Penyebab Bau Mulut Akut dan Busuk Saat Puasa

0
SHARE
bau mulut, bau mulut orang puasa, penyebab bau mulut akut, bau mulut busuk
Image via: smilefocus.com

Muslim yang sedang berpuasa tentu memasuki fase “tidak percaya diri dengan bau mulut sendiri”.

Tetapi, mayoritas orang Islam atau non-muslim lain juga saling maklum akan keadaan ini.

Meski demikian, orang yang berpuasa tidak serta merta bebas menyebarkan aroma napasnya. Sebab bau mulut atau halitosis, mau tidak mau, memang bisa mengusik pergaulan sehari-hari. Apalagi ketika kita tidak sadar dan tidak peka kalau napas kita memang bermasalah.

Ada pun masalah bau mulut ini terjadi pada semua gender dan umur.

Saya jadi ingat masa SMA. Ramadan waktu itu, teman non-muslimku ikut pelajaran agama Islam. Ketika menjelaskan, sang guru berdiri tepat di depannya – sebab dia memang duduk di bangku pertama.

Begitu waktu rehat tiba, dia bilang, ‘tadi aku nahan diri, pengin muntah, soalnya guru bau mulut … tapi maklum, lagi puasa, ya’.

Saya antara prihatin, pengin tertawa sekaligus kagum karena daya tahan dan pemaklumannya.

Memang sih, kadang kita tidak sadar bau mulut dan terus berbicara dengan mulut terbuka – juga dengan jarak yang dekat. Kadang juga, teman bicara kita yang bau mulut. Tetapi ada keseganan untuk mengatakannya.

Menjaga hubungan dan perasaan seseorang kadang memang lebih penting, ya. Kecuali kalau kita punya keberanian untuk mengatakan dengan jujur padanya, secara privat. Kita juga tertuntut untuk bisa mengatur kata dan intonasi agar dia tidak tersinggung. Namun hal tersebut bukanlah misi mudah.

Apa Penyebab Bau Mulut Akut dan Busuk Saat Puasa?

Dilansir dari Megaanswer.com, berdasarkan keterangan seorang asisten dokter gigi kosmetik asal Houston bernama Jennifer, penyebab bau mulut biasanya tidak jauh dari penyakit periodontal. Misalnya:

  • kebersihan mulut yang buruk
  • penyakit gusi dan struktur lain,
  • karies gigi atau penyakit akibat infeksi yang menyebabkan struktur jaringan keras gigi jadi rusak,
  • gigi palsu yang tidak pas
  • metabolisme bakteri dalam plak
  • adanya pembusukan makanan
Baca Juga :  13 Kesalahan Dalam Tidur yang Sering Kita Lakukan

Faktor lainnya, seperti:

  • rokok
  • sinusitis
  • alkohol
  • penyakit paru-paru
  • penyakit kerongkongan
  • dsb.

Bakteri melakukan metabolisme asam amino bersulfur dalam protein, yang kemudian menghasilkan hydrogen sulfide dan methyl mercaptane. Kedua gas ini mudah menguap. Gas-gas ini juga yang menjadi biang sensasi busuk.

Selain bau akut, keduanya bisa merusak jaringan di sekitar. Ada pun produksi bau optimal terjadi di antara waktu makan dan di malam hari.

Tidak heran, kalau napas orang berpuasa itu memang kurang sedap.

Bagaimana mengatasinya?

Sudah banyak artikel yang membahas tips atau cara agar tidak bau mulut ketika puasa. Misalnya dengan makan secara teratur, sikat gigi dan pakai moutwash, menyikat lidah, dll.

Kemudian, pantas saja Nabi Muhammad Saw mengajurkan kita untuk menyegerakan berbuka. Memperlama waktu puasa, padahal sudah magrib, ternyata tidak baik – melainkan sangat buruk.

Anjuran ini ada hubungannya dengan keadaan yang dinamakan ‘ketosis’.

Jadi, tubuh mulai kehabisan stok karbohidrat, sehingga tubuh akan membakar cadangan lemak yang ada. Proses ini akan memproduksi zat keton.

Sebenarnya kondisi ini normal. Mungkin kita pernah mengalaminya. Tetapi jika terlalu sering, maka efeknya berbahaya.

Selain itu, ketika ketosis dijadikan andalan, maka keton yang diekskresikan dalam napas akan semakin menunjang bau mulut. Baunya malah cenderung tidak normal, sebab bisa jauh lebih busuk dari biasanya. Bau jenis ini kerap dijumpai pada orang-orang yang menderita diabetes.

Kita mungkin jadi berkecil hati atas kondisi ini. Oleh karena itu, sampai ada hadis yang “menghibur”, bahwa aroma napas orang berpuasa itu lebih Allah sukai ketimbang minyak wangi misik. Aamiin. Penyebab Bau Mulut Akut dan Busuk Saat Puasa. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.