3 Dampak Jangka Panjang yang Dirasakan Anak Broken Home

4
SHARE
apa dampak broken home, artikel dampak broken home, dampak broken home terhadap perkembangan anak, dampak broken home pada psikologis anak, anak broken home adalah, anak broken home kata kata
Image via: cmu.edu

Dampak positif akan dirasakan anak yang tumbuh di tengah keluarga harmonis, apalagi kalau orang tuanya masih bersama dan berbahagia. Anak tersebut kemungkinan besar akan “sehat” secara fisik, mental, emosional, sosial, dan pendidikan.  Betapa tidak, lingkungannya begitu ideal.

Lalu bagaimana dengan anak broken home?

Sampai sekarang, masih ada orang yang memberi stigma terhadap anak broken home. Kesannya anak broken home itu, mohon maaf, produk rumah tangga yang gagal. Anak broken home itu negatif dan rentan menjadi pembangkang. Begitulah asumi mereka.

Namun asumsi tersebut tidak sepenuhnya benar. Dampak dari perceraian atau kondisi rumah yang berantakan memang mengintai. Tetapi tidak selamanya negatif.

Berikut ini pengaruh jangka panjang yang terus membuntuti anak broken home sampai dia dewasa:

1Menimbulkan kecemasan (anxiety) dan depresi

Image via: tel-avivtimes.com

Orang tua yang tidak peka bisa menyumbang rasa cemas dan stres berat pada anak. Apalagi kalau orang tua tersebut bikin jengkel sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Misalnya mereka cekcok di depan anak, ayah menjelekkan ibu atau sebaliknya, melakukan kekerasan, berkata kasar, atau bahkan melampiaskan amarah pada anak.

Anak akan bertanya-tanya ‘apa yang salah?’, ‘apa yang sudah terjadi?’, ‘kenapa jadi begini?’, ‘apa yang bisa saya lakukan?’,’apakah semuanya karena saya?’, dsb.

Sayangnya pertanyaan tersebut tidak terjawab dengan tepat, apalagi kalau anak sudah menutup diri – baik pada orang tua mau pun yang lainnya. Mereka bisa menyalahkan dirinya sendiri, merasa tertekan, mulai tidak percaya terhadap siapa pun atau apa pun, dipenuhi pikiran negatif, dsb.

Harga yang mesti dibayar sangatlah mahal. Mereka jadi stres berat, cemas, sulit tidur, kekebalan tubuhnya rendah, malas sekolah, kikuk bersosialisasi, rawan terjerumus pergaulan salah, suka menyakiti diri sendiri bahkan terpikirkan untuk mengakhiri hidup, dsb.

Baca Juga :  11 Quotes Broken Home Bahasa Inggris dan Artinya

2Menghantui hubungan sampai dewasa

Image via: photo.net

Perceraian atau keadaan broken home tidak hanya menyakitkan ketika masih anak-anak. Traumanya terbawa sampai dewasa. Sehingga menjalin hubungan asmara dengan anak broken home itu bukan perkara mudah. Bahkan ada asumsi kalau anak broken home itu takut menikah. Benarkah?

Ada berbagai kekhawatiran yang dirasakan. Anak broken home  takut diabaikan/ditelantarkan, takut bercerai seperti orang tuanya, takut kehilangan, takut tidak bisa diterima oleh calon mertua, takut kemesraannya dengan pasangan tak berlangsung lama dan berakhir perselisihan sengit, takut tidak bisa menjadi teladan bagi anaknya kelak, dsb.

Sehingga mereka cenderung skeptis terhadap cinta sejati, selalu ragu untuk berkomitmen, takut jatuh cinta, dsb.

3Mengusik hubungan orang tua – anak

Image via: thenational.ae

Bukan pilihan bijak untuk tetap mempertahankan pernikahan demi anak, tapi sehari-harinya malah mempertontonkan aura kelam di rumah. Bahkan kebanyakan anak memilih orang tuanya cerai sekalian, dan hidup masing-masing, ketimbang tinggal bersama-sama namun tidak bahagia.

Tak sedikit kasus broken home atau perceraian yang mempertaruhkan hubungan orang tua dan anak. Misalnya jika sang bapak suka memukul ibunya atau tidak mencukupi kewajiban nafkahnya, maka anak bisa meninggalkan rasa benci, dendam, dan tidak lagi menghormati bapaknya. Hal tersebut bisa terlihat, meski pun tidak terucap.

Menjadi Role Model/Panutan

Menjadi anak broken home yang masih anak-anak, remaja, dewasa, atau sudah tua sepertinya sama-sama pahit. Kekecewaan dan kemarahan masa lalu itu seakan sudah bermukim.

Kamu ditampar dan ditinju-tinju oleh kehidupan. Bahkan sebelum orang lain mengecewakanmu dan membuat hatimu hancur lebur, orang tuamu sendiri sudah lebih dulu melakukannya.

Hikmah besarnya; kalau bisa bertahan, kamu jadi begitu tangguh dan tegar. Kamu justru bisa menjadi role model alias panutan.

Baca Juga :  10 Tingkah Laku Khas Anak Broken Home, Orang Lain Sering Tak Menyadarinya

Tak sedikit anak produk home yang bisa sukses, berprestasi, pernikahannya langgeng, dikaruniai keturunan baik, dll.

Kamu lebih banyak belajar dari pengalaman sendiri. Kamu jadi memahami kalau pernikahan itu bukan sesuatu yang akan penuh dengan madu. Kamu juga belajar beberapa hal yang bisa mengancam perpisahan dan bagaimana efeknya pada keturunanmu kelak.

All in all, masa lalu tak bisa diedit lagi. Tetapi masa depan masih bisa dirangkai sedemikian rupa. Semoga lebih bahagia.3 Dampak Jangka Panjang yang Dirasakan Anak Broken Home. #RD

SHARE

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen + 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.