15 Pelajaran atau Hal-hal yang Bisa Dipetik Dari Industri Musik Korea (Kpop)

15 Pelajaran atau Hal-hal yang Bisa Dipetik Dari Industri Musik Korea (Kpop)

kpop bow, kpop bowing, suju bow, super junior bowing
Via: Twitter

Kok bisa tertarik sama industri musik Korea atau Kpop, sih?

Pertanyaan semacam ini biasanya berangkat dari mereka yang belum mengenal Kpop, atau hanya tahu secara sekilas. Mereka bisa jadi hanya menyoroti titik negatifnya saja. Entah itu pada tampilan boyband atau girlband yang kiyutnya enggak tertolong saja, penampilan sempurna “yang sepertinya hasil operasi plastik”, outfit mereka yang terbuka, skill menyanyinya yang masih kurang, dsb.

Namun jika ditilik lebih dalam, ada beberapa hal menarik dan bahkan mengagumkan yang bisa kita petik dari jagat Kpop. Lebih lagi sekarang kompetisi di ranah Kpop semakin ketat. Penampilan yang rupawan saja tak akan cukup. Publik bisa melepas perhatiannya pada idol yang lebih inspiratif dan memiliki skill entertainment yang handal.

Nah, apa saja sisi positif yang bisa diambil dari Kpop? Jom!

#1. Tidak Menjadi Bintang Secara Instan

kpop trainee, kpop trainee training, kpop trainee dancing practice
Via: bostonglobe.com

Sekadar contoh – siapa fans Kpop yang tak mengenal G-Dragon? Leader dari Boyband Big Bang ini sudah sangat sukses. Namun posisi enaknya tak dicapai dengan mudah, apalagi hanya bermodal sensasi belaka. Ia sudah lebih dahulu menjadi trainee  di SM dan YG Entertainment selama kurang-lebih 11 tahun. Bahkan di awal-awal, dirinya sempat menjadi menjadi orang yang suka bersih-bersih di studio serta membawakan minum untuk para calon idol lain yang tengah latihan. Tetapi kalau sekarang, Kwon Ji wong aka GD sedang menikmati manisnya.

Demikian juga dengan artis Korea lain, baik yang solo maupun grup (boyband dan girlband). Mereka tak serta-merta datang ke tengah-tengah publik. Selain melalui training,  ada juga yang melalui audisi atau digodok dalam suatu kompetisi tertentu. Belum lagi dengan proses pre-debutnya, yang sekaligus mengetahui bagaimana respons publik terhadap calon idol. Kita bisa menengok bagaimana catatan perjalanan Kim Taeyeon, Girlband Twice, Boyband BTS, dsb.

#2. Serius, Sabar, dan Total

kpop, trainee, trainee kpop
Via: kpoptimeout on tumblr

Di kolom komentar ini, pernah ada pembaca yang mengakui pengin menjadi idola Korea. Mimpi tersebut menjadi sesuatu yang mungkin, apalagi industri Kpop mulai membuka pintu audisi secara global. Beberapa artis Korea memang ada yang berasal dari luar negeri. Katakanlah Tzuyu, Jackson Wang, Zhang Yixing, dsb. Tetapi, baik mereka maupun orang Korea asli sama-sama wajib serius dan total dalam menggapai mimpinya. Mereka bersaing dengan ribuan atau mungkin jutaan orang, latihan vokal rutin, praktik nge-dance terus-terusan, kurang tidur, enggak bertemu dengan keluarga dalam waktu yang lama, tetap menampilkan yang terbaik walau belum dikenal publik, dsb.

#3. Latihan dan Latihan

bap practice, bap dance, bap dance practice room,

UP10TION, UP10TION kpop, UP10TION dance, UP10TION practice, UP10TION dance room

Sudah berhasil debut dan bahkan menerima suatu penghargaan tidak lantas membuat idola Korea berleha-leha. Justeru mereka semakin teruji. Bagaimanapun, mereka sudah mendapat kepercayaan yang tinggi dan fans yang banyak. Semua itu seolah menjadi pecut agar mereka berlatih secara kontinyu. Apalagi kalau di masa-masa hendak comeback atau hendak menelurkan karya. Hasilnya bisa kita lihat sendiri di acara musik yang live, bagaimana Got7, EXO, Gfriend, Sistar, dsb, bernyanyi dan nge-dance secara harmonis.

