Jiwa Archive

Cerpen; Yang Abu di Bulan Biru

Cerpen; Yang Abu di Bulan Biru “Padahal tiap hari badanku panas, tapi Elva tak pernah memberi kesempatan padaku untuk istirahat. Sungguh kelabu nasibku. Pendengaranku telah benar-benar pengang!” “Hikmahnya, kita bisa selalu bersama. Hehehe…”
Continue Reading → Read More

Cerpen; Segi Cinta

Cerpen; Segi Cinta* (*Dimuat dalam Antologi Riskaninda Maharani) Dari segi penampilan, aku memang menggilaimu. Dari dulu sekali. Tetapi dari segi cinta, aku baru menemukan jejaknya akhir-akhir ini. Dan, aku sangat menyesalinya. Sekarang ini
Continue Reading → Read More

Cerpen; Siloka

Siloka “Bagi seorang perempuan, janji suci seorang laki-laki itu tercatat dalam selembar hati. Dinanti. Tak ada yang bisa menghapusnya, kecuali amnesia dan realisasi,” Kau menanggapi pernyataanku untuk mempersuntingmu. Tepatnya, mengikat hatimu yang masih
Continue Reading → Read More
error: