5 Kemungkinan Alasan Ketika Orang Introvert Memilih untuk Diam

2
SHARE
introvert diam, kelebihan orang introvert, pribadi introvert, marahnya orang introvert, orang introvert lebih berbahaya, ketika orang introvert marah, kepribadian introvert
Image via: glitter-graphics.com

Kamu kok diam aja?” atau “kamu ini pendiam, ya?”

Pernah ada yang mengatakan demikian?

Kalau kamu orang introvert, komentar-komentar seperti itu pasti sudah tidak asing lagi. Kamu sadar kalau kamu ini lebih banyak diam. Kamu juga merasa tidak ada yang salah dengan sikap diam itu. Tetapi bagi orang lain, yang ekstrovert atau yang tidak terbiasa dengan sikap diam, mungkin hal tersebut agak aneh.

Malah, mereka menganggap kalau diamnya kamu adalah kelemahan, ketidakberdayaan, kepasrahan, ketidakasyikan, dan sesuatu yang ‘harus diubah/diperbaiki’.

Mereka cenderung menginginkan kamu agar memecahkan “cangkangmu” dan bergabung dengan dunia mereka yang bising. Mereka asyik berbincang dalam kelompok. Sementara kamu tidak begitu melibatkan diri, bicara seperlunya, bahkan lebih banyak mengheningkan cipta.

Mungkin banyak dari mereka yang merasa aneh atau mungkin terganggu karena sikap diam kamu. Mungkin juga, mereka membuat kesimpulan sendiri kalau kamu itu orangnya pemalu dan pendiam. Padahal faktanya tidak selalu demikian.

Ada beberapa kemungkinan alasan, kenapa orang introvert itu diam seribu bahasa.

1Kamu sedang mengamati

Image via: liveabout.com

Ketika ngobrol atau beraktivitas, ekstrovert cenderung lihai mengekspresikan dirinya dengan antusias berapi-api. Ketika memasuki tempat atau dunia baru, misalnya, ekstrovert bisa berbaur dan beradaptasi dengan cepat. Kontras dengan introvert, yang menjalani semuanya secara perlahan.

Orang introvert memerlukan waktu lebih banyak untuk memercayai lingkungan asing dan menyesuaikan diri di dalamnya. Sehingga ketika mengobrol atau berada di lingkungan baru, introvert akan sibuk mengobservasi keadaan dalam diam.

Naluri pengamatan ini membawa keberuntungan, khususnya bagi introvert yang jadi seniman, penulis, pencipta lagu, dll. Misalnya ketika di dalam angkutan umum, orang-orang serba berisik bercengkerama. Maka orang introvert akan diam-diam menyerap info yang ada. Bukan tak mungkin kalau obrolan atau suasana itu akan melahirkan ide/inspirasi, karya tulis, karya lukis, lagu, dll.

Baca Juga :  5 Alasan Utama Kenapa Menulis Diary Alias Catatan Harian itu Baik Buat Orang Introvert

2Kamu sedang menggodok ide

Image via: girlcatchfire.com

Umumnya orang ekstrovert mampu menyampaikan idenya secara blak-blakan dan cenderung tidak hati-hati. Bahkan kadang tanpa sensor sama sekali. Sehingga mereka bisa berpikir sambil berbicara.

Berbeda dengan introvert, yang memilih untuk berpikir sebelum berbicara. Sebelum mengungkapkan gagasan, introvert akan menimbun dan menggodoknya dulu. Kamu begitu selektif dan hati-hati. Jika idenya masih belum mantap, sekali pun bagus dan brilian, kamu akan memilih untuk diam saja dulu.

3Kamu sedang berdialog dengan dirimu sendiri

Kamu yang introvert pasti mesem-mesem karena pernah mengalami hal ini; dialog dengan diri sendiri. Jadi meski pun dunia luar sedang ramai memperbincangkan sebuah topik, kamu bisa menyelinap dan menciptakan ruang diskusi sendiri. Mungkin otak dan hatimu sedang melangsungkan musyawarah isu tertentu. Siapa tahu?

4Kamu memang tidak mau mengatakan apa-apa

Ada orang yang ikut gabung dalam percakapan hanya untuk basa-basi, agar dianggap ada, atau sekadar menciptakan keseruan. Tetapi introvert cenderung tidak suka basa-basi, sehingga kalau tidak ada yang ingin dikatakan, maka kamu akan terdiam. Apalagi kalau topik yang sedang dibicarakan itu bukanlah topik yang kamu sukai/kuasai.

Bagimu, energi untuk bersosialisasi itu perlu dihemat. Pasalnya, kamu memang cepat lelah kalau harus lama-lama di tengah keramaian dan kebisingan. Salah-satu caranya yaitu dengan terdiam dan tidak merespons pada semua hal.

5Kamu Marah/Kecewa

Meski introvert tidak pandai mengekspresikan perasaan atau emosinya, bukan berarti introvert tidak merasakannya. Hanya saja, kadang introvert itu tidak serta-merta membentak, menggebrak meja, atau berseru marah-marah sambil memuntahkan segala rasa.

Kadang kamu memilih diam untuk menganalisis masalahnya dulu, mendinginkan hati atau kepalamu dulu, atau memikirkan bagaimana caranya kamu menyampaikan emosi negatifmu tanpa mendatangkan masalah baru.

Baca Juga :  Ada 8 Jenis atau Tipe Orang Introvert, Kamu yang Mana?

~

Intinya,orang introvert tidak perlu terlalu terganggu dengan ocehan, ‘kamu kok pendiam?’ atau ‘kenapa sih diam saja?’. Diam itu bukan tanda kelemahan, kekurangan, atau ketidakberdayaan. Diam justru bisa menjadi simbol kekuatan. 5 Kemungkinan Alasan Ketika Orang Introvert Memilih Diam. #RD

SHARE

2 COMMENTS

Leave a Reply to Hastira Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.