70 Fakta Menarik Tentang Raden Adjeng atau RA Kartini

0
SHARE
gambar ra kartini dalam uang, uang keluaran tahun 1952, uang 5 IDR, uang 5 rupiah, uang zaman dahulu, uang tempo lalu, uang jadul
Via: Wikipedia

51. Lewat suratnya, Ibu Kartini mengatakan kalau kesempatan studi di Betawi pun batal lantaran ia akan menikah.

52. Pada tahun 1952, wajah Ibu Kartini tercetak dalam uang kertas IDR 5.

53. Pada 2 Mei 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Kepres RI yang berisi penetapan Ibu RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan menjadikan tanggal lahirnya sebagai hari besar (Hari Kartini).

54. W.R. Soepratman tak hanya menciptakan lagu “Indonesia Raya”, melainkan juga “Ibu Kita Kartini”.

55. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Utrecht (Belanda) dengan sebutan “Jalan R.A. Kartini” atau “Kartinistraat”.

56. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Venlo(Belanda Selatan) berdekatan dengan tokoh perempuan dunia seperti Anne Frank dan Mathilde Wibaut.

57. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Bijlmer (Amsterdam Zuidoost) dengan sebutan “Jalan Raden Adjeng Kartini”, berdekatan dengan nama perempuan hebat lain seperti Nilda Pinto, Rosa Luxemburg, dan Isabela Richaards.

58. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Haarlem(Belanda), berdekatan dengan tokoh penting lain dari Indonesia seperti Mohammed Hatta, Sutan Sjahrir, dan Chris Soumokil.

59. Namanya dijadikan sebagai nama majalah asuhan Lukman Umar dan dirilis perdana pada tahun 1973.

60. Namanya dijadikan sebagai nama pantai yang terletak di Desa Bulu, Kec/ Kab. Jepara, sekitar 2,5 km dari pendopo kabupaten ke arah baratnya.

jalan dengan nama ra kartini, ra kartini dan belanda, ra kartini di belanda, nama jalan ra kartini
Via: m.galamedianews.com

61. Namanya dijadikan sebagai nama universitas di Surabaya yang didirikan pada tahun 1986.

62. Namanya dijadikan sebagai nama museum di Kota Jepara, tepatnya di jalan Alun-alun Nomor 1.

63. Namanya dijadikan sebagai nama ajang award atau penghargaan pada tahun 1995. Pelaksanaannya dibuat sebagai wujud apresiasi terhadap tokoh kaum perempuan yang inspiratif.

Baca Juga :  6 Tahap yang Dilalui Ketika Ingin Mengubah Sikap, Perilaku, dan Kebiasaan

64. Terjadi kontroversi. Sebagian pihak menduga kalau J.H. Abendanon mengotak-atik isi surat Kartini, sehingga kebenarannya masih diragukan.

65. Terjadi kontroversi. Mayoritas dari surat-surat asli Kartini tidak diketahui ada di mana.

66. Terjadi kontroversi. Penetapan 21 April sebagai hari Kartini menimbulkan pro dan kontra.

67. Pihak yang tak setuju merasa kalau pemerintah sudah pilih kasih, sebab masih banyak pahlawan perempuan lain yang juga berjuang keras, namun tidak terlalu terekspos. Misalnya Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, dsb.

68. Pihak yang tak setuju juga menilai kalau Kartini lebih fokus pada perempuan di tanah Jawa, khususnya Jepara dan Rembang, bukan nasional.

69. Banyak juga (dari kalangan feminis) yang menyayangkan kepasrahan Kartini ketika dimadu, sebab hal tersebut justeru dinilai bertentangan dengan cita-citanya terkait emansipasi wanita.

70. RA Kartini dipandang sebagai sosok yang rendah hati, terbukti dengan keinginan untuk dipanggil “Kartini” saja, ketimbangan membubuhkan gelar Raden Adjeng yang menunjukkan status ningratnya. Padahal menurut beliau keningratan hanya ada 2 macam; keningratan pikiran dan budi.

~

Demikian kumpulan data atau informasi mengenai Ibu RA Kartini. Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada yang tidak berkenan. Bro-Sist bisa mengoreksinya, ya.

Akhirnya, nama RA Kartini sudah terpahat sendiri di sanubari negeri ini. Beliau memberi bukti kecil tentang powerful-nya kata-kata dan pemikiran seseorang. Bonus popularitas dan pengaruhnya semakin membuat jasa-jasanya tersebar luas. Ide, gagasan, dan mimpi-mimpinya merasuk menjadi kesadaran akan mulianya kaum perempuan. 70 Fakta Menarik Tentang Raden Adjeng atau RA Kartini. #RD

1
2
3
4
SHARE