Home My Files Diary Enggak Setiap Hari #RD Perjalanan dari Jakarta ke Kuningan Jawa Barat dan Sebaliknya

Perjalanan dari Jakarta ke Kuningan Jawa Barat dan Sebaliknya

2
SHARE
perjalanan dari jakarta ke kuningan jawa barat, jarak tempuh jakarta kuningan via tol cipali, rute jakarta kuningan jawa barat, ke kuningan lewat tol cipali, berapa jam perjalanan dari jakarta ke kuningan, bus kuningan jakarta, bus jakarta kuningan jawa barat
Via: Shutterstock.com

Angkutan umum is my bestfriend!

Ngaku-ngaku, ya? He he ..

Maklum saja, saya memang mengandalkan angkutan umum kalau hendak bepergian. Tak apa berbagi spasi dengan orang lain – penumpang, pengamen, pedagang. Tak apa mesti bayar ongkos/ tarif. Tak apa mesti sesuai rute. Tak apa mesti sesuai jadwal. Kami sudah lama menjalin hubungan. Sesederhana itulah kalau sudah nyaman. He he ..

Ada sensasi berbeda ketika duduk di kursi bus, busway, atau kereta api dalam durasi yang cukup lama. Asyik. Bahkan saya pribadi tak mau mengganggunya dengan bermain ponsel atau membaca buku. Enggak bisa. Inginnya itu fokus ke jalan.

Nah ketika hendak pelesir dari Kuningan Jawa Barat ke Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, seorang sahabat menyarankan naik kereta api. Tut.. tut.. tut.. Tetapi setelah saya cek via aplikasi Traveloka dan Tiket.com, terjadi konflik. Dramatis deh saya. Ada yang harganya sudah pas eh waktunya yang kurang pas. Begitu pun sebaliknya. Saya enggan berangkat siang kalau bayarannya 160k ke atas. Saya juga enggan berangkat dinihari walau bayarannya 85k ke bawah.

Alhasil saya memilih bus.

Bus Kuningan Jawa Barat

bus kuningan jakarta, jadwal bus luragung dari kuningan ke lebak bulus, jadwal keberangkatan bus luragung jaya lebak bulus, bus ac jakarta cirebon, bus jakarta kuningan via cipali, po luragung jaya lebak bulus
Image via: flickr.com/photos/yohanesbudip

Kalau dari Kuningan Jawa Barat memang mudah. Kamu tinggal ke Taman Cirendang. Di sana banyak bus pilihan. Kamu juga bisa mendatangi tempat pemberangkatannya. Ada yang dari Cipasung, Ciawi, Oleced, dsb.

Ada bus yang blak-blakan, ada juga yang malu-malu. Kalau tulisannya sekadar “Kuningan-Jakarta”, kamu bisa tanya-tanya dulu. Kalau tujuanmu ke Kalideres, tapi busnya malah ke Pulo Gebang ‘kan repot. Terus bus tersebut punya 2 kemungkinan: via tol Cipali atau lewat Pantura. Dan, kalau tidak ada tulisan “AC” ya berarti tidak ada fasilitas Air Conditioning alias pendingin udara. Kamu pun mesti maklum kalau kursinya kurang nyaman, berisik, ada live concert (pengamen), pembacaan puisi, atau jadi kantin dadakan (pedagang asongan).

Saya pribadi tidak keberatan dengan semua itu. Sudah biasa. Fun, kok. Apalagi kalau sedang tidak diburu waktu. Karena itu, sebaiknya waktu berangkat itu jangan mepet. Alokasikan waktu yang lebih panjang untuk sebuah perjalanan. Biar enggak misuh-misuh sepanjang jalan, gitu. Kita tak pernah tahu faktor-faktor apa yang bisa melambatkan waktu tempuh, termasuk macet.

Ada juga bus yang terbuka menyebutkan destinasinya. Mereka akan menuliskan “Kemayoran”, “Kampung Rambutan”, “Lebak Bulus, “Pasar Rebo”, dsb. Kalau bus AC pasti kelihatan. Sebab stikernya biasanya berukuran jumbo dan terpampang jelas. Kamu pun boleh berekspektasi merasakan semilir angin dari pendingin udara, tempat duduknya lebih lapang, ada gordennya, dsb.

Tetapi di bus AC yang saya naiki, sopir tetap memasukkan pedagang. Entah yang menawarkan gorengan, lontong, tahu, dsb. Tidak apa-apa, semoga tidak merasa risih. Mereka juga sedang ikhtiar. Lagipula mereka hanya menawarkan, ya, enggak maksa.

