Terlalu Banyak Hal yang Menyakitkan, Tapi Rasa Sakit Ini Tidak Akan Abadi

2
SHARE
rasa sakit hati, kata kata sakit hati dan kecewa, patah hati, kata-kata sakit hati karena dibohongi, kata kata sakit hati terdalam, cowok patah hati
Image via: addictioncampuses.com

Apa kamu percaya, kalau semua manusia memiliki duka dan perangnya masing-masing?

Seperti halnya kamu, yang dari luar tampak baik-baik saja, tapi sebenarnya sedang merasakan sakit tak terkira. Kamu pun hanya bisa tersenyum, atau mungkin cengengesan, karena muak dengan banyak hal.

Ada kalanya kamu hanya nyengir ketika mendengar orang bilang, ‘semua akan indah pada waktunya’.

Ada kalanya kamu merasa, kalau semua orang tidak benar-benar merasakanmu.

Hanya karena kamu tidak meneteskan air mata, tidak mengeluh di media sosial, dan tidak hobi curhat … lalu orang-orang salah menilaimu. Mereka mengira kalau hidupmu penuh dengan kupu-kupu dan bunga. Mereka mengira kamu tampak tenang karena sudah mendapatkan semua yang kamu mimpikan.

Kadang manusia memang hanya melihat dari luar saja. Padahal apa yang tampak di wajah atau di postingan media sosial tidak benar-benar membocorkan keadaan. Mereka tidak mendengar jeritan jiwamu, tidak melihat air matamu, dan tidak merasakan beban berat hidupmu.

Tidak ada yang menyadari kalau di balik senyum lebarmu, terdapat rasa lelah dan perjuangan rumit. Di balik kebaikanmu, terdapat penderitaan dan rasa kesepian.

Berkali-kali tatapan matamu hampir kecolongan membocorkan keadaanmu yang sebenarnya. Tapi kamu memang sudah lihai untuk menyembunyikan dan menyamarkannya.

Meski demikian, jauh di sanubari, kamu selalu berharap ada sosok yang memahamimu tanpa harus menuntut penjelasan detailmu. Ya, kadang kamu seaneh itu.

Kamu tidak ingin banyak bicara dan mengekspresikan diri, tapi kamu juga ingin ada seseorang yang mengerti – bahkan ‘menyelamatkanmu’ dari keadaan ngeri itu.

pria sakit hati, cara membuat pria sakit hati, perilaku wanita yang bikin pria sakit hati, fase patah hati pria, obat pria yg patah hati, yang dirasakan pria saat patah hati, kata kata pria patah hati
Image via: videoblocks.com

Sebagai manusia biasa, tentu saja kamu ingin segera terbebas dari apa pun yang membebani hati dan pikiranmu. Kamu ingin jalan instan. Kamu ingin melarikan diri.

Baca Juga :  6 Tahap yang Dilalui Ketika Ingin Mengubah Sikap, Perilaku, dan Kebiasaan

Sayangnya, kadang-kadang hidup hanya menawarkan waktu yang tidak sebentar. Kamu dilatih untuk menunggu, untuk positive thinking, dan untuk meyakini kebaikan di masa mendatang. Tapi tanpa sadar, sebenarnya kamu sudah terbiasa …

… Sehingga manusia sepertimu, sehancurlebur apa pun itu, kamu selalu punya cara untuk bertahan dan merasa baikan.

Kamu mulai merasa, kalau kegagalanmu pasti terjadi karena alasan tertentu. Kondisi terjatuhmu pasti terjadi karena alasan tertentu. Hatimu yang tercerai-berai pun pasti terjadi karena alasan tertentu.

Semua momen menyakitkan seperti kegagalan, terpuruk, patah hati, penolakan, penghinaan, penelantaran, dll – sudah menempamu.  Kamu lecet, berdarah, tercekik, sesak, dan mungkin merasa sekarat. Semua itu bagai guru yang keras dan tegas, sehingga menumbuhkan kamu yang teguh dan tangguh.

Meski kondisimu berada di paling bawah sekali pun, karena sudah kebal, kamu selalu bisa menghadapi semuanya. Kamu selalu bisa menemukan cara untuk kembali bangkit.

Entah sudah berapa kali kehidupan ini meninju hatimu yang mudah pecah itu. Tapi bisa disaksikan sendiri, hatimu masih tetap berfungsi.

Mungkin beginilah karakter kehidupan, yang tidak membiarkan deru nafasmu tenang. Ada saja masalahnya. Tapi bukan masalah kalau kamu menangis dan marah. Asalkan jangan lakukan semua itu selamanya, sebab kehidupan ini sendiri fana.

Kamu sudah terbiasa uji coba. Kamu juga terbiasa mengingatkan dirimu sendiri, kalau selama ada Dia, semua badai akan reda .

Kalau pikiran dan hatimu sudah jernih, segera kembali. Kamu sudah siap tersenyum lagi. Terlalu Banyak Hal yang Menyakitkan, Tapi Rasa Sakit Ini Tidak Akan Abadi. #RD

SHARE

2 COMMENTS

Comments are closed.