15 Hal yang Perlu Diingat Kalau Ingin Berteman atau bersahabat dengan Orang Introvert

15 Hal yang Perlu Diingat Kalau Ingin Berteman atau bersahabat  dengan Orang Introvert

berteman dengan introvert, berteman dengan seorang introvert, berteman dengan orang introvert, cara mendekati introvert, cara berteman dengan introvert, introvert dan ekstrovert, introvert dan ekstrovert bersahabat, keistimewaan introvert
Via: Pinterest

Introvert berteman? Mereka ‘kan sukanya sendirian?

Aish… introvert juga manusia, otomatis membutuhkan teman juga. Namun memang, berteman dengan introvert mah cenderung “agak lain”. Awal-awalnya mungkin akan agak canggung dan terkesan susah.

Tetapi tak perlu meremehkan loyalitas introvert ketika teman tersebut sudah dianggap sahabat, bahkan saudara. Para introvert sangat menjungjung hubungan yang intim. Apalagi kalau para sahabatnya sudah terpercaya, memahami keadaan, dan bisa membuat introvert jadi terbuka.

Well, berikut ini catatan tentang 15 aturan utama yang perlu diingat ketika berteman dengan seorang introvert. Jom!

agar introvert terbuka, mendapatkan kepercayaan introvert, , berteman dengan introvert, berteman dengan seorang introvert, berteman dengan orang introvert, cara mendekati introvert, cara berteman dengan introvert, ciri orang introvert,
Via: jonathoncolman.org

#1. Jika Ingin Mengenal Orang Introvert Lebih Dalam…

Salah besar kalau kita menginterogasi seorang introvert di depan teman-teman yang lainnya. Apalagi kalau tentang hal-hal yang bersifat pribadi atau yang penting. Kami lebih nyaman mengobrolkan topik tersebut empat mata saja. Lebih intim, tak menegangkan, dan memudahkan kami untuk mengungkapkan isi hati atau pikiran.

#2. Jika Ingin Hang Out, Beritahu Introvert Tentang Siapa Saja yang Diajak

Tidak, dalam hal ini introvert tidak bermaksud menjadi sahabat yang possessif (emang ada, ya?). Namun kesal juga ketika kita janjian mau jalan, lalu tiba-tiba datang teman-teman lain tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. Kesannya tak ada respect, begitu. Kami juga cenderung kaget secara mental, sehingga interaksi yang ada akan terkesan kaku nantinya.

#3. Ketika Mengajak atau Mengundang Introvert Ke Suatu Acara

Sebenarnya kami lebih senang coffee date atau makan berdua saja ketimbang dengan acara yang keroyokan. Tetapi kalau ada apa-apa, sebaiknya tetap undang kami, ya. Wajar, sesama teman memang ingin diapresiasi eksistensinya.

Hanya saja tak perlu heran kalau kami lebih memilih untuk menolak event bakar-bakar, reuni akbar, pesta ulang tahun, dsb. Tak perlu tersinggung. Itu pertanda kalau kami akan awkward nantinya. Tetapi kalau introvert memilih untuk datang, berarti ada beberapa alasannya yang menguatkannya. Salah-satunya karena kami sudah mengenal akrab teman-teman yang lainnya.

Baca Juga :  Apakah Kita Tidak Boleh Memberi Label Introvert dan Ekstrovert Pada Diri Sendiri?

#4. Introvert Lebih Menghargai Momen yang Berkesan Sekalipun Singkat atau Sederhana

Untuk meninggalkan kesan mendalam bagi seorang introvert, tak perlu dengan menghabiskan durasi panjang namun zonk dan kosong. Kami biasanya lebih menghargai obrolan serius dan dalem selama setengah jam, ketimbang dengan hura-hura dan saling mengoceh seharian.

Kita bisa bercerita pada teman-teman biasa kalau akhir pekan kemarin itu menyedihkan. Cukup. Namun sosok introvert yang sudah begitu care ingin menggalinya lebih dalam lagi. Misalnya tentang alasan kenapa akhir pekan tersebut bisa sedih.