Tetap Waspada Selama dalam Bus

Jaga kewaspadaan selama dalam bus. Lebih lagi kalau membawa tas atau barang lain. Kalau turun naik penumpang, pengamen, atau pedagang, kondisi biasanya berubah jadi hectic. Bukannya berburuk sangka, ya, tetapi kondisi itu justru sering dijadikan kesempatan bagi oknum nakal. Level waspada itu harus tetap dijaga, apalagi kalau traveling sendirian.

Lalu sebaiknya jangan mudah menerima tawaran makan atau minum dari orang yang tak dikenal. Takutnya terkena bius atau hipnotis. Lagi-lagi bukannya suudzon, ya, hanya waspada. Rata-rata penumpang lain pun tak akan mudah menerima tawaran makanan dan minuman dari kita.

Perjalanan Bus dari Kuningan Jawa Barat ke Jakarta

harga tiket bus kuningan jakarta, jadwal bus bekasi kuningan, bus dari kuningan ke depok, jadwal bus luragung dari kuningan ke lebak bulus, bus luragung tangerang kuningan, jadwal bus luragung jaya depok, no telp bus luragung, bus ac jakarta cirebon
Dokumentasi Pribadi

Sebenarnya saya berharap bisa mendapatkan bus jurusan Kuningan Jawa Barat – Pulogadung. Tapi rutenya memang sudah diganti ke Pulogebang. Jadi saya pun mengubah rencana.

Kemudian ada kondektur bus yang menghampiri. Dia menanyakan tujuan dan saya menjawab, ‘Lebak Bulus’. Soalnya kata orang-orang di sana, bus tersebut mau ke Pulogebang. Sang kondektur terus merayu, dan memastikan akan mengantarkan ke Lebak Bulus. Soalnya kalau hari Sabtu, bus ke Lebak Bulus itu libur. Uh, bohong.

Tetapi setelah bikin perjanjian, saya pun naik. Bismillahirrohmaanirrohiim… 

Ongkosnya 70k. Padahal sewaktu pulang dari Pulogebang ke Kuningan Jabar, ongkos segitu bisa naik bus AC. Tetapi itu pun karena dibantu kenalan. Jadi harga normal bus AC 80k bisa dipotong 70k. Lumayan. Nah kalau punya kenalan kondektur, calo, atau sopir bisa dimanfaatkan, nih!

bus kuningan jakarta cipali, bus jakarta cirebon via cipali, bus jakarta cirebon ekonomi, bus jakarta kuningan, jadwal bus luragung dari kuningan ke lebak bulus, bus jakarta kuningan via cipali, jadwal bus bhinneka
Image via: tribunnews.com

Bus yang saya kira bakal melalui jalur Pantura ternyata masuk ke tol Cipali – tol yang disebut-sebut terpanjang di Indonesia. Panjangnya 116 km. Jadi kemungkinan besar kamu akan tidur beberapa waktu. Perjalanan via tol ini bisa memakan waktu 3-5 jam jam-an.

Diturunkan Bus

Bus kemudian masuk ke rest area km 102. Kami istirahat. Di sana, kondektur memberikan pengumuman yang sebenarnya sudah saya duga. Dia bilang yang jurusan Lebak Bulus, Kampung Rambutan, dan Pasar Rebo untuk turun. Beberapa penumpang, termasuk saya, hanya bisa manut. Itu pun setelah sang kondektur memastikan sudah menelpon bus di belakang. Enggak perlu bayar lagi. Baiklah, itu urusan mereka.

Hati ini sempat sesak ketika busnya melaju lagi menuju Bekasi. Tetapi apa daya, mau ikut, nanti malah semakin enggak keruan. Lebih baik menunggu yang sudah pasti. Modalnya, cukup dengan kesabaran. It’s worth it.

Mumpung di rest area, saya sempat menyapu pandangan sekalian menghirup udara bebas – walau sudah mulai panas. Di sana ada SPBU, kedai-kedai makanan, minimarket, toilet baru nan bersih, dan tempat ibadah. Nyaman.

Tak heran kalau banyak bus atau kendaraan lain yang melipir untuk rehat sejenak. Beberapa menit kemudian, bus yang ditunggu pun tiba. Kami benar-benar diantarkan ke tempat tujuan dan tidak lagi dipungut bayaran.

Begitu tiba di Lebak Bulus, saya bertanya pada orang yang jaga warung soal lokasi halte busway. Ternyata jaraknya dekat. Tinggal jalan kaki sekitar 200 meter sudah sampai.

