  13 Tipe atau Kategori Anggota Keluarga yang Ada di Rumah Kita

#10. Kita Menaruh Minat Terhadap Kebudayaannya

Memang, kebudayaan negara sendiri sudah terlampau kaya. Kita bisa mengeksplornya lebih dalam dan luas lagi. Namun hal tersebut tak melarang hasrat untuk mengetahui kebudayaan negara lain. Jika kita menikmatinya dan budaya tersebut tak bertentangan dengan normanya, rasanya tak ada yang salah untuk mengapresiasi karya tersebut.

#11.  Kita “Tak Terlalu Ambil Pusing” Soal Budaya

Seiring dengan majunya teknologi, tanpa sadar berbagai kebudayaan keluar-masuk dengan bebas. Bollywood, Hollywood, Jpop, dsb. Semua terkoneksi dengan mudah dan praktis. Kita seperti ada dalam bagian budaya yang sangat besar, tak sekadar berada dalam “kotak-kotak” per negara saja. Jadinya selama karya orang luar itu dianggap bagus dan sreg, kita mengikuti aliran saja. Kita menikmatinya.

Kemudahan akses membuka jalan bagi kita untuk mengenal dan tahu lebih dalam tentang musik luar. Namun seyogyanya, kita tak hanya “numpang keren” saja, melainkan bisa menyerap inspirasinya untuk kemudian dialirkan dalam sebuah karya. Apapun itu bentuknya. Lebih baik juga jika kita mulai mencari tahu isi lirik, terjemahan, dan makna lagunya. Lirik dan musik yang baik untuk akan jadi paduan yang baik juga. 11 Alasan Kenapa Kita Mendengarkan Musik Asing Sekalipun Tak Paham Makna Liriknya. #RD

error: