5 Jenjang dalam Sistem Pendidikan di Jerman

0
SHARE

Sistem Pendidikan di Jerman – Kualitas pendidikan di Jerman yang terkenal bemutu baik tidak terlepas dari keberhasilan sistem pendidikannya. Berbagai kebijakan seperti pendidikan gratis hingga jenjang bachelor juga turut mendukung.

Selain itu negara Jerman juga menyediakan berbagai macam program-program kerja menarik yang bisa Kita coba seperti peluang ausbildung, aupair, FSJ dll.

kuliah di jerman atau belanda, kuliah di jerman atau australia, kuliah di jerman beasiswa, kuliah di jerman biaya sendiri, kuliah di jerman bahasa inggris, kuliah di jerman biaya, kuliah di berlin jerman, belajar b jerman, belajar jerman.com, kuliah di jerman dengan beasiswa

Mengenal 5 Jenjang Sistem Pendidikan di Jerman

Dan perlu Anda ketahui bahwa pengaturan jenjang-jenjang pendidikan di Jerman juga membuat siswa menjadi terarahkan sesuai minat dan kemampuannya. Nah, berikut ini adalah jenjang-jenjang yang terdapat dalam sistem pendidikan di Jerman.

1. Pra-sekolah dan TK

Pra-sekolah di Jerman atau Kinderkrippe bisa diikuti oleh seorang anak sejak berumur 3 tahun. Anak-anak akan dioptimalkan kemampuan motoriknya. Seperti di kebanyakan negara lain, jenjang ini tidaklah wajib.

Setelah kinderkrippe, seorang anak akan dimasukkan ke kindergarten atau taman kanak-kanak. Jika kinderkrippe hanya akan diberikan selama 30 jam per minggu, kindergarten akan dilakukan selama 38 jam per minggu.

2. Sekolah Dasar

Sekolah dasar di Jerman umumnya dilakukan hanya dalam waktu 4 tahun saja, yaitu dimulai kelas 1 hingga kelas 4. Meskipun begitu, Berlin tetap menerapkan pendidikan sekolah dasar selama 6 tahun.

Pada kelas 1 hingga kelas 3, seorang siswa akan diberikan penilaian kualitatif dan baru pada kelas 4 akan diberikan penilaian berupa angka. Setiap tingkatan hanya memetakan seorang siswa akan mendapat pendidikan selama 38,5 jam per minggu.

Nantinya, ketika seorang murid sudah berada di kelas 4 atau akhir jenjang sekolah dasar, pihak sekolah akan memberikan ulasan kepada orangtua dan siswa untuk menentukan ke mana jurusan pendidikan yang tepat diambil.

Dengan begitu, sejak lulus sekolah dasar seorang siswa bisa ditentukan apakah akan kuliah atau mengambil pendidikan dalam kopetensi lainnya.

Baca Juga :  Penyebab Utama Kegemukan dan Cara Mengatasinya

3. Sekolah Menengah

Terdapat dua jenis sekolah menengah di Jerman, yaitu Hauptschule dan Realschule. Kedua jenis sekolah menegah tersebut sama-sama memberikan pelajaran umum seperti Matematika dan IPA. Akan tetapi, ada pelajaran tambahan yang berbeda.

Sekolah Menengah Haupschule adalah sekolah menengah yang memberikan pengajaran tambahan berupa pengetahuan mesin dan perkayuan. Sementara Sekolah Menengah Realschule akan memberikan pelajaran tambahan keterampilan kearsipan.

Dua jenis sekolah menengah tersebut akan ditempuh selama 4 tahun, yaitu kelas 5 hingga kelas 8 atau kelas 7 hingga kelas 10 jika di Berlin. Bagi siswa Haupschule biasanya akan melanjutkan Ausbildung dan bagi siswa Realschule akan melanjutkan ke Gymsanium.

Selain langsung ke Gymnasium, seorang siswa juga dapat mengambil tingkatan berufshcule, yaitu sekolah sambil kerja. Para siswa akan sekolah dan mendapat jaminan pekerjaan(seperti magang) secara berkualitas.

Seorang siswa berufschule juga dapat melanjutkan pendidikan jenjang tidak wajib, yaitu berufakademie supaya dapat mengasah terus kemampuan.

4. Gymnasium

Sekolah Gymnasium sebenarnya bukan termasuk ke dalam jenjang yang pasti kapan pengambilannya. Jenjang ini dapat diikuti oleh seorang siswa sejak lulus sekolah dasar atau pun setelah lulus dari Sekolah Menengah Realschule.

Umumnya, Gymnasium akan ditempuh selama 8 hingga 9 tahun, yaitu dari kelas 5 hingga kelas 12 atau kelas 13. Jenjang ini akan mengarahkan siswa pada tes Abitur, yaitu tes sebagai syarat masuk kuliah.

Bagi seorang siswa yang menginginkan kuliah, bisa juga mengambil Sekolah Gesamtschule atau sekolah campuran. Dalam sistem ini, seorang siswa akan mendapat pendidikan Hauptschule atau Realschule dan Gymnasium dalam satu gedung.

5. Kuliah

Jenjang perkuliahan di Jerman tidak berbeda dengan perkuliahan di banyak negara lain. Mereka menerapkan tingkatan sarjana, magister, dan doktor dengan waktu tempuh yang juga relatif sama.

Baca Juga :  Ingin Toyota Avanza Kuasai Pasar Low MPV, Daihatsu Korbankan Xenia?

Kebijakan yang begitu terkenal di Jerman menganai perkuliahan ini adalah mengenai pembebasan biaya kuliah tingkat bachelor untuk semua mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional. Meskipun begitu, Negara Bagian Baden-wattemberg tidak menerapkan kebijakan itu.

Pembebasan biaya kuliah untuk tingkat bachelor membuat banyak universitas di Jerman menjadi kekurangan dana untuk membangun fasilitas baru. Hal ini yang membuat universitas di Jerman menjadi sulit memperbaiki peringkat dunia.

Meskipun begitu, kualitas pendidikan Jerman tetap dirasakan menjadi salah satu yang terbaik sehingga penyerapan lulusannya juga sangat tinggi.

6. Pendidikan Lain

Selain jenjang-jenjang tersebut, Pemerintah Jerman juga menyediakan lembaga kursus Volkshochschule yang akan memberikan keterampilan seperti komputer dan bahasa. Sayangnya pendidikan ini tidak gratis, meskipun tergolong sangat murah.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven − five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.