Fenomena Introvert Hangover itu Nyata, Apa Kamu Pernah Mengalaminya?

4
SHARE
introvert hangover, introvert hangover adalah, arti introvert hangover, maksud introvert hangover, introvert hangover indonesia, blog orang introvert
Image via: marieclaire.co.uk

Pernah mendengar istilah ‘introvert hangover’?

Kata ‘hangover’ sendiri merujuk pada gejala yang tidak nyaman di pagi hari, sebab tadinya sudah terlalu banyak minum minuman keras.

Bedanya, hangover ala orang introvert itu bukan disebabkan oleh minuman beralkohol, melainkan karena kebanyakan bersosialisasi atau berinteraksi.

Aneh, ya? hehehe

Selamat datang di dunia orang introvert!

Saya cukup sering mengalaminya, apalagi di momen pasca lebaran seperti sekarang. Di mana kita pergi ke beberapa tempat, bertemu banyak orang, dan mendengarkan aneka bualan.

Misalnya ketika ada seseorang yang mengajak saya ke sebuah acara. Saya prediksi acara tersebut berlangsung selama 2 jam. Namun realitanya acara tersebut malah belum selesai setelah 5 jam. Di titik seperti itu, saya pasti merasakan fenomena introvert hangover.

Contoh lain, di acara yang sama, saya diberitahu akan bertemu dengan 2 orang. Namun tidak disangka, yang datang malah lebih dari selusin. Lama-lama saya juga mulai merasakan gejala introvert hangover.

Demikian juga ketika saya menghabiskan hampir dua minggu penuh untuk bepergian dan bertemu banyak orang, bahkan yang tidak dikenal. Waktu untuk bersosialisasi yang terlalu padat itu tentu menipiskan kesempatan untuk menikmati me time.

Sehingga di satu titik tertentu, saya akan mengalami introvert hangover.

Kamu pernah mengalami juga, ‘kan?

Energi kita jadi terkuras. Badan jadi lesu. Selera jadi enggak nafsu. Hati jadi sendu.. Pikiran jadi buntu. Jiwa jadi menggerutu.

Mental introvert memang tidak begitu siap untuk berlama-lama dengan orang banyak. Kita juga tidak betah untuk tenggelam dalam berbagai basa-basi.

Rasanya sangat tidak nyaman.

Waktu itu saya tidak bisa fokus, apa yang didengar tidak benar-benar diproses, apa yang dilihat tidak benar-benar diperhatikan, dan tersenyum pun hanya terpaksa saja.

Baca Juga :  10 Komik Tentang Perasaan, Pikiran, dan Keadaan Orang Introvert (Bagian 1)

Bagaimana pun, saya harus tetap memperlihatkan norma yang sesuai. Hanya karena introvert, saya tidak bisa menyuruh orang untuk diam atau menghentikan basa-basinya. Saya juga tidak bisa menepis uluran tangan untuk bersalaman. Harus tetap sopan, bukan?

Bukan tidak mungkin, kalau gejala introvert hangover-nya sudah parah, kamu malah berkeringat banyak dan ingin muntah.

Tetapi pada akhirnya, orang introvert yang mengalami hangover karena kelelahan bersosialisasi menginginkan satu hal; pulang.

Saya pun ingin segera ke luar dari tempat acara, pulang, lalu menyendiri – atau ditemani seseorang yang nyaman diajak diam.

Di saat seperti itulah, saya merasa mendapatkan istirahat yang layak. Ibarat ponsel yang habis baterai, maka perlu dicas ulang.

Tetapi jangan salah paham. Saya dan teman-teman lain yang mengalami introvert hangover bukannya membenci acara tersebut. Bukan juga kecewa pada semua orang yang ada di sana. Bukan begitu.

Kami hanya penat dan perlu mengisi ulang energi; menyendiri. Fenomena Introvert Hangover itu Nyata, Apa Kamu Pernah Mengalaminya? #RD

SHARE

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.