Naik Busway/ Transjakarta

kartu busway, kartu busway bisa dipakai berapa orang, isi ulang kartu busway minimal berapa, beli kartu busway di halte, harga kartu busway 2018, isi saldo kartu busway
Dokumentasi Pribadi

Kalau baru pertama kali naik busway, kamu bisa mampir dulu ke loket untuk membeli kartu. Harganya 40k, sudah termasuk saldo sebesar 20k. Kebetulan kartu saya BNI. Tarifnya murah, hanya 3,5k. Untuk masuknya, kamu cukup menempelkan kartu. Kalau sudah ada tanda hijau, berarti bisa masuk. Kalau merah, kamu mesti menunggu beberapa detik dulu. Antre saja.

Kartu Busway Bisa Dipakai Berapa Orang?

Satu kartu untuk semua, kok. Kalau kamu jalan ramai-ramai via busway, kartunya cukup 1. Tetapi nanti ditempelkannya sejumlah orang, ya. Demikian juga dengan saldonya. Kalau 1 orang itu 3,5k maka 10 orang itu jadi 35k.

Pastikan kamu ketahui rute busway itu. Informasinya bisa kamu lihat di pintu dan langit-langit halte. Di sana ada informasi lengkap mengenai jalur busway yang ditumpangi. Kalau tidak, kamu bisa bertanya langsung kepada para petugasnya. Mereka sigap.

Saya menaiki koridor 8 Transjakarta, tepat dari Lebak Bulus ke Harmoni. Tidak perlu transit. Jaraknya sendiri sekitar 25 km. Cukup jauh. Tetapi biayanya hanya Rp3.500 saja. Wow!

aturan dalam busway, jam operasional transjakarta, aturan naik busway, kepadatan transjakarta, transjakarta 24 jam, info transjakarta hari ini, panduan rute transjakarta, petunjuk naik transjakarta menggunakan kartu
Image via: wego.co.id

Apresiasi besar sama pemkot Ibu Kota dan segala kemajuannya, termasuk mengenai moda transportasi yang satu ini. Kondisi buswaynya nyaman, ada AC-nya, dan saya bisa melihat-lihat pemandangan Jakarta. Semua ini harus dijaga bersama.

Aturan Naik Busway

Di jendela busway juga tampak gambar berisi peraturan. Tak heran kalau di dalamnya enggak ada yang merokok, enggak ada yang makan-minum, enggak ada yang bawa senjata, enggak ada yang bawa hewan peliharaan, enggak ada yang bawa durian atau sesuatu yang menyengat, enggak ada intimasi cewek-cowok (tempat duduknya dipisah), kemudian ada juga area khusus difabel. Ah, ramahnya.

Sepertinya halnya dalam bus, saya pun tidak mengeluarkan smartphone di busway. Daripada menonton video klip, drama Korea, atau mendengarkan musik, lebih baik fokus menikmati perjalanan saja. Kecuali kalau darurat, ya.

Menjadi Penumpang Peka dan Berempati

naik busway, cara naik busway 2018, cara naik busway ke monas, kartu busway bisa dipakai berapa orang, tiket busway sekali jalan, rute busway, transjakarta koridor 8, rute koridor 8, lebak bulus harmoni sentral
Dokumentasi Pribadi

Waktu itu kondisinya lengang, jadi tidak ada penumpang yang berdiri. Malah kamu bisa selonjoran atau main badminton. Tetapi kalau terjebak dalam kondisi sesak, alangkah baiknya jadi penumpang peka, ya. Maksudnya kalau ada lansia atau ibu hamil berdiri, sementara kita duduk, sebaiknya mengalah. Mereka lebih berhak untuk duduk.

Nah, saya pernah berjejalan di busway dan kebagian tempat duduk. Tetapi karena capek berat dan yang berdiri masih muda-muda, saya pun mempertahankan tempat duduk itu. He he

Tibalah saya di halte Harmony Sentral. Sebagai stasiun transfer, kondisinya cukup hectic. Orang dan busway lalu-lalang dengan rutenya masing-masing.

Karena destinasi utama sudah cukup dekat, saya pun meminta bantuan Grab Car. Tak sampai menunggu lama, sopir sudah tersedia dan perjalanan ditempuh dengan lancar. Alhamdulillah.

Perjalanan Kereta dari Jakarta Selatan ke Kuningan Jawa Barat

Begitu tiba waktu pulang, saya dibantu seorang teman mengecek ketersediaan tiket via Tiket.com. Padahal kalau saya pribadi suka pakai Traveloka. He he .. enggak apa-apa.

Pesan Tiket Kereta Via Aplikasi

Senada dengan booking hotel, saya juga lebih merekomendasikan untuk memesan tiket kereta daring. Lebih pasti saja, gitu. Hitung-hitung menitipkan tempat duduk. Lebih lagi caranya cukup simpel. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengantre. Harganya juga barangkali lebih hemat.

