Dear, aku yang dulu. Aku memaafkanmu. Tetaplah bersamaku.

0
SHARE
maafkan diri sendiri, dear aku yang dulu, memaafkan masa lalu, cara memaafkan diri sendiri, memaafkan diri sendiri quotes, memaafkan diri sendiri lebih sulit daripada memaafkan orang lain
Image via: Instagram @rosedianadiary

Dear, aku yang dulu. Aku memaafkanmu. Tetaplah bersamaku.

~

Pernahkah enggak, kamu menengok ke belakang – ke masa lalu – lalu ingin memeluk dan meminta maaf pada dirimu yang dulu-dulu?

Sebab kamu belum total mencintai dirimu sendiri, bahkan kamu cenderung membenci.

Padahal kamu yang dulu sudah melewati banyak hal.

Kamu pernah terluka karena keluargamu, kamu pernah kecewa karena pengkhianatan orang-orang yang kamu percaya, kamu pernah kesusahan materi, kamu pernah merasa diinjak-injak, kamu pernah diabaikan, kamu pernah sedih karena mudah tergantikan … pokoknya kamu pernah merasakan lara dari berbagai kejadian.

Kamu pernah menangis diam-diam, kamu pernah merasa sesak, kamu pernah memalsukan senyuman, matamu pernah sembab karena bersedu-sedan semalaman, otakmu pernah mendidih karena stres berat … pokoknya kamu pernah merasa letih untuk sekadar ada dan bernapas.

Sampai-sampai kamu pernah sakit – sakit yang awalnya bersifat emosional, berubah jadi sakit fisik.

berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan masa lalu, diri sendiri, motivasi diri sendiri, belajar mencintai diri sendiri,
Image via: dgmcounseling.com

Semua itu sangat menguras energimu. Kamu bahkan tidak perlu bergerak untuk merasa penat. Malah kalau bisikan setan sedang kuat, kamu tergoda untuk mengakhiri dirimu sendiri. Kamu tergoda untuk merusak, menyakiti, dan memusnahkan hidupmu sendiri. Sampai separah itu.

Perasaanmu sakit, fisikmu sakit, pikiranmu sakit – sampai kamu seperti hilang jati diri. Kerasukan!

Sampai kemudian, serpihan kewarasanmu memutuskan untuk tetap bertahan. Waktu pun membantu dengan meredakan aneka sakit yang kamu rasakan. Seiring dengan bulan dan matahari yang datang silih berganti, dedaunan yang lepas berjatuhan, atau musim demi musim yang bisa mengganti suasana hati … lukamu baikan.

Kamu menarik napas panjang. Betapa nikmatnya …

Kamu memanjatkan doa panjang. Betapa dekatnya Dia…

mencintai diri sendiri, akibat tidak mencintai diri sendiri, quotes sayang diri sendiri, menghargai diri sendiri
Image via: ravishly.com

Mungkin sudah saatnya kamu tidak mempersulit dirimu sendiri. Sudah saatnya kamu merangkul dirimu sendiri. Sudah saatnya kamu lebih menyayangi dirimu sendiri.

Baca Juga :  11 Tips Packing untuk Persiapan Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Sudah saatnya kamu berhenti menyalahkan dirimu sendiri. Sudah saatnya kamu memaafkan dirimu sendiri.

Sudah saatnya kamu menyadari, kalau kesendirian itu lebih baik ketimbang ditemani orang yang tidak memahami. Kamu butuh orang lain, tetapi diri kamu sendiri lebih butuh kamu. Jiwa dan raga harus tetap bersama. Otak dan hati harus tetap bersinergi.

Kamu sempat terpuruk. Tetapi semua orang tampaknya pernah berada di posisi yang sama. Hanya saja, kamu memilih untuk bangkit. Semua yang sudah kamu lalui menempamu menjadi pribadi yang tangguh.

Tak ada salahnya jika kamu mengapresiasi dan merasa bangga pada dirimu sendiri, sebab meski pun sempat di ambang frustrasi, pada akhirnya kamu sudah melangkah sejauh ini. Dear, aku yang dulu. Aku memaafkanmu. Tetaplah bersamaku. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.