#4. Mengasah dan Mengekspos Bakat Khas

yugyeom got7 dance, best dancer boyband, best dancer kpop

Seorang penyanyi solo Korea biasanya memiliki karakter tersendiri yang membuatnya istimewa. Ada yang menonjolkan kemampuan nada tingginya, cara menyanyikan lagu ballad-nya, tariannya, permainan instrumen musiknya, dsb. Begitupun dengan grup Kpop. Ada member yang unggul dari segi vokal, visual, nge-rap, nge-dance, dsb. Jika bakat tersebut sudah tergali, mereka akan terus mengasah dan mengeksposnya.

#5. Ikatan Istimewa Diantara Boyband dan Girlband Korea

bigbang, bigbang bonding, bigbang selfie, bigbang groufie

oh my girl kpop, oh my girl girlband

Para trainee di masing-masing agensi bisa debut sebagai solois, duo, atau juga grup. Namun karena mereka sudah bersama-sama sedari awal, tentu bonding atau ikatannya sudah terjalin secara kuat. Tak ayal, banyak diantara mereka yang saling mengklaim kalau rekan satu agensi itu ibarat keluarga. Lebih lagi kalau mereka disatukan dalam grup atau sub-grup tertentu.

Siapa Tahu Pengin Baca: 25 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Trainee KPop

Masa bersama-samanya akan semakin panjang lagi. Dari mulai pelatihan, pre-debut, rekaman lagu, pembuatan MV atau music video, perform atau promosi, tur, konser, interview, jadi undangan acara tertentu, dsb. Mereka saling mengisi agar menjadi harmoni. Sebagian fans bahkan senang mendokumentasikan momen kebersamaan yang tercipta itu. Semua itu bisa kita saksikan, khususnya dalam BB atau GB yang berkarier cukup lama seperti Big Bang, SNSD/ Girls Generation, 2NE1, Super Junior, dsb.

#6. Mengapresiasi Fans

kpop fandom, kpop fans, kpop elf, elf kpop means
Via: Pinterest

Di industri musik manapun, sudah jadi hal wajar kalau penyanyi menamai fansclubnya. Wajar juga idola tersebut menempat fans di posisi yang istimewa. Namun Kpop ini agak lain. Baik idola atau labelnya selalu membuat fans merasa istimewa. Sampai ada istilah daftar nama fansclub resmi, warna lightstick resmi, wadah fans resmi di media sosial, acara fansign yang berkesan, kemasan CD dan bonusnya yang spesial, merchandise aara musiknya yang keren, dsb. Semua itu membuat penggemar semakin betah saja. Mereka bahkan bisa begitu solid dan habis-habisan mendukung atau “melindungi” idolanya.

#7. Cara Mereka Menanggapi Para Haters

kpop haters, abaikan haters
Via: Wikihow

Di zaman sekarang, enggak afdhol rasanya kalau idola bebas dari haters. Yang berkarier secara individu maupun kelompok pasti mengundang sejumlah anti-fans. Jadinya idola Korea tidak hanya kenyang dengan pujian, namun juga sudah kebal dengan tanggapan negatif.

Ada yang terus mencecar idola dengan operasi plastiknya, mengejek kemampuan bernyanyi atau menarinya, menyumpahi yang tidak-tidak atas kehidupan pribadinya, dsb. Namun para artis tetap berkarya, menyebarkan positive  dan cheerful vibes, serta lebih fokus mengapresiasi fans ketimbang haters. Kecuali kalau ulah para haters dianggap keterlaluan, mereka terpaksa bergerak. Itu pun menjadi jalan pamungkas, dan dilakukan dengan jalan yang legal.

