Pasangan Sesama Introvert itu Bagaimana, ya?

0
SHARE
pasangan sesama introvert, pacaran Sesama Introvert, hubungan sesama introvert, introvert jatuh cinta, asmara introvert
Image via: community.sparknotes.com

Orang bilang, biasanya pasangan itu suka kebalikan.

Pihak 1-nya pendiam, pihak 2-nya banyak cakap. Pihak 1-nya betah di rumah, pihak 2-nya pengin di luar terus. Pihak 1-nya banyak pertimbangan, pihak 2-nya cenderung spontan.

Demikianlah gambaran kasar pasangan introvert dan ekstrovert.

Orang bilang, opposites do attract. Dengan kata lain, yang berkebalikan biasanya cocok. Namun banyak juga yang berpendapat kalau yang berkebalikan itu tidak selamanya cocok. Jadi masih kontroversial, tergantung banyak hal.

Kalau introvert menjalin hubungan spesial dengan sesama introvert, bagaimana, ya?

Hmm … sebenarnya enggak gimana-gimana, sih.

Hal-hal tentang cinta di mata seorang introvert itu bisa jadi berbeda-beda. Beberapa introvert boleh jadi nyaman dengan pasangan ekstrovertnya. Sebab mereka bisa saling mengisi dan tetap mendukung.

Namun beberapa introvert lain merasa terganggu, sebab kecenderungan mereka jelas berbeda. Apalagi kalau ekstrovert tersebut tidak paham bagaimana menghadapi perbedaan kepribadian.

Ujung-ujungnya, beberapa introvert lebih memilih menjalin kasih dengan sesama introvert. Pasalnya, mereka berdua tahu persis bagaimana selera masing-masing.

1Pertemuan atau kencan pertama tidaklah sekikuk yang dibayangkan

Dua introvert yang bertemu biasanya sudah saling memahami, meski pun tidak diucapkan. Mereka paham bahwa sebagai introvert, ada rasa awkward sendiri ketika bertemu untuk pertama kali dengan status yang lebih spesial. Oleh karena itu, masing-masing berusaha bertingkah normal, bahkan menutupi keadaan dengan bercanda, misalnya.

Namun beberapa menit kemudian, suasana akan hangat dan cair dengan sendirinya. Nyaman.

2Cenderung anti basa-basi

Pada umumnya, pasangan itu akan penuh basa-basi. Mereka bertukar gombalan atau kutipan-kutipan, yang itu pun hasil karya orang lain.

Lain lagi dengan pasangan introvert. Mereka jarang membicarakan hal-hal yang tidak diperlukan. Namun begitu diskusi, hal-hal yang dibahas itu memang penting atau relevan. Durasi ngobrolnya bisa lama, tergantung banyaknya topik yang dibahas.

Baca Juga :  25 Ide Bisnis atau Peluang Usaha untuk Orang Introvert, Pemalu & Pendiam

Asyiknya, introvert itu dikenal sebagai pendengar yang baik. Mereka bisa bercengkerama dengan syahdunya.

3Enggak perlu pura-pura menjadi orang lain

Image via: thoughtcatalog.com

Karena sama-sama tahu berkepribadian introvert, pasangan ini tidak perlu berubah menjadi orang lain.

Mereka mengerti jika pasangan tidak mengumbar  kebersamaan di media sosial. Mereka memaklumi jika bertemu dengan calon mertua itu adalah ujian berat bagi pasangan. Mereka paham jika pasangan tidak betah berlama-lama di keramaian. Dll.

4Relatif lambat

Hubungan sesama introvert cenderung memakan waktu. Perlu proses agar hubungan ini lebih dalam dan bermakna. Tidak buru-buru mengumumkannya ke dunia, tidak buru-buru menikah muda, tidak buru-buru pasang poto profil berdua, tidak langsung ganti wallpaper, dll. Perlahan saja.

5Intimasi

Well, hubungan sesama introvert terkesan garing dan membosankan. Terserah orang lain mau bilang. Namun bagi mereka, urusan keakraban dua insan itu tidak perlu ‘dilaporkan’ ke publik. Cukup berdua saja. Malah momen itu mestinya sakral dan eksklusif.

Relasi spesial bisa terjadi pada siapa saja, termasuk sepasang introvert. Dunia boleh memberi stigma bahwa orang introvert itu penyendiri, kagok, enggan fun, dsb, namun bukan berarti tidak butuh hubungan asmara. Intinya, siapa yang menghakimi terlalu cepat, biasanya bukan sosok yang terlalu tahu. Pasangan Sesama Introvert itu Bagaimana, ya? #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.