7 Tanda Kalau Kita Terlihat Kuat Dari Luar Tapi Rapuh Dari Dalam

6
SHARE

pura pura strong, fake smile, senyum palsu, pura pura bahagia, kuat dari luar tapi rapuh dari dalam

By: Cold-ReMo on DevianArt

“Saya bisa mengatasinya sendiri”, “Saya berani, kok!”, “Saya ini ‘kan strong?”, dsb.

Kalimat-kalimat demikian terdengar begitu tegar dan “jantan”. Namun hal tersebut tak menjamin kukuhnya jiwa. Siapa tahu dia itu hanya pura-pura?

Pura-pura kuat kerap dipilih karena ego kita yang cukup tinggi. Hal ini biasanya terjadi pada kaum laki-laki. Padahal menurut hasil studinya Universitas Rutgers, ternyata laki-laki yang terbiasa “berlagak kuat” memiliki ancaman cukup serius.

Studi tersebut diterbitkan dalam jurnal Kesehatan Psikologi. Intinya, peneliti menyimpulkan kalau lelaki yang pura-pura tangguh cenderung jarang mengunjungi dokter. Sekalinya datang, mereka lebih memilih dokter pria. Yang perempuan dianggap kurang kompeten. Mereka juga biasanya tak akan terlalu menyampaikan gejala penyakitnya secara rinci.

Kecenderungan itu kemudian dikaitkan dengan fenomena “laki-laki meninggal, rata-rata 5 tahun lebih cepat dari perempuan”. Betapa tidak, mereka menunda-nunda proses pemeriksaan medis. Mereka juga enggan menyebutkan gejala atau keluhannya secara detail.

Eh, jadi postingan ini hanya berlaku untuk kaum adam?

Enggak juga. Banyak kok perempuan yang berpura-pura tangguh, namun ternyata dari segi mentalnya cukup rapuh. Nah, saya cukup tertarik akan pembahasan Amy Morin, seorang psikoterapis. Ada ciri-ciri kalau kita ini sebenarnya kuat dari luar, namun rapuh dari dalam. Apa saja?

Jom!

1Hobi Memakai Topeng

“Saya baik-baik aja, masalah ini masih bisa diatasi”

Orang yang “berakting” tangguh menggunakan aneka topeng untuk menyembunyikan kerapuhannya. Salah-satunya dengan perkataan seperti di atas. Namun di balik kata-kata itu ternyata jiwanya sendiri ragu-ragu. Cara lain yakni senyum palsu. Padahal, senyum palsu itu masih “saudaraan” sama tangisan, bukan?

Hal ini sebenarnya bisa menjadi siksaan batin. Padahal kuat bukan berarti tak mengaku lemah. Sikap kuat justeru bisa dibangun dengan mengetahui kelemahan, lalu berusaha mencari jalan untuk menghadapinya.

Baca Juga :  5 Syarat Utama Ketika Wanita Menyatakan Cinta Pada Pria

Baca Juga: 12 Rahasia Orang yang Kuat Dari Luar Tapi Sebenarnya Rapuh Dari Dalam

2Anti Kegagalan

Seperfeksionis apapun seseorang, bukan berarti ia selalu sempurna. Sehingga ia memilih untuk fokus pada skill yang sudah dikuasai. Enggan rasanya untuk mencoba hal baru, lantaran mereka benci kalau nantinya gagal atau mengecewakan.

Kalau orang tersebut kuat luar-dalam, tentu kegagalan tidak mesti jadi sesuatu yang ditakuti. Kegagalan justeru menjadi bahan pembelajaran. Mereka juga begitu terbuka akan hal-hal baru yang belum diketahui atau dikuasai.

3Melihat Nilai Diri dari “Kacamata” Orang Lain

Kita begitu peduli pendapat atau apa kata orang. Kalau menangis, takut dikira lembek. Kalau curhat atau minta tolong, takut dikira tak berdaya. Karena itu mereka memoles penampilan se-strong mungkin.

Padahal orang yang mentalnya kuat tak berpikir demikian. Opini orang lain tidak jadi patokan. Mereka malah bersedia bertanya atau minta saran, sebab keinginan untuk lebih baik begitu kuat.

4Kita Menahan-nahan Emosi

Via: favim.com

Figur yang menutupi sisi lemahnya memang pandai menyembunyikan emosi, kecuali kalau marah-marah. Mereka cukup nyaman mengekspresikannya. Sedangkan emosi yang senantiasa ditutupi yaitu berupa ketakutan, kesedihan, kecemasan, atau juga kegembiraan.

Sosok yang mentalnya tangguh malah sudi mengakui gejolak emosinya.

