Rosediana Diary

Cerpen; Wujud Ibu “Ada malaikat yang menanggalkan sayap. Memang, ia tak lagi mengepakkan kesempurnaan. Namun ia selalu seperti pagi; yang […]

Cerpen; Pada Ibu dan Nurmala Sengaja tak kusampaikan kabar pada Nurmala. Sudah terbayang bagaimana respon ibu dan adik remajaku satu-satunya, […]

Kumpulan Cerpen; Selepas Hati Pergi Oke, mungkin memiliki kumpulan cerpen itu bukan sesuatu yang ‘wah’. Apalagi kalau kumcernya masih diterbitkan […]


Majikan Versus Pembantu Rabu, 20 Februari 2013, Pak Pos mengejutkanku. Seperti biasa, kedatangannya tak kuartikan sebagai kedatangan sebuah surat, melainkan […]

Cerpen; Yang Abu di Bulan Biru “Padahal tiap hari badanku panas, tapi Elva tak pernah memberi kesempatan padaku untuk istirahat. […]

Puisi; Tentang Kehilangan Aku kehilangan, Seperti lengangnya pagi tanpa mentari Aku adalah rasa cinta, katanya. Yang bermata, tapi tetap buta. […]

Waktu datang membawa rindu dan cinta, beberapa nampan Dalam cawan-cawan, ia suguhkan dilemma bergumpal-gumpal Penuh jumawa, ia pergi begitu saja. […]

Cerpen; Menulislah Jika Harus Menulis “Menulislah jika harus menulis. Tapi memang, jangan percaya akan kemampuan menulismu, jangan! Jangan percaya, tapi yakin….” […]