Home My Files Diary Enggak Setiap Hari #RD 3 Syarat dan Ketentuan Berlaku Ketika Mengikuti Passion-mu

3 Syarat dan Ketentuan Berlaku Ketika Mengikuti Passion-mu

4
SHARE
mengikuti passion, passion adalah, passion artinya, syarat mengikuti passion, arti passion hidup, arti passion dalam bekerja
Image via: yourstory.com

“Saya dilema, Kak. Keinginan keluarga sama passion saya beda. Saya harus bagaimana? Memaksakan diri agar tetap waras, apa manut saja walau hati ini perih?”

Seingat saya, pertanyaan itu dilontarkan pertama kali (kepada saya) oleh adik kelas. Tapi saya sudah menduga kalau pertanyaan itu akan terus terulang, termasuk oleh adik-adik didik di lembaga kursus – tempat di mana saya mengabdi. Ya, kedatangan masa dewasa memang ditandai dengan hadirnya opsi yang lebih sulit dan riskan.

Tetapi yang saya salut dari mereka adalah kesadaran dini. Ketika masih di persimpangan jalan, mereka sempat bertanya dulu. Tidak main pilih arah saja.

Khusus persoalan mengikuti passion ini, akan ada 2 jawaban kontradiktif. Jawaban pertama yang populer dan difavoritkan yaitu mengerjakan sesuatu sesuai passion, kecintaan, atau antusiasmu. Do what you love, mereka bilang. Tetapi, apakah passion saja cukup?

Banyak cerita mengagumkan tentang mereka yang mengikuti passion. Tetapi tak sedikit pula yang justru menyedihkan. Mereka bahkan sampai tak peduli apa masukan keluarga. Giliran susah, jadi bingung sendiri hendak meminta bantuan bagaimana, sebab hubungan itu sudah remuk.

Jadinya, menasihati seseorang untuk mengikuti arah passion-nya bisa jadi berisiko. Kalau salah kaprah, taruhannya bisa berupa masa depan. Maka, mesti ada pertimbangan. Ada syarat dan ketentuan berlaku ketika ingin beraktivitas berdasarkan passion.

Uang

Sedih, memang, segala sesuatu ujung-ujungnya duit. Tapi ya beginilah, alat tukar ini menjadi standard pengukur nilai yang diakui semua orang. Sebelum memutuskan untuk menggeluti hobimu saja, kamu bisa bertanya sekaligus menjawabnya sendiri, ‘apakah akan ada pihak yang bersedia membayar hobi saya?’. Hobi itu bisa apa saja; menggambar, memancing, menulis, meng-cover lagu, merekam, mewarnai, olahraga, dll.

Skill

Hati-hati terjebak. Banyak orang yang masih bingung antara kegemaran sesaat dengan passion. Kegemaran bisa jadi sesuatu yang kamu sukai sebagai pengisi waktu senggang saja. Tetapi kamu tidak begitu mahir mengerjakannya.

Namun passion sedikit berbeda. Passion akan terasa ketika kamu sudah ditempa dengan waktu dan usaha. Semakin sering meng-cover lagu, misalnya, maka skillmu akan terasah dengan sendirinya. Performamu jadi begitu lihai. Kamu juga terpicu untuk terus belajar dan latihan, bahkan menaikkan level dengan cara kursus vokal, mengikuti challenge, berkompetisi, dll.

Pasar

Jika passion-mu ada di jalur menulis, kira-kira akan menghasilkan uang lewat mana? Aktivitas menulis, untungnya, memiliki banyak ‘pasar’. Kamu bisa mengelola sektor, yang sekira-kiranya orang akan bersedia bayar. Misalnya menulis cerpen di media massa, menulis konten blog, menulis novel di penerbit mayor, menulis untuk orang lain (ghost writer), menulis lirik lagu, menulis buku nonfiksi, membangun bisnis penerbitan indie, dll.

Kalau sudah mendapatkan ‘pasarnya’, passion akan menuntunmu untuk bekerja sambil belajar maksimal. Ketika artikelmu terbit di situs ternama dan dibayar, ketika novelmu digarap penerbit mayor, ketika esaimu tembus media massa, dll, passion akan memunculkan hasrat untuk terus meningkatkan kualitas. Level demi level itu terus memotivasimu. Kamu bahkan semakin terbakar karena ingin melakukan pembuktian terhadap mereka yang dulu sempat merendahkanmu.

Kalau sudah sampai pada titik ini, semua poin terpenuhi, bisa dibilang kamu sudah merengkuh pekerjaan paling menyenangkan. Kalau kata Pak Ridwan Kamil, ‘pekerjaan paling menyenangkan di dunia adalah hobi yang dibayar’. Rasanya pasti puas dan bangga.

Tetapi lagi-lagi, ajaran ‘mengikuti passion’ bukanlah perkara mudah. Tak perlu jadi ekstremis. Harus ada perhitungan dan pertimbangan dulu. Selanjutnya, yang terpenting, yaitu tanggung jawab.

Kamu tertimpa keberuntungan besar kalau masih belia tapi sudah memikirkan hal ini. Jangan grusa-grusu. Manfaatkan waktumu. Orang lain yang memberikan saran, toh pada akhirnya kamu sendiri yang memutuskan. 3 Syarat dan Ketentuan Berlaku Ketika Mengikuti Passion-mu. #RD

SHARE

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.