#8. Senior-Junior Saling Respect

kpop bow, CL bows to crayon pop, sopan santun kpop, senior menghormati junior
via: hankooki.com

Hubungan ini sering diistilahkan sebagai sunbae dan hoobae. Seperti halnya di Indonesia, junior harus menghormati senior. Junior di sini bisa saja dari segi usia, masa debut, atau pengalamannya. Begitu juga dengan senior, yang tak malu ikut membungkukkan badan sambil tersenyum sebagai tanda keramahan dan sifat menghormati juniornya. Mereka bahkan tak segan-segan memberi tips atau trik, nasihat,  atau ungkapan dukungan. Pemandangan ini sering fans saksikan di acara-acara televisi, ending suatu show musik, interview, dsb.

#9. Bangga Dengan Bahasa dan Budaya Bangsanya

kpop outfit, kpop custom, kpop culture, kpop language
Via: kprofiles.com

Sudah jadi rahasia umum kalau orang Korea cenderung cinta dan bangga terhadap negaranya. Selain karena negeri ginseng tersebut memang hebat, mereka juga tidak melepas ciri khas asalnya. Meski Kpop sudah mendunia, tidak lantas membuat lagu-lagu mereka jadi Berbahasa Inggris semua. Mereka mempertahankan akar bahasanya.

Malah mereka sendiri yang “mewabahkan” bahasa dan budaya Korea. Fans Kpop luar negeri pun jadi tahu apa itu daebak, jjang, oppa, unnie, kimchi, kimbap, dsb. Heck, kita bahkan rela searhing lirik lagu Korea dan menerjemahkannya. Karya mereka memang cukup catchy dan mudah dinikmati, sekalipun kita terlambat menyadari maknanya.

#10. Berusaha Tampil Sebaik Mungkin Kapanpun dan Di manapun 

BTS, BTS airport, BTS fashion, BTS casual, BTS airport fashion, BTS style
Via: OSEN

Namanya juga artis Korea, kalau “kepergok”, mereka pasti menjadi magnet kamera. Selain meminta tanda tangan, fans atau bahkan yang bukan fans bisa tertarik untuk mengabadikan poto atau videonya. Secara visual, mereka memang mengagumkan. Bahkan ketika tidak sedang tampil atau disyuting sekalipun. Misalnya ketika di bandara, sedang jalan-jalan, makan di luar, dsb.

Kulitnya bagus terawat, badannya bugar, outfit-nya keren, auranya cerah ceria, ramah, dsb. Sebagian langsung menuding akan praktik operasi plastik dan sekadar pencitraan publik. Namun fans lebih mengapresiasi usaha para idol dalam hal perawatan kulit, olahraga, menjaga asupan makanan, mengatur waktu untuk relaksasi, dsb. Semua itu tentu untuk memuaskan para penggemar juga.

#11. Bisa Gokil dan Seru Juga

ikon, ikon kpop, ikon kpop cute, ikon kpop funny
Via: Favim.com
winner, winner boy band, winner kpop, winner boy group
Via: kavenyou.com

Di balik dunia artis Korea yang sepertinya riang gembira, tentu terdapat pressure yang bikin stress juga. Mereka harus terus latihan, menghadapi banyak saingan, tertuntut agar karyanya laris, terbebani untuk tampil sempurna, dsb. Namun di saat-saat seperti itu, seringkali mereka juga saling menghibur dan mencairkan suasana.

Tak jarang kalau member boyband atau girlband saling mengerjai, bertingkah absurd, atau menciptakan kelucuan. Baik itu secara langsung, di sela-sela sebuah performance, via media sosial, dsb. Tanpa sadar, mereka sudah menghibur diri sendiri, sesama idola, serta para fansnya.

#12. Tertutup akan Hal Pribadi

kpop mask, Cl wearing mask, kpop idol wearing mask, kpop secret, kpop secretive
Via: TV Daily

Tidak semua artis Korea “menyembunyikan” privasinya. Tetapi sebagian besar nampaknya lebih nyaman mengekspos karier, karya, atau rencana proyek selanjutnya, ketimbang dengan mengubek-ubek kehidupan pribadi. Dalam akun media sosialnya saja jarang sekali ada postingan bersama orang tua, saudara kandung, pacar, dsb. Begitu juga dalam wawancara. Entah mereka sudah membuat perjanjian tertentu dengan pihak management, atau pengin melindungi keluarga dan orang terdekat, hanya ingin fokus berkarya dan memuaskan fans saja, atau bagaimana. Di satu sisi, menurutku hal ini patut ditiru juga.