Entah ketika mereka was was, berduka, takut, dsb. Mereka tidak mengabaikan emosi tersebut, melainkan memonitornya. Ada kesadaran bahwa emosi itu bisa memberi dampak terhadap pikiran dan tingkah laku seseorang.

5Pura-pura Tidak Sakit

Akting sebagai manusia kuat saja sudah sakit. Apalagi mereka memang sangat menjaga harga diri. Perasaan sakit pun tak diungkit-ungkit. Pura-pura tak terasa.

Mereka memperlakukan diri sebagai robot, yang seolah-olah tubuh dan perasaannya begitu kebal. Dengan demikian, orang lain akan memandang betapa jantannya mereka.

Baca Juga :  17 Sikap atau Karakter Menyebalkan Dari Seorang Perempuan yang Bisa Jadi Membuatnya Super Kuat Secara Mental

Kontras dengan orang yang memiliki mental kuat. Mereka bisa mentoleransi rasa sakit. Itu pun tak dimaksudkan untuk membuat orang lain terkesan. Tapi kalau sudah keterlaluan, mereka juga tak segan-segan melepas sumber derita itu. Dari rasa sakit, mereka belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

6Merasa Bisa Melakukan Segalanya

Percaya diri memang bagus. Namun kebiasaan mereka untuk pura-pura kuat semakin membuat rasa percaya diri itu tumbuh tanpa kendali. Akibatnya mereka akan terlalu meninggikan skill dirinya sendiri, dan menjatuhkan kemampuan orang lain.

Berbeda dengan mereka yang asli bermental baja. Mereka sadar kalau ada beberapa hal yang tidak dikuasai. Karenanya, mereka memilih untuk mempersiapkan diri ketimbang terlalu mengandalkan skill yang jelas-jelas tak sempurna.

7Mencoba Mengendalikan Orang Lain

Yang pura-pura kuat cenderung memiliki keinginan untuk menguasai orang lain. Mereka ingin mengontrolnya. Mereka ingin menuntutkan segala permintaannya. Untuk itu, sebisa mungkin mereka tak menunjukkan sisi tak berdayanya.

Sedangkan orang bermental tangguh memilih untuk menguasai diri sendiri. Ada usaha untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan sikap agar lebih produktif atau bermanfaat. Mereka tak terlalu tertarik untuk berkuasa dan mengatur-atur orang lain.

~

Ada yang tersinggung?

Hehe… saya juga. 😀

Well, tanpa terasa kita semua bisa mengalami satu atau beberapa tanda di atas. Namun semakin direnungi, ternyata lapisan luar yang kuat bukan jaminan isi yang lebih kuat juga. Ibarat gelembung. Sekali disentuh, langsunglah rapuh.

Tak mudah juga bagi seorang manusia biasa untuk tangguh luar-dalam. Diri sendiri sangat berperan dalam membangun dan melatih kekuatan tersebut. Namun yang jelas, semakin mantap mental kita, maka keinginan untuk pura-pura kuat akan semakin lemah. 7 Tanda Kalau Kita Terlihat Kuat Dari Luar Tapi Rapuh Dari Dalam. #RD

Baca Juga :  5 Alasan Kenapa Kita Tidak Mesti Takut akan Ketakutan
SHARE

6 COMMENTS

  1. lama nggak blogwalking..
    lama nggak mampir ke sini..
    websitenya sista rosediana makin keren nih.. yaa tampilannya, yaa artikelnya juga..
    *serius
    anyway, setidaknya ada 2 atau 3 dari 7 tanda ini yang menurut saya ada pada diri saya, dan itu bisa membuktikan bahwa terkadang saya pun cukup rapuh..
    hehe..

    • Dulu daku mampir, Brother. Tapi karena belum update, malah enggak ninggalin jejak. Hehe…
      Wah… terima kasih. Senang dapat apresiasi dari Brother. *serius ^_^

      Hmm… percayalah, sebelum mempublish, daku juga sudah tanya sama diri sendiri. Beberapa poin memang cocok. Huhu…
      Memang mesti terus belajar untuk tangguh luar-dalam, ya.

  2. wah trimakasih kak tulisannya menginspirasi dan bisa buat bahan introspeksi diri. Pas banget sm kondisi daku yg sekarang lg rapuh setelah baca tulisan kakak bisa mulai berkaca dan berbenah diri (duh curcol kan #plakk )

    • Terima kasih juga sudah membaca ya, Kakak. ^_^
      Senang sekali bisa memberi perubahan, yang lebih baik, tentunya. Dan ndak apa2, kok. Curcol belum dilarang. 😀

Comments are closed.