8 Obat Sakit Hati dan Kecewa yang Lebih Elegan selain Balas Dendam

0
SHARE
balas dendam sakit hati, balas dendam yang terbaik, balas dendam terbaik, obat sakit hati dan kecewa
Image via: Tourbar.com

Apa yang lebih perkasa selain hati hancur yang masih bisa bekerja?

Jangan macam-macam sama orang yang hatinya sudah luluh-lantak, tetapi bibirnya masih tersenyum dan aksinya tetap memberontak. Orang itu sangat kuat. Kalau sudah bangkit, dia bisa membuat siapa pun yang sudah menyakitinya jadi menyesal. Kamukah orang yang dimaksud?

~

Hati bisa retak dan remuk berkeping-keping karena berbagai faktor. Mungkin hal itu terjadi ketika kamu dikhianati, dilupakan, dihina, diinjak-injak, dan sebagainya.

Semua orang bisa melakukannya padamu. Ironisnya, orang-orang yang paling kamu cintailah yang justru memberi efek lebih pedih. Mereka bisa jadi keluargamu sendiri, sahabat dekatmu, atau mungkin (mantan) pasanganmu.

Intinya pengalaman pahit selalu meninggalkan rasa sakit, kecewa, sebal, jemu, dan kosa-kata lain yang menggambarkan kegetiran. Bahkan mungkin, saking sakitnya, kamu enggak menemukan kata-kata untuk mengungkapkannya.

Saking sakitnya juga, sebagian dari kamu menganggap kalau luka hatimu bersifat permanen. Waktu hanya bisa meredakannya. Tetapi tidak ada yang benar-benar bisa menyembuhkannya.

Sebagian lain justru memandang positif. Kamu merasa bisa membuat keadaan hati jadi baikan, bahkan pulih total. Tetapi caranya bukan dengan balas dendam. Ada beberapa obat sakit hati dan kecewa yang lebih elegan:

#1. Menulis atau berkarya

menulis, lelaki menulis, lelaki menangis, lelaki menyendiri
Image via: shutterstock.com

Menulis menjadi media, di mana kamu bisa bebas mencurahkan emosi, pikiran, dan perasaan. Kamu bahkan bisa mempersetankan dulu kata-katanya, nyambung-tidaknya, kasar-halusnya, pokoknya tanpa sensor. Ungkapkan apa yang selama ini ingin kamu katakan, tetapi selalu menumpuk dan membusuk di dalam.

Sensasi leganya mirip seperti tangisan. Bahkan kamu bisa menulis sambil membebaskan air mata yang terpenjara. Persetan, ekspresikan saja. Awalnya memang akan membuatmu terguncang dan tersedu-sedan, tetapi setelah itu, suasana hatimu akan baikan. Kamu akan belajar untuk memulihkan dirimu sendiri.

Baca Juga :  11 Ilustrasi dan Quotes yang Menghangatkan Hati (1)

Malah siapa tahu, tulisanmu menjadi karya yang bisa menginspirasi orang lain. Selain tulisan, kamu bisa mencurahkannya pada karya lain. Mungkin lagu, lukisan, animasi, dll. Benarlah orang bilang, ‘sakitilah penulis atau seniman, niscaya mereka akan melahirkan karya besar’.

#2. Traveling/jalan-jalan

traveling sendiri, traveling sendiri ke jogja, traveling ke bali, traveling solo
Image via: blog.goway.com

Syukur-syukur kalau bujet memadai. Kamu bisa menentukan perjalanan kapan pun dan ke mana pun. Kalau tidak, kamu bisa jalan-jalan ala backpacker dengan dana minim. Bisa kamu rasakan sendiri, bagaimana sensasinya untuk ‘kabur sebentar’ dari tempat-tempat yang meninggalkan momen menyakitkan untukmu.

Kadang, diam-diam, kamu justru ingin pergi ke tempat di mana orang-orangnya tidak tahu namamu dan sepenggal ceritamu. Apalagi kalau kamu melakukan solo traveling. Kamu bisa bebas menentukan hendak tinggal di mana, makan apa saja, kenalan dengan siapa saja, dan bagaimana pikiranmu jadi lebih terbuka.

#3. Membaca

lelaki membaca, lelaki suka membaca, lelaki yang suka membaca, lelaki membaca buku
Via: mnn.com

Selain berkelana, membaca juga bisa menjadi cara untuk ‘melarikan diri sejenak’ dari kenyataan. Kamu membiarkan dirimu tersesat jauh ke dalam buku. Kamu memberikan kesempatan pada hati dan otakmu untuk rehat, dari apa pun rasa sakit yang sedang kamu berita.

Kalau bukunya fiksi, kamu bahkan serasa terserap ke dunia lain. Sampai-sampai karakter dalam buku pun seperti teman-teman imajiner bagimu.

#4. Hidupkan proyek atau rencana-rencana yang sempat tertunda

entrepreneur perempuan, entrepreneur perempuan indonesia, pengusaha perempuan, wanita dan karier
Image via: yfsmagazine.com

Dulu kamu sedang terlena oleh dunia manismu, sampai kamu menelantarkan beberapa mimpimu. Kini adalah saat yang tepat agar kamu kembali dan menyibukkan diri. Mungkin kamu sempat punya rencana untuk mendirikan usaha warung kopi, menjadi reseller sebuah produk, menjadi travel vlogger, membuat perpustakaan keliling, mengikuti program bodybuilding, atau apa?