#5. Jika Ingin Membuat Introvert Terbuka, Kadang Harus Didorong Lebih Kuat Lagi

Satu dari sekian perjuangan abadi seorang introvert adalah keterbukaan. Kami cenderung menyimpan pikiran dan perasaan, tak sering diluapkan. Selalu ada keraguan dan ketakutan untuk mengemukakannya.

Tetapi kelihatan kok gelagat orang (introvert) yang menyembunyikan sesuatu. Misalnya terlihat seperti tak fokus atau melamun. Kita pun bisa memberi kesempatan padanya untuk berbicara. Tetapi sebagai langkah awal, sebaiknya jangan didesak, dipaksa, atau diancam. Jangan. Hanya saja, pastikan kalau kita benar-benar menaruh perhatian dan tetap bersabar.

introvert memiliki dunia sendiri, berteman dengan introvert, berteman dengan seorang introvert, berteman dengan orang introvert, cara mendekati introvert, cara berteman dengan introvert, ciri orang introvert,
Via: blog.workman.com

#6. Maklumi Introvert yang Kadang “Seperti Memiliki Dunia Sendiri”

Sudah rahasia umum ya, kalau introvert memiliki “dunia lain” tersendiri. Tak ayal kalau kami ini rawan melamun, loading atau buffering, atau pikirannya seperti entah sedang melayang ke mana. Kita yang belum terlalu dekat tak disarankan untuk memecah momen melamun itu dengan kata-kata seperti ‘Hello? Kamu masih hidup, ‘kan?’, ‘Ada Aqua?’, atau ‘Woy! kembali ke dunia manusia! Main di dunia alien mulu sih!’.

Kata-kata itu biasanya akan membuat sang introvert merasa malu dan minder. Dia jadi seperti dianggap sebagai sosok yang aneh. Karena itu, harap sabar, ini ujian.

#7. Terjemahan Dari Diamnya Orang Introvert

Ada kalanya ketika sedang enak-enak ngobrol, lalu seorang introvert mendadak terdiam. Hal itu kemungkinan menandakan kalau kami sedang memeroses sesuatu, atau tengah memikirkan apa yang barusan diucapkan atau didengarkan. Biarkan saja. Nanti juga suka muncul ilham.

Baca Juga :  25 Ide Bisnis atau Peluang Usaha untuk Orang Introvert, Pemalu & Pendiam

#8. Introvert juga Doyan Ngomong

Mayoritas mitos tentang introvert yaitu pendiam. Ketika tengah berbincang, teman ngobrol kami yang lebih banyak berbicara. Hampir tak ada interupsi atau kata-kata yang memotong. Nah, kami memang lebih senang memosisikan diri sebagai pendengar – pendengar yang baik, yang tak memotong apa pun.

Tetapi jika ada kesempatan, introvert juga bisa lebih cerewet. Apalagi kalau keberadaan kita sudah bikin nyaman, dan kita mendapat kepercayaan penuh.

#9. Maklumi Jika Introvert Tidak Sering-Sering Menelepon atau Memberi Pesan

Jarangnya inisiatif untuk menghubungi tak berarti introvert tak peduli. Bisa jadi di tengah kesibukan yang berjubel, kami justru sedang memikirkan atau selalu rutin mendoakan. Biasanya introvert yang sudah akrab itu lebih menginginkan pertemuan langsung, perbincangan empat mata yang terbuka dan berkesan.

