Home My Files Diary Tentang Inspirasi dan Motivasi 5 Syarat Utama Ketika Wanita Menyatakan Cinta Pada Pria

5 Syarat Utama Ketika Wanita Menyatakan Cinta Pada Pria

4
SHARE
wanita menyatakan cinta, reaksi pria ketika wanita menyatakan cinta, wanita menyatakan cinta dalam islam, cara wanita menyatakan cinta pada laki laki, haruskah wanita mengungkapkan perasaannya, bolehkah perempuan menyatakan cinta lebih dulu, perempuan mengungkapkan perasaan
Image via: istockphoto.com

Kita sepakat, kalau jatuh cinta tidak pernah memandang jenis kelamin. Bisa laki-laki duluan. Bisa juga perempuan yang duluan.

Kemudian, menyatakan cinta bukanlah hak dan kewajiban laki-laki saja. Wanita pun bisa. Sebab, siapa pun akan merasa tersiksa jika terus memendam perasaan, menebak-nebak tanpa kepastian, dan menaruh cinta dalam diam.

Hanya saja, wanita yang mendekati atau ‘nembak’ duluan itu masih tabu.

Banyak yang beranggapan kalau kodrat wanita itu hanya menunggu. Bahkan kadang wanita seperti tidak bisa memilih dan memperjuangkan siapa yang diinginkannya. Pergerakan mereka terhalang oleh stigma sebagai wanita agresif dan (maaf) tidak tahu malu.

Padahal, judgement tersebut tidak sepenuhnya benar.

Beruntung, Bang Erlangga Greschinov melontarkan twit terkait hal ini. Katanya:

wanita menyatakan cinta dalam islam, wanita menyatakan cinta menurut islam, wanita menyatakan cinta duluan dalam islam, wanita menyatakan cinta pada pria, wanita menyatakan cinta kepada pria, wanita mengungkapkan cinta pada pria, wanita menyatakan cinta duluan
Via: @Greschinov

“Wanita itu kodratnya nunggu.”

“Perempuan jangan duluan deketin laki.”

“Wanita hanya bisa mengagumi dari jauh.”

Wahai wanita, kamu juga berhak mencari cinta yg kamu inginkan. Katanya zaman emansipasi, deketin cowok yg kamu taksir saja kenapa malu dan cuma nunggu sambil berharap?

Tak perlu kaget kalau cuitannya mengundang berbagai komentar. Ada yang setuju, tidak setuju, bingung, baper, dll. Masing-masing akun Twitter memiliki pandangannya sendiri.

Termasuk saya.

Rasanya tidak adil kalau kita langsung menghakimi ‘wanita yang nembak duluan adalah wanita gak bener yang pasti bikin laki-laki jadi ilfil dan menjauh’. Sebab, kita tidak pernah tahu seperti apa sosok laki-laki itu dan apa yang sudah dilakukannya, sampai sang wanita ingin menyatakan cinta padanya.

Kita juga tidak pernah tahu, kalau laki-laki tersebut ternyata memiliki perasaan yang sama – namun terlanjur pengecut untuk menyatakannya. Tak sedikit laki-laki yang mundur sebelum maju, karena sudah dihinggapi dengan pikiran-pikiran negatifnya sendiri.

Sang pemberani atau sang pecundang bisa tersemat pada semua gender.

Nah jika diuraikan, setidaknya ada 5 syarat yang mesti dipenuhi jika wanita ingin menyatakan cinta pada seorang pria.

1Amanah

Kalau dari segi agama, khususnya Islam, ustaz Abdul Somad membolehkan wanita menyatakan cinta duluan. Syaratnya, lelaki tersebut mesti amanah. Dengan kata lain, dia bisa dipercaya.

Laki-laki yang amanah tidak akan mudah menyebarkan apa pun, termasuk tentang seorang wanita yang menyatakan cinta padanya. Kalau lelakinya tidak amanah dan ‘ember’, tentu pihak perempuan mesti menanggung risiko berat. Apalagi kalau pernyataan cinta tersebut tidak disambut sesuai keinginan.

2Worthy

Tahan amarah dan kesedihan ketika ada yang memberi ultimatum untuk ‘tidak menyatakan cinta duluan pada laki-laki, karena nanti mereka bisa besar kepala’. Peringatan tersebut memang bisa jadi benar. Wanita mesti peka terhadap ‘lelaki incarannya’. Jangan sampai sembarangan alias berengsek-able. Mesti worthy alias layak.

Sejarah menyebutkan kalau Siti Khadijah menyatakan keinginan untuk menikah dengan Nabi Muhammad Saw. Sang Utusan Allah Swt itu memang layak. Maka, Khadijah tidak malu dan segan, sebab tahu kalau laki-laki impian itu memang layak diperjuangkan. Betapa tidak, Nabi Muhammad Saw adalah sosok yang sempurna untuk ukuran manusia.

