5 Alasan Kenapa Mesti Pilih Kasih Terhadap Masalah dan Pertarungan Hidup

0
SHARE
masalah hidup, masalah hidup seseorang, masalah hidup manusia, hidup adalah peperangan, hidup adalah pertarungan
Image via: GeekTyrant com

Hidup adalah peperangan.

Kata orang sana, ‘choose your battles wisely’. Artinya, ‘pilih-pilihlah peperanganmu dengan bijak’.

Sayangi diri. Hemat energi. Kamu tidak wajib terlibat dalam semua masalah, kontroversi, dan perdebatan. Baik itu yang ada di dunia nyata, mau pun yang berseliweran di dunia maya.

Beberapa hal seringkali hanya jadi kesia-siaan.

Permasalahan di dunia ini sudah sangat banyak. Orang-orang selalu ramai membicarakan masalah politik, sosial, kebudayaan, ekonomi, kemanusiaan, perbedaan, perselingkuhan, penipuan, video syur, hal-hal viral, dll.

Bisa dibilang, dunia ini sangat berisik. Pengang.

Berikut ini alasan kenapa kamu mesti pilih kasih terhadap masalah dan pertarungan hidup:

1Waktu dan Energi Kita Sangat Terbatas

Image via: livepurposefullynow.com

Masalah itu bagai sampah. Setiap hari terus menumpuk. Sebagian bahkan ada yang sampai membusuk.

Di sisi lain, kita semua bernyawa dan setiap yang bernyawa pasti akan mati pada waktunya. Tidak bijak rasanya kalau kita menggunakan waktu yang terbatas ini untuk melahap semua masalah yang ada. Waktu yang sangat berharga ini tidak sepatutnya habis oleh orang-orang yang memfitnah kita, menjatuhkankan kita, “memanfaatkan” kita, dsb.

Energi manusia juga sangat terbatas. Jika terus menenggelamkan diri dalam masalah dan pertarungan hidup, apalagi yang tidak perlu, bukan tidak mungkin kamu akan lelah dan stres sendiri. Pengorbanan besar itu tidak sebanding dengan pencapaian.

2Tidak Semua Masalah dan Pertarungan itu “Penting”

Image via: uscatholic.org

Seringkali kita hanya terbawa suasana. Padahal beberapa masalah atau pertarungan yang ada, nyatanya tidak begitu penting bagi hidup kita.

Misalnya ketika ada kasus selebritis yang saling menjelek-jelekkan, kita sampai membela mati-matian salah-satu pihak. Kita sampai terlibat pertikaian sengit dengan netizen lain. Padahal sosok yang sedang kita perjuangkan itu, bahkan mungkin saja tidak tahu-menahu soal keberadaan kita.

Baca Juga :  8 Perbedaan Mencolok antara Orang Dewasa dengan yang Kekanak-kanakan (Secara Emosional)

3Tidak Semua Masalah dan Pertarungan itu “Menguntungkan”

Tidak jarang kita justru tergoda pada hal-hal yang sebenarnya tidak ada urusannya dengan kita. Bahkan masalah atau pertarungan tersebut tidak memberi keuntungan apa pun. Dihadapi atau tidak, sama-sama enggak ngefek.

Tapi tentu saja, ada beberapa masalah dan pertarungan yang layak kita hadapi. Sebab kita prediksi, jika masalah atau pertarungan tersebut dimenangkan, maka kita sendiri yang akan mendapat keuntungan. Namun kata ‘keuntungan’ tidak melulu soal uang.

Misalnya ketika ada kasus bullying di sebuah sekolah. Meski kita bukan korban, bukan keluarga korban, atau bukan sahabat korban, tapi tidak ada salahnya untuk “melibatkan diri” dalam masalah tersebut. Misalnya dengan menyuarakan aspirasi soal bullying via media sosial, vlog, atau blog. Kita mungkin tidak mendapat keuntungan materi, tapi setidaknya aksi itu bisa jadi pelajaran moral berharga bagi siapa saja.

4Tidak Semua Masalah dan Pertarungan Bisa Kamu Menangkan

Mungkin kamu pernah terlibat cekcok dengan seseorang. Kamu keukeuh dengan argumentasimu. Mereka pun keukeuh dengan argumentasi mereka. Sepanjang dan sedetail apa pun kamu menjelaskan, mereka tetap pada pendirian. Parahnya, tidak ada diskusi terbuka diantara kalian. Semua perbedaan justru meletupkan perang.

Seringkali ada orang-orang berdebat tentang ‘ibu rumah tangga yang kerja versus ibu rumah tangga yang diam di rumah’, tentang ‘pihak yang mengapresiasi pemerintah versus pihak yang sangat benci pemerintah’, bahkan tentang ‘bubur ayam diaduk versus tidak diaduk’ pun bisa jadi bahan ‘baku hantam’. Dst.

Kadang-kadang banyak pertikaian yang tidak ada ujungnya. Kamu tidak mungkin memengaruhi lawanmu dengan mudah. Kamu juga tidak mungkin mengakui kalah. Selain itu, yang terpenting, menang atau kalah sebenarnya tidak akan memberi dampak apa-apa.

Baca Juga :  Resolusi Tahun Baru Gagal; 10 Penyebab dan Cara Menghadapinya

5Energimu Dibutuhkan oleh Masalah dan Pertarungan Lain yang Lebih Penting

Kehidupan ini penuh dengan medan perang yang mesti kita hadapi dan lawan. Namun, jatah energi kita sebagai manusia biasa tentu tidak begitu banyak.

Maka, kita tidak bisa menghamburkan energi tersebut untuk hal-hal yang tidak perlu. Mestinya kita fokus pada masalah dan pertarungan lain yang lebih penting.

Dunia ini memiliki banyak cara dan jalan untuk membuat kita jatuh tersungkur. Termasuk dengan menguras waktu dan energi diri sendiri untuk hal-hal yang tidak diperlukan sama-sekali.

Sesekali, mungkin sebaiknya kita mesti menepi dan menyepi.

Semoga dikaruniakan kemampuan untuk memilih dan memilah peperangan mana yang layak dihadapi dan diperjuangkan. 5 Alasan Kenapa Mesti Pilih Kasih Terhadap Masalah dan Pertarungan Hidup. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.