Home My Files Diary Tentang Introvert 4 Kelebihan Guru Introvert, Pembela Tim Siswa Pendiam

4 Kelebihan Guru Introvert, Pembela Tim Siswa Pendiam

0
SHARE
guru introvert, guru yang introvert, murid introvert, murid yang introvert, kelebihan anak introvert, ciri2 anak introvert
Image via: videoblocks.com

Menjadi guru dan menjadi introvert. Dua keadaan ini tampaknya sulit berdamai. Betapa tidak, guru itu menjadi pusat perhatian kelas dan harus betah di tengah keramaian. Sementara introvert cenderung kurang suka menjadi pusat perhatian dan cepat lelah jika terus berada di tengah keramaian.

Hmm… mungkin hal ini menjelaskan rasa lelah setiap kali pulang mengajar les dari sebuah lembaga kursus. Mengajar 2-4 jam saja seakan menguras segalanya. Kontras dengan rekan yang memang suka berada di tengah orang banyak. Baginya, mengajar lama pun tak jadi masalah. Tabik.

Meski  demikian, guru yang berkepribadian introvert memiliki kekuatan tersembunyi.

1. Skill terasah untuk “mendiagnosa” kebutuhan siswa

kelebihan introvert, kelebihan orang introvert, guru introvert laki-laki, laki-laki introvert, pria introvert
Image via: santamaria.wa.edu.au

Kata almarhum guru SMA sekaligus dosen saya, Pak Cecep, menjadi guru itu ibarat dokter. Kita harus mendiagnosis “penyakitnya apa”, lalu menentukan bagaimana penanganan terbaiknya. Tantangannya, satu kelas itu terdiri dari banyak siswa. Kita mesti pintar menentukannya.

Tetapi guru introvert cenderung paham. Ada siswa yang senang kerja kelompok, semangat ketika tampil dalam presentasi, lebih nyaman dengan tugas individu, bergairah ketika praktik, cepat bosan dengan metode ceramah, dsb. Guru introvert seakan menyadari untuk tidak melulu mengandalkan satu metode pembelajaran. Kami juga paham ada siswa yang cepat mengerti kalau dijelaskan oleh temannya, mencari sendiri jawabannya, melihat video dulu, dll.

2. Tidak menghakimi “tim siswa pendiam”

menghadapi murid introvert, ciri anak introvert, kelebihan anak introvert, anak introvert adalah, cara menghadapi anak introvert, cara mengatasi anak introvert
Image via: mentaltoughness.online

Ketika saya sekolah, ada guru yang memberi poin kepada siswa yang mengangkat tangan. Entah untuk bertanya, menjawab, atau menyampaikan pendapat. Cara tersebut sukses membuat kelas jadi ‘hidup’.

Saya juga terpancing, tetapi diam-diam merasa kalau kebijakan tersebut kurang adil. Khususnya bagi kawan-kawan introvert yang pintar, namun terlalu berhati-hati untuk bersuara. Sedangkan yang sudah langganan angkat tangan itu hanya mengandalkan keberanian. Saya bisa menjamin kalau hasil ujian tulis mereka tidak begitu istimewa.

Begitu menjadi guru pas KKN, PPL, dan menjadi instruktur di lembaga kursus, setiap kelas selalu berisi aneka siswa dengan tabiatnya yang unik. Ada yang mudah berbaur dengan teman dan gurunya, ada juga yang seperti memisahkan diri. Namun karena ingat karakter diri sendiri, saya berusaha untuk tidak memaksa mereka agar seperti yang lain.

Murid yang terlihat pendiam dan malu-malu bukan pertanda murid yang bodoh dan apatis terhadap pelajaran. Sebaliknya, murid yang heboh dan selalu mencuri perhatian bukanlah pertanda murid yang pintar dan tertarik pada pelajaran. Tak jarang, tim murid kalem itu merupakan jiwa-jiwa jenius dan pemerhati ulung  yang memerlukan kepekaan guru. Seringkali mereka enggan mengekspos diri dengan mengangkat tangan. Tetapi begitu ditawarkan kesempatan, mereka bisa berbicara di depan publik dengan lancar.

Untuk lebih memahaminya, saya juga butuh pendekatan personal. Saya mesti ngobrol empat mata agar mereka nyaman mengekspresikan dirinya, atau saya memeriksa buku catatannya – memastikan kalau mereka memang mengikuti pelajaran yang disampaikan.

Menurut saya, yang terpenting, semua siswa harus merasa dilihat, diperhatikan, dan didengar. Jangan sampai mereka merasa kasat mata dan menganggap gurunya pilih kasih. Jangan juga, guru hanya mengingat nama-nama siswa aktif. Sebisa mungkin harus diingat semuanya.

3. Guru Introvert bisa menjadi fasilitator yang baik

Guru bukanlah sumber pembelajaran satu-satunya. Guru bukan diktator yang menghadang kreativitas siswa. Guru juga bukan pengetuk palu.

Ketika menjadi fasilitator, guru introvert lebih mampu memotivasi siswa agar “menjadi diri mereka sendiri”. Biarkan mereka berpendapat, mengkritik, memilih, berargumen, berkreativitas, membuat contoh sendiri – walau pun absurd. Yang terpenting, guru mengawasi kalau semua siswa ada di trek yang benar.

4. Guru introvert adalah pendengar yang baik

Sedikit bicara, banyak mendengar. Demikianlah salah-satu keunggulan introvert. Poin plus ini tentu sangat berguna ketika introvert tersebut menjadi guru. Sang guru bukan sekadar kepo, namun tulus ingin mengetahui lebih banyak tentang muridnya.

Jika murid merasa gurunya mudah didekati dan bersedia mendengar, mereka akan merasakan kenyamanan.

Bukan tak mungkin, murid akan lebih ekspresif. Mereka bisa terbuka mengenai semua hal, bahkan terkait kehidupan pribadinya. Tak jarang banyak yang sampai curhat masalah pribadi.

Saya sempat takjub dengan pengakuan siswa yang bolos sekolah, namun datang ke lembaga kursus. Teman-temannya kaget dan terus meledek. Mereka memang tak merasa aneh kalau siswa tersebut malas dan bandel, namun mereka terkejut ketika dia rajin belajar di lembaga kursus. Siswa tersebut menjawab, dia merasa diapresiasi oleh saya, sehingga ada kemauan untuk belajar. Perasaan itu, katanya, tidak dia rasakan di sekolah. Padahal yang saya lakukan hanyalah memuji setiap perkembangan belajarnya, tanya-jawab pribadi, serta mendengar ceritanya. Saya tidak menjauhi dan mengabaikannya.

Karena mengajar komputer sekaligus Bahasa Inggris, saya memang sering berkomunikasi untuk mengalihkan kejenuhan. Selain itu, saya ingin mendorong mereka untuk bicara dalam Bahasa Inggris, walaupun mesti dicampur dengan Bahasa Indonesia dan Basa Sunda.

Guru introvert maupun ekstrovert memiliki peranan besar dalam mendidik. Namun khusus guru introvert, kelebihan-kelebihannya bisa berdampak baik dalam pembelajaran. 4 Kelebihan Guru Introvert, Pembela Tim Siswa Pendiam. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen + nine =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.