Coba bangkitkan lagi mimpi-mimpi itu. Eksplor dan gali terus hal-hal baru. Barangkali di sanalah kamu akan mampu menempa dirimu agar lebih baik, lebih utuh, lebih mandiri, dan lebih kuat.

Baca Juga :  12 Cara Agar Orang yang Terlalu Baik Terhindar dari Rasa Sakit

#5. Syukuri hubungan lain yang masih baik

sahabat, sahabat sejati, sahabat dekat, hubungan sahabat,
Image via: shutterstock.com

Ketika hatimu sakit karena sahabatmu, kamu masih bisa mensyukuri kisah cintamu. Ketika hatimu sakit karena pasanganmu, kamu masih bisa mensyukuri dukungan keluargamu. Ketika hatimu sakit karena keluargamu, kamu masih bisa mensyukuri kokohnya persahabatanmu. Ketika hatimu sakit karena adik dan kakakmu, kamu masih bisa mensyukuri kehangatan dengan orang tuamu. Dan seterusnya.

Kalau sudah sadar kalau hubungan apa pun bersifat penting dan mesti dijaga, mungkin kamu akan segera mengirim chat, menelpon, video call, atau mengunjungi langsung.

#6. Menjaga kesehatan dan kewarasan

sehat, sehat rohani, sehat mental, santai, rileks, waras
Image via: verywellmind.com

Tidak, jangan sampai kamu mulai merawat diri, olahraga, atau menjalani pola hidup sehat karena ingin balas dendam. Jangan sampai motivasimu karena ingin membuat orang lain cemburu, kagum, atau menyesal. Lakukan saja untuk dirimu sendiri.

Selain sehat fisik, pastikan mentalmu juga waras. Jangan sampai patah hati menyeretmu pada perilaku mengabaikan diri sendiri. Sehingga kamu tidak peduli dengan jadwal tidurmu, pola makanmu, bahkan mungkin terperangkap pada alkohol, sehingga kamu jadi stres dan depresi sendiri.

#7. Apresiasi cinta dari diri sendiri dan orang lain

tetap tersenyum, apresiasi cinta, terhibur, bersyukur, lelaki dan kucing tersenyum
Image via: lovemeow.com

Hanya karena kamu menyatakan cinta dan cintamu itu ditolak, bukan berarti kamu tidak layak merasakan cinta sama-sekali. Lagipula, orang yang menolakmu bukan satu-satunya manusia yang tersisa. Dia tidak bisa menjadi hakim penentu utama.

Di momen-momen sakit dan tertolak itu, kamu mungkin akan berurai air mata. Kepalamu tertekuk sedih. Semangatmu juga seperti tersedot letih. Biarkan dulu untuk sementara waktu. Tidak perlu pura-pura semuanya baik-baik saja.

Tetapi jangan biarkan pikiran negatif bersarang dan berkembang. Yakinlah pada perkataan hatimu bahwa, ‘semua ini ada hikmahnya’ atau ‘Tuhan pasti menyiapkan rencana yang lebih baik’.

Baca Juga :  6 Alasan Kenapa “Sadar Mood” itu Bisa Mendatangkan Kebaikan

Kemudian ketika keluarga berusaha menghiburmu, ikuti saja. Ketika temanmu mengajak ke luar, mentraktir makan/ngopi, ikuti saja. Ketika kucingmu bertingkah lucu, apresiasi saja dengan ikut tertawa. Biarkan momen itu menjadi pengingat, bahwa masih ada sosok yang meraihmu, menghiburmu, dan tetap ada untukmu.

#8. Perbaiki hubungan dengan Tuhan YME

memperbaiki hubungan dengan Allah, memperbaiki hubungan dengan tuhan, mendekati Allah, semakin dekat dengan tuhan
Image via: aboutislam.net

Sakit hati dan kecewa adalah momen paling nyelekit dalam hidup. Tetapi tidak perlu diperparah dengan membenci diri sendiri, menyalahkan keadaan, bahkan mengecam Tuhan.

Justru di saat semuanya terasa begitu gelap, di saat kamu merasa sangat di bawah, hanya Dialah andalanmu. Kamu bisa jadi lemah tak berdaya, tetapi dia selalu Maha Kuat dan Kuasa.

Ketika sakit hati dan kecewa mencekikmu erat, peganganmu padaNya juga harus tambah erat.

~

Balas dendam terbaik kadang dengan tidak kepikiran untuk balas dendam, abaikan yang sudah-sudah. Fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bahagia.

Hatimu sudah luluh-lantak. Tetapi kamu masih utuh. Kamu juga masih berhubungan dekat denganNya.

Meski perlahan, namun kamu akan bangkit. Bahkan jauh lebih baik. Semoga! 8 Obat Sakit Hati dan Kecewa yang Lebih Elegan selain Balas Dendam. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.