Beruntungnya, saya mendapat waktu dan harga yang berjodoh. Jadwalnya jam 11 siang dan tarifnya 85k dari Stasiun Gambir ke Stasiun Cirebon/ Kejaksan. Saya diprediksikan tiba pada pukul 14.04 WIB. Mantap.

Dari stasiun, saya sempat istirahat dulu. Sebenarnya saya pengin naik angkot Cirebon yang biru-biru gitu menuju terminal Harjamukti atau Penggung. Tetapi karena sudah lelah untuk menyisir jalan dan bertanya-tanya, lagi-lagi saya mengandalkan Grab Car.

Begitu turun di Penggung, kamu tinggal menunggu elf atau bus tiga per empat jurusan Cirebon-Tasik. Kalau mau ke area Kadugede, Darma, Cipasung, Cikijing, dsb, hati-hati dengan elf yang mengaku langsung ke Cikijing atau Tasik. Biasanya banyak yang hanya sampai Cirendang.

Tips Naik Kereta Ekonomi AC

tiket kereta api jakarta kuningan, harga tiket kereta api jakarta cirebon kelas ekonomi, harga tiket kereta api jakarta cirebon 2018, jadwal kereta api jakarta cirebon 2018, pesan tiket kereta, pesan tiket kereta traveloka, pesan tiket kereta tiket.com
Dokumentasi Pribadi

Kereta api, meski kelas ekonomi, sangat patuh terhadap jadwal keberangkatan. Beda dengan bus, yang bisa fleksibel sesuai keadaan. Jadi kalau jadwalnya jam 11 siang, maka kamu akan berangkat jam segitu juga.

Deretan kursi kereta sangat nyaman. Kalau tidak mau sempit dan bau toilet, sebaiknya jangan memilih kursi dekat toilet.

Tersedia AC, jadi enggak kegerahan. Terus, ada TV sih, tetapi kondisinya mati. Sementara itu di sisi kereta juga menggelantung plastik-plastik hitam kecil. Plastik itu tentu multifungsi, ya. Ada yang menggunakannya ketika mual dan ingin muntah. Saya pribadi menggunakannya untuk tempat sampah.

Beberapa menit sekali suka ada staf khusus yang memungut sampah. Pantesan kebersihannya sangat terjaga. Keren!

Memilih Tempat Duduk Kereta

Kemudian untuk memilih tempat duduk memang sesuai selera, ya. Tapi mayoritas menginginkan posisi dekat jendela. Selain bisa melihat pemandangan, kamu juga bisa mengecas ponsel dengan tenang. Kalau colokannya ada 2, jangan lupa menawari teman sebelahnya, ya. Barangkali dia membutuhkan juga.

Ada bagasi di atas kursi penumpang. Agar pergerakanmu leluasa, manfaatkan bagasi itu untuk menyimpan koper atau tas gendong gemukmu. Dulu saya sempat bepergian memakai koper, ternyata ribet juga. Karena itu, saya hanya memakai tas gendong dan tas jinjing.

Jangan Lupa Peregangan

Kalau perjalanannya memakan waktu lama, jangan lupa untuk melakukan peregangan. Meski cuma duduk, tetapi punggung, kaki, pantat, dan bagian tubuh lain bisa pegal. Kamu bisa melakukannya di tempat duduk. Atau ketika kereta berhenti di suatu stasiun, kamu bisa berjalan-jalan dulu di lorong kereta.

Jika enggan menikmati perjalanan dalam keadaan berisik, sebaiknya hindari kereta/gerbong 1. Bagaimana pun, gerbong ini berdekatan dengan lokomotif, sehingga suasananya bising. Kalau mau streaming, mendengarkan musik, atau tidur pasti kamu mudah terganggu.

Kalau di kereta/ gerbong lain lebih tentram. Bahkan ada penumpang yang sengaja bawa bantal buat tidur. Enak benar. Sepertinya jaraknya jauh, jadi dia tidak terusik ketika kereta api berhenti di beberapa stasiun. Oh ya, ada sih petugas yang menawarkan sewa bantal. Harganya cukup 7k.

Petugas lain datang menawarkan minuman dan makanan. Harganya bervariasi. Waktu itu teh panas 7k dan nasi goreng 35k. Jadi kalau mau hemat dan menunya sesuai selera, sebaiknya bekal saja. Tempat menyimpan minuman juga sudah tersedia. Saya pribadi langsung sedia kopi dan air mineral. Wajib! He he .. Nah baiklah, demikian, Perjalanan dari Jakarta ke Kuningan Jawa Barat dan Sebaliknya. #RD

SHARE

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.