Catatan Anak Broken Home Menanggapi Berita Perceraian Selebritis Korea

0
SHARE
catatan anak broken home, catatan hati anak broken home, cerai, cerai artis korea, perceraian artis korea, diary anak broken home
Image via: pkwalaw.com

Apa reaksimu ketika muncul berita tentang perceraian SongSong Couple dan Ahn Jae hyun-Goo Hye sun?

Sebagian orang tentu mengabaikannya dan menganggap berita perceraian selebritis itu hal biasa. Sebagian lagi, khususnya para fans, memang cukup dramatis. Pasalnya, mereka berharap pernikahan idolanya langgeng dan baik-baik saja. Namun mereka harus menelan kekecewaan menyaksikan harapan yang tidak sesuai kenyataan.

cerai, cerai artis korea, perceraian artis korea, anak broken home perceraian, cerai trending topic, trending topic twitter perceraian

Tampaknya berita perceraian mereka sangat berpengaruh. Kalau tidak, mana mungkin pembahasan tentang mereka menjadi trending topic.

Fans terbagi. Ada yang kecewa karena pasangan ideal favoritnya ‘menghancurkan’ bayangannya tentang cinta dan kesetiaan. Ada yang bertanya-tanya mengenai motif perpisahannya. Ada juga yang menghargai keputusan idolanya, sebab apa yang ditampilkan di depan kamera bisa jadi tidak sesuai dengan realita.

Bicara Tentang Perceraian

Mendengar atau membaca kata ‘cerai’ atau ‘perceraian’, membuat sebagian memori anak broken home yang orang tuanya bercerai, jadi kembali menyeruak.

Bagaimana pun, perceraian tidak hanya berpengaruh terhadap pasangan, melainkan terhadap buah hatinya juga. Bisa dibayangkan kalau pasangan seleb yang memiliki reputasi mesra itu sudah dikaruniai anak. Tentu sang anak akan kecipratan dampaknya.

Apakah Cerai adalah Satu-satunya Solusi?

perceraian, perceraian orang tua, solusi cerai, catatan anak broken home, catatan hati anak broken home, cerai, cerai artis korea, perceraian artis korea
Image via: grainews.ca

Ketika masih pacaran dan dilanda masalah berat, kadang-kadang hanya ada dua solusi yang tampak. Antara putus dan bertahan.

Pilihan putus seakan-akan memberikan gambaran bakal lebih bahagia, bakal lebih indah, bakal mendapatkan pengganti yang lebih baik, dll. Pilihan ini membuat kamu cenderung aktif untuk membuktikan semua gambaran itu.

Sementara pilihan bertahan kadang dilakukan karena berbagai pertimbangan. Takut dihantui rasa bersalah, takut penyesalan, takut mengecewakan keluarga masing-masing, takut tidak mendapat pengganti yang lebih baik, dll. Pilihan ini membuat kamu cenderung lebih pasif, sehingga hanya menerima dan menerima saja walau isi hati sudah tidak berbentuk lagi.

Baca Juga :  Sulitnya Meluluhkan Hati Anak Broken Home!

Namun fase pacaran masih terbilang ‘mudah dan tidak ribet’.

Beda lagi jika sudah berumah tangga. Mungkin memang ada momen, di mana pilihan yang paling menonjol hanya ada dua; bercerai atau bertahan.

Hanya saja, pilihan berat ketika berkeluarga itu memang lebih rumit. Bikin bingung. Sebab banyak pihak yang terlibat dan kena dampak, termasuk anak.

Oleh karena itu, sebaiknya tidak perlu terburu-buru. Pertimbangkan matang-matang.

Anak broken home tahu bagaimana perceraian atau keadaan rumah yang tidak kondusif bisa terus merongrong kedamaian hidup. Jangan sampai hal serupa dirasakan oleh anak-anak yang lainnya.

Sebelum memilih sesuatu yang ekstrem, masih ada opsi untuk menjernihkan pikiran, menenangkan batin, musyawarah, meminta saran dari orang-orang kepercayaan, dan terus memohon petunjuk dari Tuhan.

Orang bilang, ‘kalau salah-satu jari kita terluka, tidak serta-merta kita harus mengamputasinya untuk menghilangkan rasa sakit karena luka tersebut, toh masih ada alternatif pengobatan lain’.

Tetapi jika semua langkah sudah ditempuh dan aneka doa terbaik dikerahkan, namun keputusan tetap mengerucut pada pilihan tertentu, maka mungkin sudah demikianlah nasibnya.

Kita Tidak Pernah Benar-Benar Tahu

perceraian, kita tidak pernah benar-benar tahu, catatan anak broken home, catatan hati anak broken home, cerai, cerai artis korea, perceraian artis korea
Image via: singaporedivorcelawyer.com.sg

Siapa yang tahu kalau perceraian itu pasti pertanda buruk? Siapa yang tahu kalau mempertahankan rumah tangga itu pasti pertanda baik?

Setiap orang dan pasangannya punya kisah.

Kita tidak pernah benar-benar tahu. Di balik langkanya foto atau video kemesraan pasangan, ada senyum yang terus mekar. Ada penerimaan dan rasa syukur dari pasangan. Ada juga tali-temali yang terus mengikat.

Kita tidak pernah benar-benar tahu. Di balik foto atau video mesra yang diunggah ke media sosial, ada isak tangis yang terus disembunyikan. Ada argumen demi argumen yang terus memanas dan siap meledak. Ada juga hubungan tidak sehat dan toksik yang terus mencekik.

Kita tidak pernah benar-benar tahu.

Kadang ada beberapa perkara, termasuk perceraian, yang tidak sesederhana hitam dan putih. Melainkan benar-benar abu. Banyak sisi yang tidak kita tahu.

Baca Juga :  17 Serba-Serbi Cinta Di Mata Anak Broken Home

Sehingga opini atau tanggapan kita bisa jadi tidak berlaku untuk yang lain.

Mungkin saja kalau pasangan kita selingkuh, kita akan langsung meminta putus/cerai dan menutup kesempatan lain. Pasangan lain mungkin saja tidak demikian. Mereka bisa disakiti karena pasangannya selingkuh juga, tetapi mereka justeru bisa baikan dan melanjutkan hubungan.

Intinya, kita perlu saling mengingatkan, namun bukan saling merebut keputusan.

Jika dua orang sedang menghadapi pilihan yang rumit, kita tidak bisa mewakilkan mereka untuk memutuskan sesuatu dan mengklaim kalau keputusan itu adalah yang terbaik. Catatan Anak Broken Home Menanggapi Berita Perceraian Selebritis Korea. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.