6 Kemungkinan Alasan Kenapa Seseorang Bisa Membenci Dirinya Sendiri

0
SHARE
membenci diri sendiri, alasan membenci diri sendiri, penyebab membenci diri sendiri, sindrom membenci diri sendiri, kata2 membenci diri sendiri, quotes membenci diri sendiri
Image via: pxhere.com

Di tengah jargon ‘mencintai diri sendiri’, terselip perasaan ‘membenci diri sendiri’ pada seseorang.

Ketidaksukaan terhadap diri sendiri bisa jadi fenomena yang normal untuk waktu-waktu tertentu. Ada beberapa aspek dalam diri sendiri yang tidak disukai atau menimbulkan rasa malu.

Hampir setiap orang sempat merasakan kecewa karena kegalalan, sempat merasakan malu karena penolakan, sempat merasakan penyesalan karena kata-kata yang diungkapkan atau yang tidak diungkapkan, sempat merasakan penyesalan karena tindakan yang dilakukan atau yang tidak dilakukan, dsb.

Salah-satu cara terpenting untuk mengatasi perasaan ‘benci diri sendiri’, yaitu dengan menyadari dan mengetahui penyebab atau pencetusnya.

Berikut ini kemungkinan alasan kenapa seseorang bisa merasa benci terhadap dirinya sendiri:

1Membandingkan Diri Sendiri

Image via: psychologytoday.com

Sadar atau tidak, kamu sering terjebak untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Entah itu di rumah, sekolah, tempat kerja, dunia maya, bahkan ketika ngaca. Terbesit yang tidak-tidak dalam hati.

Awalnya mungkin sederhana. Kamu bergumam, ‘Ah, penampilan/kekayaan/pasangan/kehidupan saya memang tidak seperti Si X’. Kalau sudah parah, lama-lama ungkapannya bisa berubah jadi, ‘Ah, saya memang burik/tidak becus/tidak ada yang sayang’.

2Trauma

Image via: dvm360.com

Masa lalu yang kelam bisa memengaruhi cara pandang di masa sekarang. Misalnya anak broken home yang terus-terusan menerima perlakuan kurang baik dari orang tua bisa saja jadi berpikir, ‘orang tua sendiri tidak begitu peduli, ah saya memang tidak layak dicintai oleh siapa pun’. Kata-kata ini bisa mengakar sampai dewasa.

3Merasa Tidak Memenuhi Standar

Image via: alcoholrecoveryhelpline.com

Beberapa orang membuat kriteria tersendiri tentang hidup yang sempurna. Ada yang menilai kalau hidup ideal itu baru didapatkan kalau bisa menggapai mimpi, kalau bisa punya penampilan menarik, kalau bisa menduduki jabatan bagus, kalau bisa punya teman banyak, dst. Jika tidak sesuai dengan keinginan, ujung-ujungnya malah membenci diri sendiri.

Baca Juga :  Kata-kata, Akronim dan Singkatan Gaul Populer di Dunia Maya + Contoh (Bagian 6)

4Ekspektasi Terlalu Tinggi

Image via: officeanywhere.co

Di satu sisi, ekspektasi bisa menjadi motivasi. Namun di sisi lain, ekspektasi atau harapan yang diyakini akan tercapai ini bisa jadi bumerang. Apalagi kalau ekspektasinya ketinggian.

Misalnya setelah menjadi Youtuber, kamu berharap kalau pendapatanmu akan sangat besar. Sehingga kamu bisa membeli kamera canggih, jalan-jalan ke luar negeri, dan membelikan rumah untuk orang tua. Padahal mungkin saja ada beberapa hal yang menghambat kamu untuk menggapai pendapatan besar dari Youtube.

Begitu tidak tercapai, kamu akan sangat kecewa. Kamu mungkin langsung mengerahkan kritik tajam terhadap diri sendiri. Perasaan membenci diri sendiri pun bisa terjadi.

5Fokus Pada Kesalahan Diri Sendiri

Image via: stocksnap.io

Kadang kamu begitu larut pada 1 kegagalanĀ  dan melupakan banyak keberhasilan kecil yang lupa dirayakan.

Ketika mengalami kekalahan, kamu langsung menuding diri sendiri sebagai sosok yang payah, selalu salah, pecundang, dan pantasnya jadi bahan tertawaan. Di momen seperti ini, kamu sering lupa untuk mengapresiasi perjuangan diri sendiri sejauh ini.

6Ingin Menyenangkan Semua Orang

Image via: videohive.net

Padahal kamu sudah tahu, kalau membuat semua orang puas atau bahagia itu mustahil. Namun tetap saja kamu memaksakan diri agar selalu menjaga senyum mereka. Ketika gagal, kamu justru membenci diri sendiri karena sudah menjadi biang rasa kecewa. Jika terus larut, bukan tidak mungkin kamu akan merasa tidak punya manfaat dan tidak bernilai.

Mengubah ‘saya benci diri sendiri’ jadi ‘tidak apa-apa, saya maafkan diri sendiri dan nanti akan jadi lebih baik lagi’ memang tidak mudah. Namun ketika bisa dilakukan, maka efeknya tentu akan sepadan.

Jika merasa sangat kesulitan bahkan tidak mampu menghilangkan kebencian pada diri sendiri, sebaiknya meraih pertolongan profesional, ya. 6 Kemungkinan Alasan Kenapa Seseorang Bisa Membenci Dirinya Sendiri. #RD

Baca Juga :  15 Tanda Kalau Siswa Menaruh Minat dan Antusias Pada Pelajaran Kita
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + thirteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.