Home et cetera (etc.) Diary Tentang Musik Review Lagu “Stressed Out” – twenty one pilots

Review Lagu “Stressed Out” – twenty one pilots

2
SHARE

personil twenty one pilots, drummer twenty one pilots, twenty one pilots adalah, duo twenty one pilots, lagu twenty one pilots, lagu stressed out twenty one pilots, terjemahan lagu twenty one pilots, makna lagu twenty one pilots, tyler joseph and josh dun
Cuplikan Video Klip Lagu “Stressed Out” – twenty one pilots

Makna dan Review Lagu “Stressed Out” – twenty one pilots

Di awal, lagu ini langsung berisi harapan-harapan si penyanyi. Tepatnya Tyler Joseph sendiri, ya. Soalnya dia yang menjadi penulis tunggal lirik lagu ini. Dia menyanyikannya sambil mengendarai  tricycles atau sepeda roda tiganya. Pemandangan yang cute!

Dia berharap menjadi penyanyi yang “baik dan benar”. Maksudnya, yang suaranya bagus dan lagu yang dinyanyikannya juga bagus. Dia juga berharap bisa menciptakan karya yang unik, segar, atau orisinal. Tak lupa, Tyler berharap kalau dia “tidak mengikuti aturan” ketika menyanyi. Artinya, dia ingin menyanyi karena passion sendiri. Tak usah dipengaruhi trend, keinginan pasar, keinginan “bos besar”, dsb. Tapi mau bagaimana lagi. Namanya juga industri.

Selanjutnya, Tyler curhat tentang “paradigma” yang keliru. Katanya begitu tumbuh dewasa, rasa takut itu akan mengecil. Nyatanya dia malah merasa rendah diri, dan tak bisa tak acuh pada pikiran atau komentar orang.

Lirik berikutnya dia mulai rindu akan masa kanak-kanak, yang disebutnya sebagai fase terbaik yang sudah berlalu. Memang, meski kita sudah dewasa, selalu saja ada sesuatu yang mengingatkan kita pada masa kecil terdahulu. Entah itu potret sewaktu kecil, mainan, teman sebaya, wajah anak-anak, dsb.

Kalau sudah ingat, kita bisa tersenyum getir. Sebab di masa itu, kita belum memiliki masalah serius. Paling serius itu tentang bayaran sekolah. Tapi selebihnya tak terlalu kita hiraukan. Tak ada yang bikin stress. Hanya saja, waktu itu kita enggak pernah menyangka kalau tumbuh dewasa ternyata sesulit dan serumit ini.

Scene di video klipnya begitu sederhana, tapi begitu heartwarming. Lucu juga ketika Tyler dan Josh salaman. 😀 terus tak lupa ketika mereka ngeband, membernya ada 3 alias trio. Rupanya twenty one pilots sempat menjadi grup trio, sebelum dua membernya keluar dan Josh masuk.

Adegan berikutnya tampak Tyler dan Josh tertidur disaksikan sanak familinya. Ada saudara perempuan, ayah, ibu, dan saudara lelakinya, yang secara tidak langsung mengganggu “masa tidur” itu. Daku rasa “aksi tidur” mereka menjadi representasi dari masa kecil yang penuh mimpi, khayalan, atau fantasi. Sampai kemudian ketika beranjak dewasa, lingkungan sekitar memberi dorongan agar kita “terbangun”, jangan terjebak dalam dunia anak-anak atau dunia mimpi.

Ekspektasinya… kita bisa menjadi diri kita sendiri sebebasnya. Kita fun. Tanpa beban. Tanpa masalah. Namun realitanya, KITA SUDAH BUKAN ANAK-ANAK. KITA HARUS MULAI MENCARI UANG SENDIRI. Apa yang kita lakukan pada intinya akan berorientasi pada materi. Di situlah kita berjuang, untuk mengekspresikan diri sendiri, sambil tetap menarik rezeki.

Kabarnya hal ini menjadi dilemma tersendiri bagi twenty one pilots, yang ingin bermusik tanpa harus dikontrol oleh keuntungan dan popularitas. Namun daku yakin fansnya semakin berkembang. Mereka sudah memiliki telinga dan hati yang siap menerima karyanya. Review Lagu “Stressed Out” – twenty one pilots. #RD

1
2
SHARE

2 COMMENTS

Comments are closed.