Home My Files Diary Tentang Inspirasi dan Motivasi 5 Tips untuk Mencari Waktu Bersantai di Tengah Kesibukan

5 Tips untuk Mencari Waktu Bersantai di Tengah Kesibukan

0
SHARE
santai, me time adalah, waktu santai, di sela-sela kesibukan, relaksasi, rileks, me time
Image via: thehoneycombers.com

Bicara tentang waktu untuk bersantai atau relaksasi, biasanya kita langsung ingat akan piknik, traveling, bepergian ke tempat wisata, menginap di hotel atau penginapan mewah, menikmati spa, dll.

Jadi bukannya santai, kita malah kejang duluan karena membayangkan waktu dan dana yang mesti dikuras.

Padahal relaksasi itu sesuatu yang selalu dibutuhkan, bukan hanya dipenuhi setahun 2 kali. Malah tubuh akan mudah lemah dan pikiran rawan stres jika waktu bersantai tidak pernah dirasakan. Jadi tak perlu menunggu sampai liburan tiba untuk melenturkan otot. Di tengah kesibukan apapun, peregangan tubuh selalu diperlukan.

Relaksasi itu seperti apa?

Pada dasarnya, relaksasi itu mesti membuat diri kita lebih senang, bahagia, dan kalem. Sehingga kita akan bugar dan berenergi lagi setelahnya. Fisik dan mental segar seperti baterai yang sudah diisi ulang.

Mungkin ada yang melakukannya dengan cara olahraga, bersepeda, menyendiri, ngopi, membaca novel, meresapi me time,  dll. Tak perlu bujet berlebih. Tak perlu juga sampai melangkah jauh.

1Fokus untuk rileks

Tidak perlu merasa bersalah untuk jeda sebentar dan menikmati sesuatu yang bisa “memijat” hati plus pikiran. Ketika menikmati kelas yoga, menyeruput teh hangat bersama keluarga, atau berkunjung ke rumah sahabat, tepikan dulu pikiran tentang pekerjaan, tugas sekolah, usaha, utang, dll. Jika terus dibawa-bawa, bagaimana bisa fokus untuk bersantai?

Tentu saja, masalah demi masalah akan bersarang dalam otak. Namun bukan berarti keberadaan mereka harus mengganggu waktu rehat kamu. Bagaimana pun tubuh punya hak menikmati momen bersantai.

2Tidur berkualitas dan cukup

Sekilas, tidur merupakan pekerjaan mudah. Kamu tinggal memejamkan mata, sudah. Namun pada praktiknya kadang tidak sesederhana itu. Seringkali kamu larut internetan sampai lupa waktu, tahu-tahu larut malam atau dini hari, lalu pagi-paginya harus segera bangun. Maka mood kamu pun langsung terganggu, padahal hari masih sangat pagi.

Banyak yang mengklaim menderita insomnia, merasa sulit tidur tapi sulit juga untuk bangun. Padahal kadang kesalahan terbesar masih ada di tangan kita. Siapa suruh ngopi malam-malam? memainkan gawai malam-malam?

Siklus tidurnya perlu diatur agar tubuh lebih refresh lagi. Sebaiknya lebih peka terhadap kode yang diberikan tubuh. Kalau masih jam 8 tetapi sudah ngantuk, sebaiknya tidur saja. Matikan semua perangkat elektronik. Jika ada waktu, usahakan untuk tidur siang sebentar.

3Hiatus dulu bermain smartphone

Kadang tak perlu challenge macam-macam, coba saja tantang diri untuk tidak bermain-main ponsel dulu seharian. Bisa tidak, ya? Rasakan betapa damainya aktivitas tanpa skroling media sosial, stalking sana-sini, terbawa panasnya komentar, terbawa tegangnya berita politik, dll, sampai tak terasa waktu berjam-jam itu terbuang hanya untuk aktivitas yang faedahnya sedikit.

4Bernapas dalam dan melakukan peregangan

Banyak cara untuk mencuri waktu bersantai ketika kerja. Hal paling sederhana yaitu dengan menarik napas dalam-dalam, atau melakukan peregangan. Kurangi tensi dari aktivitas yang berat dan banyak.

Kamu juga bisa sekadar melihat ke arah langit, membaui rerumputan, berinteraksi dengan hewan lucu, dll. Nikmat-nikmat kecil yang sering terlupakan itu biasanya berhasil membuat kita bersyukur. Kita masih bisa bernapas, menghirup udara segar, bergerak ke sana-kemari, melihat pemandangan, tersenyum, dll.

5Menjadi alarm diri sendiri untuk rileks

Jika orang lain terlalu sibuk untuk membuat diri mereka sendiri rileks, kamu tentu tak bisa mengandalkan mereka untuk mengingatkanmu agar santai juga.

Intinya jangan larut untuk jor-joran bekerja. Pelankan langkah. Jeda dulu.

Bahkan ketika terjebak macet, menunggu transportasi umum yang lama, atau berada dalam meeting yang membosankan, kamu bisa tetap mengingatkan diri sendiri untuk tidak fokus pada sumber stres. Jangan fokus pada kendaraan yang mengular, jangan fokus pada sesaknya penumpang, jangan fokus pada isi meeting yang menjemukan, dll.

Masih ada celah untuk rileks dengan mendengarkan musik, mengobrol dengan penumpang lain, memperhatikan sekitar, zikir (bagi muslim), dll.

Apa pun kondisi dan skenarionya, pilihan untuk merasa stres dan tetap kalem selalu ada di tanganmu. 5 Tips untuk Mencari Waktu Bersantai di Tengah Kesibukan. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.