Review Lagu “Just Like Fire” – P!nk

4
SHARE

Video Klip “Just Like Fire” – P!nk

Jika diringkas dari music video-nya, di awal nampak sekali kalau P!nk itu aneh. Dia tengah bergelantungan, sampai suaminya juga terlihat frustasi menanyakan, “are you just going to hang around all day?”. Setelah itu, P!nk kemudian “terjebak” ke dunia Alice Wonderland. Pokoknya semacam dunia dongeng yang penuh fantasi dan begitu dreamy.

Di sana dia menghadapi musuh yang wajahnya menyerupai dirinya sendiri. Nampak juga anaknya, yang tengah duduk di kursi pink yang mengapung, menghadap ke meja panjang yang melayang juga. Petualangan yang diiringi lagu itu kemudian berakhir.

P!nk kembali ke dunia nyatanya. Halusinasinya sudah pudar. Dia nampak dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Suaminya kemudian terlihat menandatangani semacam surat persetujuan kalau isterinya akan menjalani rehabilitasi atau penyembuhan. Tak lupa juga sang suami memastikan keadaan isterinya pada petugas RSJ dengan bertanya, “She’s gonna be okay, right?”.

Makna dan Review Lagu Just Like Fire – P!nk

Pink masuk dalam daftar penulis lirik lagu ini. Ia menyusunnya bersama-sama dengan Max Martin, Oscar Holter, serta Shellback. Genrenya lebih ke pop, hip-hop, dan ada nuansa rock-nya juga. Nah pas Tante Pink diwawancara sama Majalah People, dia bilang kalau puterinya menjadi inspirasi di balik penulisan lagu ini. Duh, manisnya…

Well, Pink masih Pink. Dia memiliki suara dan gaya yang khas. Namun yang cukup mengejutkan, dia nge-rap dengan cukup powerful.

Lagu ini jadi kombinasi yang keren. Mulai dari konsep P!nk family-nya, liriknya, video klipnya, dan makna yang daku tangkap. Bicara soal interpretasi lagu, kita pasti memiliki pandangan yang berbeda, ya.

Baca Juga :  Review Lagu "Sugar" - Maroon 5

Lagu ini… intinya mendorong kita untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk… menjadi diri kita sendiri, untuk memperjuangkan apa yang ingin kita gapai. Semuanya. Selama hal tersebut dianggap terbaik.

Jangan pedulikan para musuh, haters, pembohong, yang munafik, atau siapapun mereka yang mencoba menghalau langkah kita. Jadilah api. Sebab api memiliki karakter yang kuat. Api akan membakar habis apapun yang ada di depannya. Tetapi api juga bisa dimanfaatkan orang. Api bisa menerangi, atau menjadi sumber energi.

Jadi api, yang bisa memanas dan membakar sandiwara dan kemunafikan hidup yang ada. Mereka pasti tak suka aksi kita. Tapi kita adalah api, yang tak akan bisa disentuh dan dikejar. Kita berbeda. Dan mereka mungkin saja menertawakan kita lantaran kita ini unik, beda, dan mungkin lebih gila. Tapi tak apa. Mending menjadi diri kita sendiri. Tak perlu rekayasa.

Tak perlu minder juga. Meski kita ini lain daripada yang lain, meski kita lemah, meski kita minoritas, meski kita perempuan, dan pokoknya dipandang sebelah mata. Kita harus menggunakan kelemahan itu sebagai kekuatan.

Lihatlah banyak sekali figur yang membuktikan semua itu. Banyak orang yang berani mengambil jalan berbeda dari orang kebanyakan. Tapi ia tetap bisa berdiri tegak dan lebih sukses dari orang-orang yang sudah meremehkannya.

~

Wuih… daku menulis review ini dengan sangat panjang, ya. Baiklah kalau begitu, usai sudah. All in all, lagu ini mendatangkan positive & fun vibes tersendiri bagi para pendengarnya. Review Lagu “Just Like Fire” – P!nk.  #RD

1
2
SHARE

4 COMMENTS

  1. Sempet bingung bacanya, hehehe. Baru pertama mampir soalnya. Ngomongin materi kali ini, gue pikir sih, sosok Pink itu emang keren aja. Biarpun namanya pink (itu nama asli atau gimana ya?) tapi tetep bisa ngerap yang dirimu bilang power full..

    Jadi penasaran sama lagunya. Cuman gue kalo lagu kek gini gitu, suka bingung sama jalan ceritanya. Apa karena bahasa inggris gue kurang baik ya?

    Btw, thank’s for share…

    • Haha… iya nih lumayan panjang pembahasannya. Nah, Pink itu nama panggung. Yang aslinya Alecia Beth Moore.

      Sama, sih. Makanya terus belajar Inggris, bukan dengan menghindari, tapi coba deket-deket sama lagunya. Hehe…

      Sama-sama. Thank u sudah mampir. ^_^

Comments are closed.