Alasan Mengapa Mengingat Mati adalah Motivasi Terbaik Hidup Ini

0
SHARE
motivasi kematian, kata pengingat kematian, quotes kematian islam, kata kata kematian, kata bijak kematian, kata2 hikmah tentang kematian
Image via: breakupwallpapers.com

“This place is a dream. Only a sleeper considers it real. Then death comes like dawn. And you wake up laughing at what you thought was your grief”. – Rumi (Inner Wakefulness)

“Tempat ini adalah sebuah mimpi. Hanya orang tidur yang menganggapnya nyata. Lalu kematian datang laksana fajar. Dan kamu bangun (dalam keadaan) tertawa pada apa yang kamu kira sebagai kesedihanmu”.

~

Beberapa hari yang lalu, pagi-pagi, seseorang yang saleh di kampung saya meninggal. Selang beberapa jam, bayi yang belum genap sebulan juga meninggal.

Bisa dibayangkan, kami sekampung tertegun. Kematian memang kuasa. Ia bisa datang kapan saja dan pada siapa saja.

Saya pribadi, mungkin orang lain juga, jadi ingat diri sendiri. Tubuh ini masih hangat. Napas ini masih berembus. Jantung juga masih berpacu. Tapi, entah sampai kapan. Yang jelas, pasti tidak akan lama lagi.

Nah, memang berapa lama sih kita hidup di dunia ini? Kadang ketika tahun baru datang, mayoritas dari kita pasti menyeru, ‘ya ampun! Enggak terasa sudah tahun baru lagi!’. Begitu terus, sampai kita menua. Sampai menipis jatah usia kita.

Di rumah duka, saya menunduk. Pikiran saya suka berkecamuk. Terbayang bagaimana kalau menjadi keluarga yang ditinggalkan; atau bagaimana kalau saya sendiri yang meninggalkan keluarga.

Tetapi disamping aura kelabu – yang mau tidak mau – hadir, ada energi besar yang selalu menguar.

Energi ini menampar sekaligus membangunkan jiwa yang selama ini terlena. Energi ini memiliki dampak yang lebih hebat dari kata-kata para motivator, lebih menggugah dari ceramah-ceramah ustaz-ustazah, dan lebih menusuk dari quotes yang selalu berseliweran di media sosial.

Ya … mengingat mati dan menyadari dekatnya kematian selalu sukses menasehati dalam suasana sepi.

Baca Juga :  Cerita Lucu & Inspiratif; Yang Hilang, Yang Kugenggam

Sampai kapan kita akan bertahan?

kata pengingat kematian, kata kata kematian menyentuh hati, kata kata perpisahan kematian, kata kata kematian cinta, quote ditinggal meninggal, kata kata perpisahan meninggal dunia
Image via: hdwallpapershdwallpapers.blogspot.com

Kalau kita tahu sisa durasi hidup atau tanggal dan waktu kematian sendiri, pasti mengerikan juga, ya. Mirip seperti narapidana yang sudah divonis mati pada tanggal tertentu. Hidupnya juga pasti gusar, tidak tenang.

Namun banyak sekali hal yang mengalihkan kita dari kepastian akan kematian. Internet, media sosial, manusia, materi, makanan, blog, vlog, kanal Youtube, topik-topik yang sedang ngetren, dll, semuanya sukses mencuri perhatian. Bikin kita betah di dunia. Bikin kita enggak ingat kehidupan selanjutnya. Mending kalau semua itu memberi makna; kalau tidak?

Padahal hidup boleh saja melaju. Zaman terus saja maju. Tetapi semua itu justru semakin menegaskan fakta, kalau waktu kita tidak akan lama.

Entahlah berapa banyak sisa tahun baru yang akan saya lalui?

Berapa momen Ramadan lagi yang akan saya jalani?

Berapa sisa sunrise dan sunset yang bisa saya saksikan?

Apakah akan keburu ke Mekah, ke Dubai, ke Eropa, atau keliling Indonesia?

Berapa lama lagi kebersamaan saya dengan keluarga, sahabat, pasangan, tetangga, termasuk kucing-kucing?

Tentu saja pertanyaan ini hanya akan menghasilkan keheningan. Lagi-lagi, kita yang hidup, tapi kita pernah tahu kapan akhir hidup.

Namun kesadaran ini mestinya membuat kita semakin bersyukur sekaligus waspada. Seharusnya setiap hari kita meningkatkan rasa syukur dan berterima kasih pada Tuhan YME, karena masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, dengan sesama makhluk, juga dengan-Nya – Dzat yang patut menjadi puncak rindu dan semoga pada akhirnya bisa bertemu.

Kesadaran ini mestinya memotivasi kita untuk terus berjaga-jaga. Sebelum bepergian, misalnya, pastikan untuk pamitan dan meninggalkan kesan baik bagi semua. Siapa tahu itu pamitan terakhir di alam dunia.

Baca Juga :  15 Quotes Bahasa Inggris Tentang Rasa Bersalah dan Artinya

Kesadaran ini mestinya memotivasi kita untuk menyicil urusan-urusan hidup yang masih terbengkalai. Contohnya utang dalam bentuk apa pun. Mungkin kita pernah meminjam uang, mengobral janji, atau mengutarakan nazar. Sebaiknya tidak ditunda-tunda.

Kesadaran ini mestinya memotivasi kita untuk berusaha menjadi orang baik. Apalagi, sebetulnya, butuh biaya Rp0,00 untuk menjadi orang ramah, jujur, penyayang, penuh hormat, dll. Kita memang manusia yang penuh khilaf dan lupa, tapi kesadaran ini sebisa mungkin meminimalisir keburukan-keburukan kemanusiaan kita.

Kesadaran ini mestinya memotivasi kita untuk tahu diri, dari mana berasal dan pada siapa akan kembali. Sehingga luruhlah itu ego tinggi atau arogansi.

Kesadaran ini mestinya memotivasi kita… Alasan Mengapa Mengingat Mati adalah Motivasi Hidup Terbaik. #RD

SHARE