11 Rahasia Anak Broken Home yang Sering Disembunyikan, Maaf Dibocorkan!

0
SHARE

anak broken home benci perselingkuhan, diary broken home, diary anak broken home, catatan hati anak broken home, curahan hati anak broken home, rahasia anak broken home, isi hati anak broken home
Via: sheknows.com

#6. Kami Membenci Perselingkuhan

Sebenarnya faktor penyebab perceraian tak melulu karena ‘orang ketiga’. Masih banyak faktor lain yang membuat orang tua harus memilih jalan akhir dari problem pernikahan. Tetapi tetap saja, rasa tak suka kami terhadap perselingkuhan jadi begitu membesar. Lebih lagi kalau salah-satu atau keduanya sudah menemukan sosok pengganti.

Sebisa mungkin kami tidak berurusan dan jatuh pada perangkap orang yang tak bisa setia. Sebisa mungkin juga, kami tidak menjelma sebagai sosok cheater. Bagaimana pun, hati kami sudah retak dan rapuh. Bisa hancur remuk hati kami kalau petaka yang satu ini terjadi.

#7. Kami Akan Condong Pada Salah-Satu dari Orang Tua

Orang-orang bilang, perceraian hanya berlaku untuk orang tua. Tak ada yang namanya mantan anak. Kami tetap darah daging mereka. Lagipula, siapa anaknya yang ingin memilih satu diantara kedua orang tua?

Tetapi lambat-laun, kami memang kurang bisa berlaku ‘adil’ terhadap mereka. Pasti ada salah-satu yang paling ingin kami ikuti, lindungi, banggakan, dan bahagiakan. Namun, kami pastikan kalau rasa cinta dan takdzim sebagai anak akan berlaku bagi keduanya.

#8. Kami Sangat Mengapresiasi Segala Bentuk Komunikasi

Entah kami berkepribadian introvert, ambivert, atau ekstrovert, komunikasi menjadi salah-satu hal vital. Akan sangat tak tenang rasanya kalau melewati waktu tanpa ada kabar sama-sekali. Entah itu dengan bertemu langsung, via telepon, atau teks super singkat sekalipun. Keterbukaan dan kejujuran menjadi sesuatu yang kami pegang teguh, agar hubungan yang sudah terjalin bisa tetap kukuh.

Kami belajar kalau salah-satu penyebab kegagalan rumah tangga adalah komunikasi yang buruk. Cacat komunikasi ini yang menjadi biang dari kesalahpahaman. Dan, kesalahpahaman bisa menjadi pemicu aneka masalah sensitif. Kami akan saling negative thinking, saling menyalahkan, tak mau saling mendengarkan, saling ragu, dll.

Baca Juga :  9 Quote Broken Home Indonesia

#9. Kami Sangat Kritis

Apa yang terjadi membuat kami sulit untuk menaruh kepercayaan. Bagi kami, tak semua orang berhak dipercaya. Kami harus ekstra hati-hati dan detail. Tak bisa sembarangan.

Tak heran kalau kami akan kepo berat terhadap mereka yang hendak dianugerahi kepercayaan. Kami akan banyak bertanya, berdiskusi dengan hati sendiri, mencari informasi, atau kalau perlu melakukan stalking. Kami hanya ingin memastikan kalau kepercayaan itu jatuh pada sosok yang layak.

#10. Kami Sangat Sensitif Pada Kekurangan Seseorang

Bukan. Bukannya kami sangat sempurna, sehingga begitu menaruh perhatian terhadap kekurangan seseorang. Hanya saja, kami memang terbentuk sebagai pribadi yang cukup hati-hati. Apalagi ketika hendak membangun hubungan sepenting persahabatan atau pasangan.

Kami akan menelusuri kebiasaan atau sifat-sifat buruk mereka; apakah dia jarang solat (bagi muslim)?, apakah dia tidak pernah beribadah Hari Minggu (bagi umat kristiani)?, apakah dia suka berbohong?, apakah dia pemalas?, apakah dia pemarah?’,  dll.

Kalau kekurangannya masih bisa ditolerir, boleh jadi pintu hati kami akan sedikit terbuka. Sebaliknya, kalau kekurangan itu sangat keterluan, kami bisa jadi mundur atau mengambil ancang-ancang sebagai persiapan.

#11. Kami Selalu Rindu Akan Cinta dan Penerimaan Apa Adanya

Kami merasa kalau curahan kasih sayang dari orang tua itu tak utuh. Ada sesuatu yang terputus dan kurang. Tetapi kalau mereka sudah memutuskan untuk berpisah, kami tak bisa menuntutnya.

Sejak saat itu, kami selalu merindukan cinta dan kasih yang komplit dan total. Kami ingin mendapatkannya dari figur-figur lain, selain orang tua, yang sekiranya bisa peduli serta menerima apa adanya. Ada harapan kalau mereka bisa jadi pahlawan yang membawa kami dari gelap gulita menuju cahaya.

Ssst… ini rahasia kami. 11 Rahasia Anak Broken Home yang Sering Disembunyikan, Maaf Dibocorkan! #RD

Baca Juga :  Ketika Anak Broken Home Membandingkan Keluarga Sendiri dengan yang Lain
1
2
SHARE