Home My Files Diary Tentang Inspirasi dan Motivasi 5 Tips Dari Selebgram Agar Bisa Menggunakan Media Sosial Tanpa Rasa Stres

5 Tips Dari Selebgram Agar Bisa Menggunakan Media Sosial Tanpa Rasa Stres

2
SHARE
5 Tips Dari Selebgram, tips Bisa Menggunakan Media Sosial Tanpa Rasa Stres, bahaya instagram, riset tentang media sosial
Image via: wezift.com

Sudah bukan rahasia umum, kalau media sosial bisa memicu rasa stres, mood swing, bahkan depresi.

Betapa tidak, timeline Instagram diisi dengan berbagai postingan yang mengaduk emosi. Ada yang menghadirkan emosi positif seperti rasa bahagia dan terhibur. Banyak juga yang justru menguarkan emosi negatif.

Meski tidak mau mengakui secara lisan, namun diam-diam kita membandingkan kehidupan pada media sosial yang tampak mewah. Akun-akun lain bisa menghujankan unggahan tentang momen traveling/ jalan-jalan mereka, benda-benda berharga mereka, kemesraan mereka, dll.

Belum lagi dengan like, love, atau komentar mereka yang selalu ramai. Lalu kita akan membandingkannya dengan diri sendiri. Ketika tidak bisa seperti mereka, ada rasa minder yang menjalar.

Selain itu, emosi juga bisa terusik dengan beragam berita. Suasana hati bisa bete ketika membaca postingan tentang perpecahan, pelecehan, perdebatan, dll. Hati ikut khawatir dengan unggahan seputar bencana, kecelakaan, tindakan kriminal, dll. Namun ketika tidak mengetahui semua itu dari media sosial, ada kegelisahan kita akan ketinggalan atau tidak update.

Seolah belum cukup, media sosial juga bisa menjadi salah-satu alasan besar kenapa kita semakin sulit konsentrasi. Ketika bekerja, belajar, jualan, atau aktivitas lainnya, kita sering-kali buka tutup media sosial. Jangankan ada notification (pemberitahuan), ketika sepi pun rasanya ingin selalu membuka medsos tersebut.

Kadang kita sendiri yang memilih mengunggah sesuatu dan berharap ada yang memerhatikan atau memberi respons. Kalau ekspektasinya tidak sesuai realita, kita akan kesal sendiri. Kalau pun banjir komentar, mood bisa mudah anjlok ketika ada reaksi yang tak sesuai harapan. Misalnya ada komentar bernada kebencian, sinis, julid, dll.

Tanpa terasa, waktu kita terkuras banyak.

Nah, gangguan tersebut dialami oleh mayoritas pengguna medsos. Bisa dibayangkan betapa hectic dan sibuknya para Instagrammer, termasuk Carley Knobloch. Dia kemudian membagikan tips utamanya via Mindbodygreen.

Berikut ini 5 tips dari selebgram agar bisa menggunakan media sosial tanpa rasa stres:

1
Image via: gaba.healthcare

Kelola waktu penggunaan media sosial

Usaha ini memerlukan kesadaran diri yang besar. Kita yang bikin peraturan, kita juga yang menerapkannya. Misalnya atur waktu untuk medsos-an di waktu petang saja, atau hanya 5 menit dalam 1 jam. Tahan diri untuk tidak membuka dan scrolling setiap waktu.

Kita juga bisa membuat kesepakatan dengan diri sendiri. Misalnya, boleh buka medsos kalau kerjaan sudah beres. Namun sebelum kelar, pastikan untuk tetap fokus.

2
Image via: cartadiroma.org

Kelola notification/ pemberitahuan

Suara atau tanda pemberitahuan dari ponsel selalu menjadi godaan besar. Maksudnya memang baik, sebab ingin memberitahu aktivitas di medsos. Namun jika hadir di waktu yang tidak tepat tentu bisa mengganggu juga.

Kita mesti tegas, entah dengan mengabaikan atau mematikan saja pemberitahuan tersebut. Tak perlu langsung buka Instagram, hanya karena ada sebuah akun yang menyukai foto/ video kita. Apalagi kalau di tengah-tengah aktivitas penting. Buat jadwal khusus untuk melihat dan merespons pemberitahuan tersebut (jika diperlukan).

3
Image via: wnycstudios.org

Unfollow/ berhenti mengikuti

Silakan tanya diri sendiri, apa tujuan membuat akun media sosial? Jika sekadar ingin mencari hiburan, sebaiknya tidak asal follow akun. Sebab akun sembarangan tersebut bisa menyajikan unggahan yang sembarangan juga di timeline.

Kemudian perhatikan akun mana yang selalu menyisakan rasa negatif dalam hati. Misalnya akun A kerap memosting tubuhnya yang indah, yang membuat kita merasa menjadi makhluk paling jelek, maka sebaiknya tidak terus-terusan diikuti.

Demikian juga dengan akun perjalanan yang membuat kamu tidak mensyukuri nikmat, akun-akun toxic yang membuat kamu jengkel abadi, akun yang menyebarkan hate speech atau postingan tak seronok, dll.

4
Image via: pixabay.com

Follow/ ikuti

Sebaliknya, masih banyak akun medsos yang memberikan positive vibes. Jika feeds akun tersebut bisa memotivasi, memberikan ilmu, menghibur, menginspirasi, atau mengubahmu menjadi lebih baik, sebaiknya ikuti saja. tak perlu malu. Tombol follow itu menandakan kalau kamu mengapresiasi si pemilik akun beserta feed-nya yang bermanfaat.

5
Image via: thereseborchard.com

Tetap riil/ nyata

Banyak yang mulai menyadari, betapa terbentangnya kehidupan di media sosial dan dunia nyata. Ada yang niat memberikan kesan kalau kehidupannya super glamor, padahal kesehariannya biasa saja. Ada yang niat memposting foto atau video terbaik hasil editan profesional, padahal aslinya biasa saja.

Intinya, banyak pencitraan. Dan, kalau sudah terbiasa, kita justru menikmati pencitraan tersebut. Ada kepuasan tersendiri ketika postingan kita mendapatkan tanda love atau komentar yang banyak. Sebaliknya, ketika postingannya sepi, rasanya itu menyebalkan. Lama-lama kita bisa ketergantungan. Padahal tak ada salahnya untuk riil saja.

Kadang media sosial itu seperti dunia fantasi yang membuat kita lupa diri. Jadi, perlu ketegasan untuk membuat batasan mana kehidupan nyata dan mana yang maya. 5 Tips Dari Selebgram Agar Bisa Menggunakan Media Sosial Tanpa Rasa Stres. #RD

SHARE

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.