Review Lagu “Symphony” – Clean Bandit Feat. Zara Larsson

1
SHARE
lagu clean bandit, lagu clean bandit symphony, makna lagu clean bandit symphony, cerita dalam lagu clean bandit symphony, video klip kontroversial clean bandit symphony, review clean bandit, review lagu symphony clean bandit
Image: mtv.co.uk

Ke mana saja daku selama ini?

Daku baru tahu Clean Bandit ketika mereka merilis lagu Rockabye, bersama Sean Paul dan Anne-Marie. Ah, Rockabye, lagu yang seharusnya sudah direview, tetapi tertunda terus.

Grup musik trio ini juga merilis lagu Symphony pada 17 Maret 2017. Mereka menggaet penyanyi Swedia yang kece dan masih muda, Zara Larsson. Kolaborasinya dengan Grace Chatto, Jack Patterson, Luke Patterson, dan musisi lain dalam lagu ini memang keren!

Lagunya sangat dalem, sampai daku putar berulang-ulang, dan sempat berkaca-kaca juga saking emosionalnya.

Simfoni itu Apa, Sih?

Pas googling via Wikipedia, simfoni memiliki arti sebagai karya musik yang panjang dan biasanya digunakan untuk orkestra. Namun kalau dimaknai, simfoni merupakan kolaborasi atau rangkaian yang kompak dan selaras, sehingga menghasilkan sesuatu yang indah. Menakjubkan.

Video Klip Simfoni – Clean Bandit Ft Zara Larsson Kontroversial

Kalau melihat music video-nya dari awal sampai akhir, daku yakin kamu juga paham maksudnya bagaimana. Terbilang kontroversial, ya, apalagi bagi penikmat musik Indonesia. Pokoknya peringatan keras bagi para homophobic atau anti-gay. Kalau kurang nyaman, sebaiknya enggak perlu menyaksikan.

Tetapi liriknya sendiri bisa berlaku untuk siapa saja, untuk hubungan apa saja. Tak terbatas pada pasangan. Bisa juga pada relasi lain seperti anak-ibu, anak-ayah, sahabat-sahabat, hamba-Tuhannya, adik-kakak, dsb. Well, karya seni biasanya memiliki makna atau tujuan yang luas dan multi tafsir.

Cerita atau Kisah Dalam Lagu Symphony – Clean Bandit Feat. Zara Larsson

Singkatnya, video klip lagu ini menggambarkan pasangan yang hidup bahagia. Sebut saja A dan B. Sampai kemudian, A meninggal karena kecelakaan ketika naik sepeda hendak pulang. Kepergian yang mendadak itu tentu membuat B jadi begitu terpukul. Apalagi eksistensi A sangat bermakna bagi B.

Baca Juga :  Review Lagu “Sign of the Times” – Harry Styles

Bisa dibayangkan, bagaimana kondisi B, bukan?

Kalau dalam video klipnya, B tengah mencoba menjadi seorang konduktor orkestra. Dia terus berlatih, kadang mengeluh dan menangis lantaran ingat kalau A yang biasa menyemangatinya sudah tiada. Sampai kemudian di gong-nya, B terlihat tampil dalam orkestra simfoni.

Kumpulan musisi yang sedang B pimpin tak lain dan tak bukan adalah Clean Bandit, Zara Larsson, dan pemain lain. Di akhir video, ada penampakan A yang sudah meninggal, dan tengah menyaksikan performa B. A tersenyum bangga, sementara B hanya bisa menatap terpana.

poto clean bandit dengan zara larsson, lagu clean bandit, lagu clean bandit symphony, makna lagu clean bandit symphony, cerita dalam lagu clean bandit symphony, video klip kontroversial clean bandit symphony, review clean bandit, review lagu symphony clean bandit
Image: officialcharts.com

Makna dan Review Lagu Symphony – Clean Bandit Feat. Zara Larsson

All in all, lagu ini menjadi ungkapan seseorang yang ingin selalu bersama dengan orang lain yang paling dikasihinya. Sebenarnya cukup klise, dan mungkin gombal, tetapi kemasannya liriknya memang bikin klepek-klepek.

Sang penyanyi, Zara Larsson, tampil sebagai narator cerita lagu ini. Dia mengisahkan, ‘I’ve been hearing symphonies, before all I heard was silence’. Dulu B adalah jiwa yang kesepian, lalu datang A sebagai belahan jiwanya, yang mengusir rasa sepi itu. Dia bagai musik atau lagu, yang membuat hidupnya indah dan bikin betah.

B juga bersenandung, ‘And now your song is on repeat, and I’m dancing on to your hearbeat’. Lirik ini menjadi metafora, betapa B begitu terobsesi dengan A. Dia sudah terbiasa berdekatan, melihat, mendengar, dan menyentuh A.

‘And when you’re gone, I feel incomplete…’. Nah ketika A pergi untuk selamanya, B merasa ada yang tidak utuh. Seperti ada yang janggal dalam hidupnya. Saking tidak berbiasanya tanpa A.

Begitu tiba di bagian chorus atau reff, kita kembali menemukan lirik yang bittersweet. Manis sekaligus pahit. ‘I just wanna be part of your symphony, will you hold me tight and not let go?’. B hanya ingin tetap menjadi bagian dari A. Mereka seakan tercipta memang untuk bersama, bukan untuk terpisahkan apa pun. Karena itu, saling melepaskan atau merelakan menjadi sesuatu yang sangat sulit dilakukan.

Baca Juga :  Lirik dan Terjemahan Semua Lagu di Album “Jupiter Calling” The Corrs 2017

‘I’m sorry if it’s all too much, everyday you’re here, I’m healing…’

Di bagian ini, B sadar kalau dia seharusnya belajar untuk mengikhlaskan kekasih hatinya. Ibaratnya, dia sudah dikasih hati, malah minta jantung. Sebab ketika dia dalam keadaan sepi, labil, dan hancur, A datang untuk membuatnya lebih baikan.

Tetapi setelah merasa lebih baik dan stabil, A kemudian ‘dijemput’ oleh pemiliknya. Tentu B dianggap ‘keterlaluan’ kalau terus meminta agar A kembali lagi. Walau sulit, mestinya B sadar diri dan belajar untuk merelakan.

Lagu ini memiliki gaya khas Clean Bandit, classical crossover, yang memadukan musik klasik dengan musik populer seperti dance, electronic, atau pop. Berkelas sekaligus easy listening gitu, ya?! Review Lagu “Symphony” – Clean Bandit Feat. Zara Larsson. #RD

SHARE

1 COMMENT

Comments are closed.