Lelaki seperti Nabi Muhammad Bin Abdullah Bin Abdul Muthalib memang sudah tidak ada. Tapi keberadaan lelaki soleh zaman now tidaklah mustahil. Walau langka  – masih ada.

3Karena Allah

Sebelum melepas beban rasa, ada baiknya wanita ‘berdiskusi’ dulu dengan hati sendiri. Apakah ketertarikan hati dengan seorang laki-laki itu memang tulus karena Allah Swt? Pastikan tidak ada dominasi unsur nafsu, motif harta, tergoda jabatan, dll.

4Cara menyatakan cinta

Cara seseorang untuk menyatakan rasa memang beragam. Ada yang melakukannya di depan umum, sambil memberi bunga, membuat surprise, dll. Meski dibolehkan, namun tentu ada cara tertentu yang lebih direkomendasikan.

Sebaiknya wanita menyatakan minat atau rasa suka lewat perantara. Entah itu orang tua sang laki-laki, saudara, atau sahabatnya. Yang penting, mereka juga amanah. Jangan sampai wanita menyatakan cinta pada perantara yang salah, yang malah menyebarluaskannya.

Cara ini juga bisa “meminimalisir” rasa kecewa, kalau ternyata sang laki-laki tidak merespons sesuai harapan. Cara terbaik lain, yaitu dengan mengutarakannya pada Sang Pencipta dan Pembolak-balik hati. Nyatakan cinta dalam doa-doa.

5Siap dengan konsekuensi

Laki-laki yang ditolak oleh perempuan pun merasakan sakit, kecewa, down, merasa disia-siakan, dll. Lebih lagi perempuan, yang perasaannya memang sensitif. Oleh karena itu, keputusan untuk menyatakan cinta duluan mesti dipertimbangkan secara matang. Konsekuensinya bisa sangat membahagiakan, bisa juga sebaliknya – sangat menyedihkan.

Jika hasilnya sesuai keinginan, tentu wanita harus bersyukur dan tetap libatkan Allah Swt untuk langkah selanjutnya.

Namun ketika menerima penolakan, sebaiknya tidak dipaksakan. Setidaknya wanita sudah merasa lega dan tahu posisi jelasnya. Maka wanita mesti move on dan move up. Tidak berlarut-larut. Tetaplah berprasangka baik, kalau lelaki tersebut bukanlah sosok yang Allah Swt ridai.

Penolakan bisa jadi merupakan cara halus Allah Swt, untuk mengalihkan bidikan seseorang pada orang lain yang lebih tepat menurut Dia. 5 Syarat Utama Ketika Wanita Menyatakan Cinta Pada Pria. #RD

SHARE

4 COMMENTS

  1. Wah selama saya idup belum pernah duluan nyatain perasaan mbak… bukan karena apa sih. lebih bisa meihat kesungguhan cowo kalau dia berani ngungkapin duluan, berani. gitu aja.. 🙂

    • Sama sih, Mbak, belum pernah nyatain duluan.
      Tapi sudah beberapa kali ada yang curhat demikian. Mereka kaget, karena tanggapan saya tidak seperti orang kebanyakan. Saya cuma merasa, kadang orang itu hanya perlu didengar dan dimaklumi sebelum diberi penjelasan lebih lanjut. Hehe

  2. Assalamu’alaikum, Mbak Rose..
    Saya langsung tertarik untuk membaca artikel mbak yg satu ini setelah membaca judulnya. Setelah saya baca, bagus isinya, mbak. Hehe.
    Tapi ada satu hal yg mesti dikoreksi karena menyangkut nasab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Nama beliau: Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin…. Jadi bukan Muhammad bin Abdul Muthalib.
    Itu aja, mbak. Saya memahami mungkin ketika mbak menuliskan itu dalam kondisi lelah/ngantuk (maklum, kan mbak penulis blog produktif.. hehe). Tetap semangat nulis, mbak.. Terima kasih dan mohon maaf sebelumnya apabila kata2 saya ada yg kurang berkenan.
    Wassalamu’alaikum.

  3. Wa’alaikumssalam warahmatullahi wabarakatuh, Mas Ukasyah..
    Terima kasih sudah membaca dengan teliti, Mas. Kesalahan penulisan tersebut memang fatal, entah apa jadinya kalau Mas enggak ‘peka’ dan segera mengoreksinya. Terima kasih juga atas pemahamannya, hehe … saya jadi merasa baikan. 😀
    Mas gak tahu betapa bersyukurnya saya ada koreksi ini. Sekali lagi, terima kasih ^_^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen − 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.