#13. Tak Segan-Segan Mengekspresikan Cinta atau Kekaguman

juniel taeyeon, taeyeon fangirl,
Via: @930903_juni
G dragon fans, g dragon fanboy, g d fans
Via: omonatheydidnt.livejournal.com

Idola Korea menjadi fanboy atau fangirl idola Korea lain memang bukan perkara aneh. Mereka bisa memiliki rasa suka, entah pada artis yang satu naungan label atau pun dari label lain. Fans sendiri memandangnya sebagai suatu sikap yang cute. Apalagi para idola tersebut biasanya bersikap jujur dan terbuka dalam mengekspresikan cintanya. Tanpa gengsi. Misalnya Luna f(x) yang mengagumi Onew Shinee, AJ U-Kiss yang mengagumi CL, Juniel yang mengagumi Kim Taeyeon, dsb. Mereka juga tak segan-segan membawakan lagu atau koreografi grup lain.

#14. Tak Segan-Segan Mengekspresikan Maaf atau Penyesalan

Ailee, ailee taeyeon, ailee shinee, ailee apology, ailee apologies
Via: Soompi

Idola Korea juga manusia biasa. Di tengah kehidupan mereka yang musti “hati-hati”, kerap terselip sesuatu yang menjadi viral atau memunculkan skandal. Kerennya, banyak diantara mereka yang mengambil sikap dengan bijak. Bahkan mereka tak ragu untuk mengucap maaf, kalau memang berada di posisi yang keliru. Misalnya saja sewaktu Ailee meminta maaf lantaran larut dalam smartphone-nya ketika SHINee tampil, lalu Nayeon TWICE yang meminta maaf sebab melakukan streaming lagu Kim Taeyeon dari sumber ilegal, terus Park Chanyeol EXO yang meminta maaf karena sudah mengunduh Pokemon Go secara ilegal, dsb.

#15. Apresiasi Tinggi Terhadap Musik

exo win, exo win on music show, exo golden disc awards, exo win award

Dari pra-debut saja, calon musisi Korea sudah ditempa sedemikian rupa. Istilahnya, mereka tidak mengorbitkan idola Korea secara abal-abal. Yang baru debut atau yang comeback dari hiatus siap menampilkan yang terbaik. Aneka teaser atau style mereka membuat fans harap-harap cemas.

Apalagi kalau sudah benar-benar terjun dalam industri musiknya. Mereka akan menghadapi persaingan yang ketat. Baik itu dari segi penjualan karya, posisi di tangga lagu yang terus update, banyaknya jumlah unduhan secara resmi, banyaknya views  dalam Youtube, kemenangan dalam ajang penghargaan musik, popularitas, dsb. Semuanya masih bergeliat dengan baik.

Wah! apa lagi, ya?

Intinya kita bisa mengintip sisi lain dari Kpop, yang membuka pikiran kita akan kesan positifnya. 15 Pelajaran atau Hal-hal yang Bisa Dipetik Dari Industri Musik Korea (Kpop). #RD

You May Also Like

4 Comments

  1. Oh God. I can’t agree more! Yas! Nice article mba 🙂 Jadi idol Korea nggak segampang jadi member girlband boyband Indonesia 🙂 Dance mereka juga susah hehe. Dan mereka kebanyakan rela nikah ‘tua’ demi karirnya dan menjaga perasaan fansnya 🙂

    1. Setuju banget ???? awal nya aq sdikit bingung knp rata” idol korea umur diatas 35 tahun kok blm pd mnikah ternyata itu alasannya ya :)) jadi terharu :))

  2. Setuju, banyak orang hanya beranggapan negatif tentang idol korea yaitu tentang operasi plastik mungkin sebagian memang melakukannya tetapi mereka tidak hanya bermodal itu tetapi mereka memiliki kualitas dan bakat dan menurut saya lebih baik operasi plastik tetapi memiliki kualitas dan bakat dalan bidangnya dari pada tanpa operasi tetapi tidak memiliki kualitas dan bakat hanya bermodalkan nekat.

Comments are closed.