3 Cara Mudah Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini, Ingat Diri Sendiri…

2
SHARE
cara mengajarkan anak puasa, cara mengajar anak puasa, cara mengajari anak puasa sejak dini, cara mudah mengajarkan anak berpuasa, cara mendidik anak untuk puasa
Image via: theindusparent.com

Sebelum mengajarkan anak berpuasa sejak dini, apa ingat bagaimana dulu kita berpuasa?

Baiklah, sebagian dari kita mungkin tidak ingat waktu kecil puasanya seperti apa. Tapi tentu ada sekelebat bayangan, bagaimana kita menjalankan puasa beduk dengan susah payah. Saya pribadi kagum sama anak-anak zaman sekarang, yang sanggup berpuasa sampai magrib. Padahal waktu dulu, saya dan teman-teman kerap bukber pada waktu zuhur. Hehe…

Memang siapa sih yang wajib berpuasa? Apakah termasuk anak-anak?

Kalau merujuk pada Q.S Albaqarah: 187, ‘Wahai Orang-orang beriman, telah diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelummu, agar kalian bertaqwa.’

Dilansir dari Bincangsyariah.com,ada beberapa kriteria orang yang diwajibkan berpuasa, yaitu:

  • Muslim atau orang yang beragam Islam.
  • Baligh, kurang-lebih berusia 15 tahun.
  • Orang berakal (sadar)
  • Orang yang tidak bepergian jauh
  • Orang yang sehat fisik
  • Orang yang mampu berpuasa
  • Orang yang suci dari haid dan nifas

Meski anak kecil tidak terdapat pada kriteria orang yang wajib berpuasa, seyogyanya orang tua/wali mengajarkan puasa sejak dini, ya. Dengan demikian, ketika nanti sudah puber atau sudah mimpi basah atau sudah haid, mereka akan terbiasa berpuasa. Tidak kaget lagi.

Ada pun mengajarkan anak untuk berpuasa memang susah susah gampang. Banyak momen lucu dan mengharukan. Seperti keponakan saya, yang meminta break untuk makan dan minum setiap azan salat, lalu meneruskan lagi puasanya.

Beruntungnya, beberapa anak tampak ‘terbawa suasana’ keluarga dan teman-temannya – yang juga sedang belajar berpuasa. Mereka pun seakan ingin ikut berkontribusi mengisi Bulan Ramadan. Apalagi mereka tahu, di hari raya nanti, mereka bisa kembali makan sepuasnya. Ditambah dengan angpao juga.

Lalu, bagaimana Cara Mudah Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini?

1Tidak Memaksa Anak untuk Berpuasa Sesuai Target Kita

Kalau kita sebagai orang dewasa, tentu memiliki target puasa full sampai magrib dan selama sebulan. Namun target ini tidak bisa diterapkan pada anak-anak. Bagaimana pun, mereka sedang berada dalam masa pertumbuhan. Mereka sedang butuh-butuhnya gizi dan nutrisi.

Baca Juga :  5 Aplikasi Cuaca Android Paling Popular Sekarang Tahun 2015

Jika memaksakan untuk berpuasa sesuai keinginan orang dewasa, takutnya malah menimbulkan masalah kesehatan. Apalagi mereka belum paham apa itu karbohidrat, protein, lemak, dll, yang dibutuhkan tubuh.

Dulu kita pun berpuasa secara perlahan, tidak langsung magriban. Mulai dari zuhuran dulu. Tapi kalau pun jam 9 sudah minta buka, tidak perlu memaksa anak-anak untuk melanjutkannya. Yang terpenting mereka belajar kalau puasa wajib itu idealnya dari jam berapa sampai jam berapa. Seiring berjalannya waktu, tubuh mereka akan beradaptasi dengan sendirinya.

2Menjadi teladan

Omong kosong saja kalau kita meminta anak untuk berpuasa, tapi kita malah makan dan minum di siang bolong. Meski pun sedang berhalangan, usahakan untuk tidak terlihat oleh anak. Hal ini secara tidak langsung mempermudah mereka untuk mempraktikkan puasa.

Kita ketahui bersama, kalau anak itu adalah peniru ulung.

Kemudian mereka pun kemungkinan besar akan bertanya, ‘kenapa puasa itu melarang makan dan minum di siang hari?’. Tetapi karena dorongan rasa ingin tahu, mereka pun akan ikut berpuasa. Walau baru setengah jalan sudah mengeluh, tetap beri apresiasi dan biarkan si kecil berbuka.

3Beri apresiasi

Mengajarkan anak untuk berpuasa dan menghargai usahanya jadi sesuatu yang sangat penting. Tidak peduli anak sudah buka puasa pada pukul 8 pagi, tetap berikan apresiasi. Hal ini bisa memacu semangat anak untuk kembali berpuasa. Bahkan mungkin menambah durasinya.

Jangan sampai puasa menjadi aktivitas yang meninggalkan kesan buruk, misalnya kita memarahi anak karena tidak bisa puasa sampai zuhur.

Apresiasi tidak perlu berbentuk materi atau hadiah. Dengan memuji atau memberi kata-kata penyemangat seperti ‘kamu hebat banget!’ juga sudah cukup membuat semangatnya meletup. Bisa juga dengan memberikan makanan kesukaan ketika berbuka puasa atau sahur.

Baca Juga :  Sebelum Memberikan Pujian dan Hukuman, Pertimbangkan 5 Hal Ini

Caranya mudah tapi susah, ya. Inti dari mengajarkan puasa pada anak bukanlah agar mereka manut sesuai target kita, tetapi agar mereka ikut menikmati sensasi kewajiban ini. 3 Cara Mudah Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini, Ingat Diri Sendiri… #RD

SHARE

2 COMMENTS

    • Iya betul, itu poinnya. Biar memupuk rasa kangen sama Ramadan sampai dia dewasa. *eh, berasa udah tua banget ngomong gini 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − seven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.