6 Kebiasaan Introvert Teladan, Bikin Nyaman Kehidupan Sosial dan Pekerjaan

2
SHARE
wanita introvert, introvert pekerjaan, introvert dalam pekerjaan, kehidupan introvert, introvert teladan, introvert sukses
Image via: pixabay.com

Dear, orang introvert. Lebih memilih menjadi pekerja atau buka usaha?

Dalam lingkungan kerja, orang introvert kemungkinan besar ingin pekerjaan yang bukan tim. Lalu, suasananya kalem. Lalu, tidak banyak berinteraksi dengan manusia. Kalau soal usaha, saya sudah membahasnya dalam 25 Ide Bisnis atau Peluang Usaha untuk Orang Introvert, Pemalu & Pendiam.

Seringkali orang introvert, termasuk saya, minder duluan. Lebih-lebih di dunia yang seperti memandang sebelah mata orang introvert. Hanya karena tidak banyak bicara, jadi dianggap tidak punya masa depan cerah. Hanya karena suka menyendiri, jadi dianggap tidak layak memimpin.

Padahal tokoh-tokoh dunia seperti  Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook), Marissa Mayer (Yahoo!), dll, merupakan introvert sejati.

Dengan kata lain, orang introvert pun bisa bersinar, bahkan lebih benderang. Bahkan introvert memiliki 13 Kelebihan atau Kekuatan Tersembunyi yang bisa dimanfaatkan.

Namun tak perlu menjadikan kepribadian introvert sebagai alibi untuk tidak bersosialisasi, tidak menjalin relasi, tidak mengembangkan karier, dsb.

Nah, berikut ini 6 kebiasaan baik introvert teladan yang bisa kita ikuti:

2. The power of persiapan

Meski introvert tidak suka tampil di depan publik, melakukan sesi wawancara, bertemu calon mertua, mengobrol dengan orang asing, dll, namun bukan berarti kita harus menghindari momen itu selamanya. Sebab kita hidup di planet luas bersama manusia lain. Pertemuan dan interaksi itu tidak terhindarkan. Banyak introvert yang menjadi pembicara, pimpinan, guru, pengisi materi seminar, dsb.

Baca Juga :  7 Ciri Utama Seorang Introvert Echoist, Apakah Kamu Salah-Satunya?

Namun kita bisa melakukan praktik-praktik yang meregangkan ketegangan. Silakan tarik napas dalam-dalam, lakukan peregangan, persiapkan diri ketika hendak mengajar, persiapkan diri ketika hendak rapat, persiapkan diri ketika hendak bertemu keluarga partner, dsb. Jika tidak dadakan, dan masih memiliki waktu persiapan, kita masih beruntung.

Image via: glamour.com
SHARE

2 COMMENTS

Comments are closed.