Home My Files Diary Enggak Setiap Hari #RD Menjadi Seseorang yang Diam Tak Melakukan Apa-Apa Di Tengah Kesibukan dan Berisiknya...

Menjadi Seseorang yang Diam Tak Melakukan Apa-Apa Di Tengah Kesibukan dan Berisiknya Dunia

0
SHARE
tak melakukan apa apa, nama lain istirahat, arti istirahat, diam, kata lain istirahat, istirahat sinonim, istirahat dan tidur, rileks sejenak
Image via: andreearaicu.ro

Pernahkah kamu terdiam tanpa melakukan apa pun?

Maksudnya, kamu benar-benar tak harus hidup sesuai jadwal sehari-hari; berangkat pukul berapa, datang jam berapa. Kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, tidak belanja, tidak berbisnis, tidak update status/ story, tidak menyiarkan live instagram,  atau apa pun itu. Kamu menepi sejenak dari segala aktivitas bersama ponselmu, media sosialmu, blogmu, majikanmu, karyawanmu,  klienmu, muridmu, dan siapa pun itu.

Kapan terakhir kali kamu ‘menganggurkan diri’ di tengah dunia yang super sibuk ini?

Kamu tidak gusar dengan schedule yang padat. Cukup duduk, atau jalan-jalan sendirian. Tak perlu ada suara ponsel yang berisi pemberitahuan chat, email, atau aneka berita. Sebagian dari kamu hanya salat, meditasi, yoga, mendengarkan suara alam (gemericik air, desau daun, nyanyian burung), atau sekadar terdiam.

Kamu cukup bernapas, tersenyum, menghirup udara senikmat mungkin, dan mengembuskannya selega mungkin.

Di momen itu, mungkin kamu akan sadar, betapa selama ini hidupmu cukup terburu-buru dan melelahkan. Pekerjaan satu sudah selesai, sudah datang pekerjaan yang lainnya. Urusan dengan Si A sudah beres, datang lagi urusan dengan Si BCDEFG.  Aneka agenda dan rencana pun hadir silih berganti.

Pernahkah kamu bertanya, apa yang sebenarnya sedang dicari? Apakah hatimu damai melakoni semua itu? Apakah kamu cukup sabar, dan bersyukur?

Kalau dunia sih sudah tak perlu ditanya. Pergerakannya terjadi setiap detik. Dari waktu ke waktu ada saja perubahan. Headlines berita juga terus diperbaharui. Tak hanya harian, bahkan dalam hitungan menit pun sudah datang warta baru lainnya. Benar-benar sibuk. Bikin stres.

Semuanya serba cepat dan praktis. Kamu seakan tertuntut untuk berlomba dengan waktu. Siapa cepat, dia dapat. Siapa cepat, dia update.

Kamu ngos-ngosan enggak, sih? Apa merasa sangat muak, gitu?

Kalau iya, barangkali kamu mesti rehat sejenak.

santai, kata mutiara hidup santai, cara hidup tanpa beban pikiran, kata santai tapi serius, kata kata santai di malam hari, kata kata santai tapi bermakna
Image via: Freepik.com

Salah-satu cara utamanya, kamu bisa menonaktifkan ponsel. Kalau belum mampu, kamu bisa mengaktifkan silent mode. Pangkas semua distraksi, atau hal-hal yang bisa mengalihkan pikiranmu.

Ketika tidak melakukan apa-apa, kalau hanya sesekali, kamu tak akan serta-merta ketinggalan, kok. Kamu tak akan langsung menjelma sebagai orang yang kudet. Tenang saja.

Kalau dilakukan dengan benar, kamu justru bisa membersihkan dan merapikan kembali isi pikiranmu yang kusut itu. Semoga kamu bisa lebih fokus.

Jiwa sibukmu akan istirahat, untuk kemudian kembali bugar.

Barangkali kreativitas yang mandek itu terjadi karena kamu kelelahan. Barangkali emosi yang naik-turun pun terjadi karena kamu capek. Barangkali, ya, kamu butuh ‘break’.

Kalimat saja perlu spasi, bukan? Jeda dulu, gitu.

Nah, adakah waktu yang bisa kamu luangkan untuk dirimu sendiri?

Kekuatan mem-pause itu memapahmu untuk lebih rileks, damai, konsentrasi, introspeksi diri, lalu mengumpulkan motivasi lagi. Kalau energinya sudah bugar, kamu bisa lebih siap untuk maju menghadapi apa pun rutinitasmu.

Jangan capek-capek, ya. Istirahat dulu. Nanti bisa disambung lagi. Menjadi Seseorang yang Diam Tak Melakukan Apa-Apa Di Tengah Kesibukan Dunia. #RD

SHARE