Home My Files Diary Tentang Introvert Orang Introvert Curhat dan Terbuka Pada Sosok Spesial Saja, Kamukah Itu?

Orang Introvert Curhat dan Terbuka Pada Sosok Spesial Saja, Kamukah Itu?

4
SHARE
introvert curhat, curhatan introvert, orang introvert terbuka, ketika orang introvert cerita
Image via: introvertspring.com

Kalau ada orang introvert yang membuka diri padamu, kemungkinan besar kamu adalah sosok spesial baginya.

Sudah rahasia umum kalau introvert itu selektif alias pemilih. Kami tidak akan curhat ke sembarang orang, apalagi kalau tentang masalah pribadi. Malah kami seringkali memilih diam, ketimbang membicarakan hal-hal tidak penting.

Satu tubuh orang introvert seringkali memiliki dua sisi.

Pada orang-orang yang “biasa saja”, kami memiliki imej sebagai figur yang tertutup, senang menyendiri, pendiam, pemalu, dingin, serius, kalem, atau seperti sulit didekati.

Sementara pada orang-orang yang “spesial”, kami sudah blak-blakan tentang sisi lain dari diri kami. Tampaklah sisi konyolnya, sisi liarnya, sisi bandelnya, sisi cerewetnya, sisi humorisnya, sisi absurdnya, dll.

Kapan Orang Introvert Bisa Terbuka?

Entahlah, masalah waktunya bisa berbeda tergantung pribadinya. Namun biasanya perlu masa dan proses yang tidak sebentar, agar introvert merasa nyaman serta percaya. Kami perlu kenal lebih jauh. Kami perlu memastikan apakah kamu itu orangnya setia, tidak mudah menghakimi, asyik, tidak suka berkhianat, dll.

Orang introvert seperti memiliki “radar” tersendiri untuk menentukan, apakah seseorang bisa masuk ke dalam lingkaran “orang spesial”. Lingkaran itu sendiri biasanya kecil. Artinya, hanya segelintir orang yang mendapat posisi istimewa di hati orang introvert.

Namun jumlah sudah tak jadi soal.

Lapisan Diri Orang Introvert

wanita introvert, menghadapi wanita introvert, keunikan wanita introvert, wanita introvert di mata pria, pdkt dengan wanita introvert, sifat wanita introvert
Image via: Thelala.com

Percayalah, ketika seorang introvert sudah memberi kepercayaan, kami akan melucuti lapisan demi lapisan diri. Kamu mungkin akan terkejut jika membandingkan bagaimana kami dulu, ketika pertama kali kenal, dengan kami yang sekarang. Sudah sering orang berkomentar seperti, ‘pas pertama itu kayak jutek, lama-lama bisa gokil juga’.

Kebiasaan introvert yang satu ini bisa merugikan, bisa juga menguntungkan.

Merugikan, karena kami akan dilihat dari satu sudut pandang saja. Apalagi kalau di tengah orang-orang baru. Karena sulit terbuka, kami dan mereka cenderung sulit harmonis.

Tak jarang introvert sendiri frustrasi dengan situasi ini. Kami ingin langsung akrab dan berbaur dengan siapa pun, namun realitanya memang tidak mudah. Kami tetap memerlukan waktu dan proses.

Keuntungannya, kami jadi bisa “menyeleksi” siapa saja yang layak menginjak area privasi. Sebab, kalau kami memaksakan curhat dan terbuka pada orang yang tidak tepat, ya bisa ribet juga.

Jika kamu sudah masuk golongan orang-orang spesial bagi introvert, tolong jangan dicederai, ya. Orang Introvert Curhat dan Terbuka Pada Sosok Spesial Saja, Kamukah Itu? #RD

SHARE

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.