Tips Menghindari Rayuan Pinjaman Online Ilegal

Image via: Qoala.app

Tips Menghindari Rayuan Pinjaman Online Ilegal. Akhir-akhir ini banyak cerita mengenai korban penipuan pinjaman online alias pinjol ilegal. Masyarakat pun semakin sadar dan waspada. Apalagi para pinjol ilegal kerap menggoda melalui spam sms atau chat.

Pinjaman online sendiri sudah bukan hal baru. Pinjaman ini biasanya tersedia dalam fitur aplikasi, yang bisa anda akses lewat ponsel. Masyarakat tergiur karena aksesnya mudah, dananya cepat cair, dan persyaratannya tidak rumit.

Tren ini tentu memudahkan masyarakat yang memang membutuhkan dana darurat, khususnya untuk tujuan yang produktif. Apalagi kalau ada akad, kesepakatan, atau transparansi antara kedua belah pihak. Tentu hal ini akan meminimalisir permasalahan yang kemungkinan datang.

Tunaiku

Tunaiku menjadi produk Bank Amar yang sudah terdaftar dan diawasi OJK. Mereka mengklaim memprioritaskan keamanan informasi dan meraih sertifikasi ISO 27001. Sehingga Tunaiku bisa menjadi salah-satu pinjaman online terbaik.

Pengajuannya praktis, pinjamannya bisa sampai 20 juta rupiah dan cicilannya sampai 20 bulan, dan Tunaiku dinilai aman transparan. Mereka menjamin tidak ada biaya tersembunyi.

Dilihat dari situs Tunaiku, biaya Administrasinya sebesar Rp540.000, suku bunganya antara 2 – 5% per bulan, bebas biaya pelunasan lebih awal, dan apabila terjadi keterlambatan, biayanya sebesar Rp150.000 tiap bulannya.

Syarat Mengajukan Pinjaman di Tunaiku yaitu usia 21 sampai 55 tahun, Warga Negara Indonesia (WNI), Memiliki rekening bank, mempunyai pekerjaan atau sumber penghasilan, alamat KTP domisilinya ada dalam area layanan Tunaiku. Ada di Jawa, Sumatera, Gianyar, Maros, Makassar, dll. Mereka akan memperbaharui perluasan wilayah lewat media sosial dan website resminya.

Namun di tengah sambutan masyarakat, banyak pinjol ilegal nakal yang memanfaatkan momen. Ulah mereka tentu saja tidak membantu masyarakat, melainkan menjerumuskan mereka pada masalah. Sehingga keadaan finansial justru semakin rugi dan buruk. Oleh karena itu, keberadaan pinjol jadi tercoreng. Padahal banyak pinjol resmi yang diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Dilansir dari Bisnis.com, bersumber dari akun instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (@Kemenkominfo), ada tips-tips untuk menghindari rayuan pinjaman online atau rentenir ilegal.

  1. Cek di situs ojk.go.id
    Banyak pinjol mengklaim sudah terdaftar di OJK. Sebaiknya anda tidak langsung percaya. Segera cek di situs resmi OJK.
  2. Jauhi ajakan iklan mencolok
    Banyak korban yang jatuh dalam perangkap pinjol dari spam atau pesan-pesan yamg terus dikirimkan. Jika anda tidak bisa melacak dan melaporkannya, sebaiknya abaikan saja.
  3. Cek legalitas dan rekam jejak
    Pinjol legal tidak segan-segan untuk memberitahu di mana sekretariat mereka, siapa pengurusnya, dan mereka produk yang berasal dari grup mana.
  4. Jauhi Bunga Besar
    Peminjaman dengan fee atau bunga besar tentu sangat merepotkan. Tidak perlu terpengaruh dengan iklan aneh atas nama suatu fintech atau OJK. Pastikan anda teliti memahami transparansi biayanya.
  5. Teliti S Dan K yang Berlaku
    Banyak pinjaman online, yang secara tidak langsung melakukan pemerasan terhadap korbannya. Anda pun wajib memahami syarat dan ketentuan berlakunya. Jangan sampai terkecoh.
  6. Mengunduh Aplikasi di Penyedia Layanan Aplikasi Resmi
    Anda harus mendownload di platform resmi, seperti App Store atau Google Play. Anda juga bisa mengunduh lewat penyedia fintech resmi.
  7. Hati-Hati Penyalahgunaan Data Diri Pribadi
    Hindari pinjol dengan persyaratan seperti izin akses semua kontak hp, foto selfie sambil memegang ktp atau kartu identitas, foto kartu atm, dsb.

Sebaiknya anda bersikap bijak dalam memilih atau memutuskan. Jangan lupa untuk mencatat nomor pengaduan atau customer care dari OJK. Catat juga alamat kantor fungsional, alamat layanan pelanggan, atau media sosial calon pinjol yang anda incar. Perhatikan penilaian dari orang lain yang sudah menggunakan jasa mereka. #TK

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: