Bukber Keluarga Enaknya di Rumah Apa di Luar?

0
SHARE
bukber, bukber keluarga, bukber keluarga di rumah, tempat bukber keluarga, bukber keluarga di rumah apa di luar
Image via: blog.pickaboo.com

Bukber menjadi salah-satu kata yang paling banyak dibahas di bulan puasa.

Malah bagi sebagian orang, bukber itu bisa berjilid-jilid. Jilid pertama bukber sama teman SD, jilid kedua bukber sama teman komunitas, jilid ketiga bukber sama teman SMP, bukber keempat sama teman pengajian, dst. Tapi kalau bukber sama keluarga, sudah apa belum?

Dulu, walau pun saya introvert, saya semangat juga kalau ada rencana bukber. Sebab bukber tersebut isinya kawan-kawan yang memang sudah dikenal. Makanya antusias.

Dilema Bukber

Tetapi semakin ke sini, saya suka kepikiran Mimih. Nanti saya dan teman-teman asyik buka puasa rame-rame, beliau malah buka puasa sendiri dalam sepi. Saya kebayangnya demikian. Maka, rencana untuk bukber tidak seheboh dulu.

Hanya saja, bicara masalah bukber keluarga, saya dan anggota keluarga lain tidak mau melewatkannya.

Memang sih kami mesti diskusi, bahkan debat dulu, soal bukbernya. Misalnya soal waktunya, tempatnya, menunya, ‘tugasnya’, dst. Namun sebisa mungkin bukber keluarga itu jadi sesuai rencana. Bukan jadi wacana.

Drama bukber

menu bukber, menu bukber keluarga, keluarga bukber, bukber keluarga, bukber keluarga di rumah, tempat bukber keluarga, bukber keluarga di rumah apa di luar
Dokumentasi pribadi

Untuk tahun ini, acara bukber keluarga saya sempat tersendat. Mestinya kami bukber pada 18 Mei 2019. Namun dua keponakan saya sakit. Kemudian kakak ipar perempuan yang lain juga sedang tidak enak badan. Padahal adik saya sudah mempersiapkan ayam kampung khusus. Saya dan mimih juga sudah ancang-ancang memasak opor ayam.

Orang tua keponakan saya yang sakit sempat usul agar bukber tetap terlaksana sesuai rencana. Mereka merasa ‘enggak enak’ karena sudah menjadi penghalang acara. Namun tentu saja anggota keluarga yang lain tidak setuju. Apalah arti bukber keluarga kalau ‘personilnya’ tidak lengkap. Maka, ya sudahlah, mungkin pada tanggal tersebut memang kurang baik untuk dijadikan momen bukber keluarga. Akhirnya terpaksa acara bukber yang sudah dirancang sedemikian rupa mesti gagal total.

Baca Juga :  Ketika Seorang Guru Berbuat Salah Secara “Live”, Bagaimana?

Mendadak bukber

foto bukber, selfie bukber, keluarga bukber, bukber keluarga, bukber keluarga di rumah, tempat bukber keluarga, bukber keluarga di rumah apa di luar
Dokumentasi pribadi

Namun pada 24 Mei 2019 kemarin, orang tua keponakan saya yang sakit menginisiasi acara bukber. Di grup sempat tercium keraguan. Sampai akhirnya kami saling meyakinkan kalau bukber akan terlaksana walau tidak terencana dengan matang seperti yang sudah-sudah. Alhamdulillah … acara berjalan lancar dan hangat.

Kami memilih buka puasa bersama di rumah saja. Namun pilihan kami tampaknya begitu tepat, sebab:

  • Lebih hemat

Kami leluasa mengatur bujet yang ada. Tinggal menentukan takjil/iftar, menu utama dan hidangan lain-lain. Tidak perlu ada biaya transportasi dan reservasi tempat juga.

  • Memorable

Memang, sih, berfoto bersama keluarga di rumah sendiri itu kalah saing sama orang-orang yang  berfoto di restoran keren nan Instagrammable. Tetapi bukan itu yang kita cari. Sebab, mengumpulkan keluarga untuk bukber itu bukan misi yang mudah. Namun begitu terlaksana, momennya sangat indah.

  • Lebih leluasa

Karena tempat sendiri, keluarga jadi lebih leluasa mau makan di spot mana pun. Leluasa untuk selonjoran, bercanda, tertawa, foto-foto, dll. Waktunya juga tidak ada yang membatasi. Semaunya saja.

Selain itu, yang terpenting, semoga buka puasa bareng keluarga lebih berkah – apalagi kalau dilanjutkan dengan acara salat isya dan tarawih bersama. Bukber Keluarga Enaknya di Rumah Apa di Luar? #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.