Review Lagu “Sign of the Times” – Harry Styles

0
SHARE

Teori, Makna, dan Review Lagu “Sign of the Times” – Harry Styles

harry styles teaser, harry styles bracelet, kalung harry styles, twitter harry styles
Via: @Harry_Styles

Bukan hal aneh kalau ada satu lagu yang interpretasinya banyak. Apalagi kalau liriknya puitis, bermakna ganda, dan sampai sekarang masih berupa suara. Belum ada music video-nya. Sekali pun sudah rilis, video klip sebuah lagu juga kadang penuh misteri atau teka-teki.

Akun Youtube bernama OneDirectionZic membeberkan 6 kemungkinan teori lagu ini. Bisa jadi tentang kematian, peperangan yang cenderung berulang, percintaan, boyband One Direction sendiri, tentang salah dan benar, serta tentang waktu itu sendiri. Sebagian ada yang menambahkan kalau lagu ini menceritakan tentang LGBT yang coming out, tentang masa tua yang mulai datang, dan masa muda yang mulai ditinggalkan.

Setiap orang bisa memaknai sebuah karya dari sudut pandang berbeda, ya.

Daku pribadi cenderung menangkap pesan tentang… kematian.

Dari awal, lagu ini sudah dibuka dengan suara denting piano yang muram. Nadanya sedih. Tercium “bau” seseorang yang sedang dilema; dia ingin mati saja karena merasa tersiksa dalam hidup, namun dia juga merasa takut karena tak tahu apakah segala sesuatunya akan lebih baik atau justru makin buruk. Dari cover-nya, tampak Harry sedang duduk menghadap sunset atau matahari senja dalam keadaan duduk… di air! Btw, posisi kedua kakinya kelihatan aneh enggak, sih?

Ini hanya opiniku saja, kalau dia memang sedang berada diantara dua pilihan; menyerah mati saja atau bertahan hidup dulu.

cover harry styles, album solo harry styles, lagu harry styles, lagu baru harry styles, lagu solo harry styles, judul lagu solo harry styles, makna lagu sign of the times, review lagu sign of the times, sign of the times harry styles, lagu sign of the times harry styles
Via: @Harry_Styles

Verse 1, Pre-Chorus, & Chorus

Liriknya langsung memancing rasa penasaran; siapa sih “you”, “we”, dan “they” itu? Di mana sih “down here” itu? Maksudnya apa “bullets” itu?

Harry langsung meminta kamu untuk berhenti menangis. Kamu ada di final show, di kehidupan dunia yang memang hanya satu kali. Pertama dan terakhir kalinya. Dia berharap agar “wearing your best clothes”, mengenakan baju terbaik, yang bermakna kalau kamu bisa mati dalam keadaan terbaik. Kalau umat Islam mengenalnya sebagai husnul khotimah.

Baca Juga :  17 Selebritis Dunia yang Terkenal Lewat Aksi “Cover Song” Via Youtube 2015

Bagaimana pun, kamu tidak bisa “bribe the door on your way to the sky”. Maksudnya kamu tidak bisa menuju surga dengan melewati jalan pintas. Harus menjadi pribadi yang baik dan hamba yang taat pada Tuhannya. Kamu hidup cukup baik di “down here”, di bawah sini, atau artinya di bumi ini. Tetapi kamu juga “ain’t really good”, tidak benar-benar baik. Maknanya, kamu hanya manusia biasa. Bisa beramal baik, bisa juga terperangkap dosa.

Pada dasarnya semua manusia memiliki pengalaman tinggal “di alam lain” sebelum lahir ke dunia. Kita hidup, untuk kemudian akan kembali lagi. Kematian adalah fitrah. Tak bisa kita hindari. Namun di saat yang sama, kita juga berusaha untuk terus mempertahankan hidup. Termasuk dengan berlari atau menjauhi peluru-peluru, atau hal-hal yang bisa menyebabkan nyawa terenggut. Apa saja.

Verse 2, Pre-Chorus, & Chorus

Setiap insan pernah melalui masa yang menyedihkan, terpuruk, down, kehilangan, hampa, depresi, bahkan sampai kepikiran untuk mengakhiri hidup lebih cepat. Tahan saja. Hentikan tangisannya. Semua ada waktunya.

Kita masih memiliki waktu dan kesempatan. Semestinya kamu memanfaatkan momen ini. Nanti ada masanya bagi kamu untuk bisa menembus atmosfir, tak lagi ada di dunia ini. Ada masanya kamu “kembali pulang”. Lalu kamu akan mengintip bumi di mana kamu sempat bernapas, dan menyadari kalau segala sesuatu cukup bagus untuk dilihat. Lebih lagi kalau kamu pandai bersyukur.

Camkan, kalau semuanya akan berangsur-angsur membaik. Kamu dan orang-orang meninggal yang sangat dirindukan akan segera bertemu. Tempat ketemuannya bukan lagi di dunia. Melainkan di alam yang sangat jauh, jauh dari bumi yang dipijak manusia.

Kini kamu harus mendamaikan hati dan pikiranmu dulu. Pertemukan keduanya. Diskusikan semuanya, sebelum semuanya meledak. Jangan dulu mengambil keputusan untuk main hakim sendiri, untuk bunuh diri atau melakukan kebodohan lainnya.

Baca Juga :  Why Do Young People Love The Corrs? Here are the 11 Reasons!

Pada akhirnya, semua yang hidup pasti harus pergi (mati). Semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kini kita hanya harus menjalani sisa kisah hidup yang ada.

Interpretasi seseorang berpeluang untuk keliru, tak perlu terlalu dipandang serius, ya. Hehe…

Nah empat jebolan One Direction atau 1D sudah menelurkan karya solonya. Zayn Malik dengan Pillow Talk-nya, Niall Horan dengan This Town-nya, Louis Tomlinson dengan Just Hold On (featuring Steve Aoki), dan Harry Styles dengan Sign of the Times-nya. Tinggal Liam yang belum.

Namun sampai sejauh ini, kalau disuruh memilih, daku akan menempatkan Sign of the Times sebagai ranking pertamanya. Review Lagu “Sign of the Times” – Harry Styles. #RD

1
2
SHARE