Home My Files Diary Tentang Anak Broken Home Menjadi Remaja Broken Home

Menjadi Remaja Broken Home

0
SHARE
remaja broken home, sifat remaja broken home, cara menghadapi remaja broken home, regulasi emosi remaja broken home, ciri anak broken home, psikologi remaja broken home
Image via: bbc.co.uk

Kata ‘perceraian’ selalu sukses bikin hati anak broken home jadi ngilu. Kata tersebut pasti memicu aneka emosi. Mungkin ada yang langsung merasa sedih, murung, cemas, marah, kecewa, dsb.

Seseorang yang saya anggap sebagai kakak sendiri memberi kabar mengejutkan pada keluarganya. Dia memutuskan untuk menceraikan istrinya. Keluarga tentu bertanya ini-itu, dengan harapan keputusan tersebut urung dilaksanakan.

Ketika keluarga mengatakan ‘kenapa tidak dari dulu?’, beliau menjawab mantap, ‘saya nunggu putri kami beranjak remaja’.

Remaja. Masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Masa yang sudah tak lagi kekanakan, namun juga belum bisa dikategorikan dewasa. Masa antara 11-21 tahunan. Belum stabil.

Di usia remaja, putrinya itu sudah harus menghadapi konflik berat sekelas perceraian orang tua. Hhh… saya jadi ingat diri sendiri.

~

Reaksi Remaja Broken Home

Menjadi remaja broken home memang sulit. Tak cukup 1 pihak, ibu saja atau ayah saja, yang menemani. Perlu kerja sama keduanya.

Remaja rentan memberontak. Mereka rentan mengedepankan emosi. Sebisa mungkin orang tua bisa menjadi tempat meluahkan kegalauan, ketakutan, dan frustrasi atas segala ketidakpastian di depan. Remaja tersebut butuh kepastian kalau orang tuanya akan selalu menjamin kebutuhan, keselamatan, dan pendidikan mereka.

remaja broken home, ciri anak broken home, kondisi psikologis anak broken home, pacaran sama anak broken home, psikologi remaja broken home
Image via: weheartit.com

Masalah Pada Remaja Broken Home

Di awal perpisahan orang tua, saya merasakan dampak besar. Prestasi di sekolah, kesehatan fisik, dan kewarasan sama-sama anjlok. Saya merasakan minder luar biasa. Hati saya seakan mendirikan benteng tinggi nan kokoh agar teman-teman tidak bisa mendekat. Ya, saya menghancurkan jembatan.

Masalah lain yang mengancam remaja broken home, yaitu:

  • Gangguan tidur
  • Moody dan mudah stres
  • Depresi
  • Merasa kecewa dan marah kepada kedua orang tua
  • Merasa ingin membangkang, enggan taat aturan
  • Malas sekolah
  • Tergoda untuk menyalahgunakan obat-obatan dan minum-minuman keras
  • Terpikirkan untuk melakukan hal sekonyol bunuh diri
  • Jadi sulit bergaul/ berinteraksi dengan saudara sendiri, orang tua, dan teman sebaya
  • Mudah terjebak pada aktivitas s*ksual dini
  • Sulit dinasihati
  • Sulit percaya, sehingga kerap merumitkan hubungan asmara
  • Dsb

Yang Dibutuhkan Remaja Broken Home

Meski sering menyebalkan, namun menelantarkan/ meninggalkan remaja broken home bukanlah solusi terbaik. Justru remaja tersebut membutuhkan keberadaan orang tua dan sosok-sosok yang suportif. Pastikan ada orang-orang yang  bersedia berbincang dengannya, mendengar curahan hatinya, mengawasinya (tanpa mengekang), atau menunjukkan perhatian.

Bahaya juga kalau remaja broken home – yang tengah dalam masa sulit – dibiarkan sendirian.

Meski perceraian orang tua terjadi ‘secara baik-baik’, bukan berarti remaja tersebut akan bebas dari luka. Pasti ada dampak besar melihat perubahan besar dalam keluarga. Kekecewaan dan kesedihan bisa mengalir setiap kali menyadari kalau kebersamaan keluarga tak lagi sama.

Rasa tersebut, bagi seorang remaja, seringkali membingungkan.

Orang tua atau figur dewasa lain mesti memastikan pada remaja, kalau emosi tersebut wajar adanya. Bukan hanya dia yang merasakannya, keluarga pun terkena dampaknya. Remaja juga perlu tahu bagaimana mengekspresikan semua emosi itu dengan tepat. Misalnya dengan menumpahkan emosi pada tangisan, karya, atau cerita. Jangan sampai melampiaskan emosi pada minuman beralkohol, pergaulan bebas, tindakan kriminal, dll.

Jika respons remaja pada keadaan broken home sangat buruk, barangkali orang tua atau figur yang sudah dewasa memerlukan bantuan ahli/dokter/psikolog/terapis. Demikian, Menjadi Remaja Broken Home. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.