#10. Untuk Hang Out atau Pesta, Introvert Biasanya Memerlukan Persiapan Mental

Poin ini mungkin akan jadi bahan tertawaan bagi para ekstrovert. Tapi serius, yang introvert kebanyakan tak bisa diajak pesta atau kumpulan (apalagi dalam ukuran besar) secara dadakan. Beri waktu yang cukup lapang untuk mempersiapkan mental bersosial.

hal hal yang perlu diingat dari introvert, mendapatkan kepercayaan introvert, bersahabat dengan introvert, berteman dengan seorang introvert, yang tak boleh dilakukan pada introvert
Via: dailylife.com.au

#11. Jangan Dulu “Menerobos” Rumah atau Bahkan Kamar

Rumah dan kamar menjadi markas kebanggaan introvert. Kami biasanya enggan kalau di tengah-tengah “me time” yang nyaman, tiba-tiba ada yang merangsek masuk. Khususnya yang bersifat kejutan dan tentu tanpa izin. Apalagi kalau orangnya belum benar-benar karib.

Lebih baik ketuk pintu atau memohon izin dahulu. Mental introvert, khususnya untuk bertemu manusia dan berinteraksi, cenderung tidak selalu dalam keadaan siap-sedia.

#12. Jangan Langsung Ngejudge Kalau Pesan dan Panggilannya Tidak Langsung Direspons

Seperti yang disinggung sebelumnya, introvert itu selalu butuh waktu untuk berpikir atau mempertimbangkan sesuatu. Tak heran kalau ada beberapa pesan atau panggilan yang sengaja ditunda. Tetapi hal tersebut tak bermakna kalau sang introvert itu benci atau terganggu. Tidak. Bisa saja memang sedang sibuk sungguhan.

Baca Juga :  13 Ciri Kalau Kamu itu Cenderung Berkepribadian Extroverted Introvert

Beberapa introvert, seperti daku, juga kerap mengubah setting ponsel ke dalam silent mode. Pemberitahuan apa pun kadang tak diketahui. Tahu-tahu banyak pesan yang belum terbaca, dan banyak panggilan yang tak terangkat. Ada juga introvert yang lebih ekstrem, yakni dengan mematikan ponselnya secara total. Dengan demikian, mereka bisa putus koneksi dan fokus dengan aktivitas sendiri.

#13. Enjoy Sih di Acara Hang Out Sekarang, Tapi Enggak Yakin Ingin Mengulanginya di Masa Depan

Introvert bisa having fun juga. Kami mungkin bisa nongkrong, jalan-jalan di pusat perbelanjaan, menonton konser, dsb. Kami betul-betul menikmatinya, tetapi kami juga jadi cepat lelah. Dan sebagai baterainya, kami perlu waktu untuk menyendiri lagi. Luangkan jeda untuk me time, baru nanti bisa main ke luar lagi.

#14. ‘Kami Ingin Diam Saja Di Rumah’ Bukanlah Kata-kata yang Ambigu

Kalau seorang sahabat mengajak introvert untuk main, lalu jawabannya ‘maaf… sedang ingin di rumah saja’, maka artinya memang demikian. Bukan berarti kami sedang marah atau sudah tak ingin berteman lagi. Ada beberapa momen yang membuat kami begitu memerlukan kesendirian, ketenangan, dan suasana yang sunyi senyap. Dan, semua itu biasanya hanya di dapat di rumah atau di kamar sendiri.

#15. Jangan Main-main dengan Kepercayaan

Bagi introvert, kepercayaan itu ibarat harta karun yang sangat berharga dan harus dijaga baik-baik. Untuk itu, beruntung sekali bagi orang yang sudah diberikan kepercayaan oleh seorang introvert. Sebaliknya, kami pun akan berusaha untuk menjaga kepercayaan yang sudah diberikan. Tetapi ketika semua itu dicidrai, efeknya bisa gawat.

Ehm… sebenarnya orang-orang introvert itu bisa beda-beda, ya. Tetapi demikianlah garis besar dari 15 Hal yang Perlu Diingat Kalau Ingin Berteman atau bersahabat  dengan Orang Introvert. #RD

You May Also Like

2 Comments

    1. Membaca dari berbagai sumber dan mengalaminya juga, Dear Maulina Hamid. 😀 terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini. ^_^

Comments are closed.