Ucapan Sayang, Kebencian, dan Kehampaan Di Hari Ayah Nasional

0
SHARE
hari ayah, hari ayah nasional 2019, hari ayah nasional 2020, ucapan hari ayah, kata kata hari ayah, hari ayah nasional, hari ayah quotes
Image via: business.linkedin.com

“Selamat Hari Ayah” menjadi salah-satu ucapan populer pada 12 November 2019 kemarin.

Saya memanfaatkan fitur “Question” di Instagram, untuk mengetahui apa sih yang ingin diucapkan atau diungkapkan pada sosok ayah?

hari ayah, hari ayah tanggal berapa, hari ayah nasional 2020, ucapan hari ayah, kata kata hari ayah, hari ayah nasional, hari ayah quotes
Instagram: @RosedianaDiary

Rupanya jawaban mereka beragam. Ada yang menyatakan rasa cinta, syukur, permohonan maaf, kerinduan, bahkan kebingungan.

hari ayah, hari ayah instagram, kutipan hari ayah, hari ayah tanggal berapa, ucapan hari ayah, kata kata hari ayah, hari ayah nasional, hari ayah quotes
Instagram: @RosedianaDiary
hari ayah, hari ayah instagram, kutipan hari ayah, hari ayah tanggal berapa, ucapan hari ayah, kata kata hari ayah, hari ayah nasional, hari ayah quotes
Instagram: @RosedianaDiary
hari ayah, hari ayah instagram, kutipan hari ayah, hari ayah tanggal berapa, ucapan hari ayah, kata kata hari ayah, hari ayah nasional, hari ayah quotes
Instagram: @RosedianaDiary

Serba-Serbi Peran Ayah di Mata Anak

Sebagian anak memandang ayah sebagai cinta pertama dan superhero paling utama. Ayah menjadi laki-laki yang selalu ada di setiap fase perkembangan; dari anak, remaja, dampai dewasa. Tidak heran kalau ayah tersebut dikagumi, diteladani, dan dihormati.

Saya dan anak broken home lain “can’t relate”. Sebab, kami tidak mengalami atau merasakannya.

Sebagian anak lain menganggap ayah hanya sosok laki-laki yang mendampingi nama ibu. Mereka numpang nama di Kartu Keluarga atau dokumentasi lainnya. Sedangkan eksistensinya sebagai kepala keluarga, sahabat, motivator, dan support system itu nihil.

Ada ayah yang menelantarkan keluarga seakan-akan menganggap anak-anaknya tidak ada, tidak pernah terlahir ke dunia. Seakan-akan istrinya sudah tidak berguna. Seakan-akan dia tidak membutuhkan tempat pulang yang penuh kebaikan.

Ada ayah yang justru nyaman di pelukan wanita lain, yang bukan istri sahnya secara agama dan negara. Ayah tersebut “dipinjam” anak-anak lain, entah kapan kembalinya.

Ada ayah yang begitu abusive terhadap anak dan istrinya. Dia hanya menganggap mereka sebagai pelampiasan luka dan amarahnya. Dia berkata kasar, bersikap sangat keras, dan berperilaku seolah-olah anak dan istrinya tidak punya hati serta rasa.

Ada yang menyimpulkan, kalau eksistensi ayah bisa membangun miniatur surga di dunia. Ada juga yang menyimpulkan, kalau eksistensi ayah tidak ubahnya seperti menyalakan api neraka di dunia.

Ada juga anak-anak yang bahkan tidak mengenal apa itu makna ayah. Mereka tidak tahu rupa, wujud, atau fisik ayah sendiri. Mereka tidak tahu harus rindu atau cuek saja. Sebab mereka memang belum pernah bertemu.

Baca Juga :  Cerita Inspiratif; Sombong Berujung Malu

Tidak lupa, ada juga yang hanya melafalkan nama ayah dalam doa. Laki-laki tersebut sudah berbaring dengan tenang di kuburannya. Dia sudah tidak lagi berurusan dengan hak dan tanggung-jawab dunia.

Kisah berbeda tentang Ayah

Begitulah, kisah tentang sosok ayah itu sangat bervariasi. Ada anak yang ingin ayahnya panjang umur dan selalu bersama dengan dirinya. Ada anak yang justru mendoakan agar Tuhan segera memanggil pulang ayahnya, agar luka yang ditimbulkan segera hilang. Ada juga anak yang acuh tak acuh, sebab keberadaan ayah pun tidak berpengaruh.

Kisah manis tentang ayah patut disyukuri. Kisah penuh air mata dan kenangan menyakitkan tentang ayah patut dimaafkan dan dilepaskan.

Hidup tanpa kisah tentang ayah bisa dibentuk di masa depan. Mungkin kamu yang akan menjadi ayah. Mungkin kamu yang akan ‘memberikan’ sosok ayah untuk anakmu kelak.

Bagi saya pribadi, saya hanya bisa berikhtiar dan berdoa agar nanti bisa menjadi orang tua terbaik bagi anak-anak. Semoga keberadaan saya dan suami bisa disyukuri oleh keturunan kami. Ucapan Sayang, Kebencian, dan Kehampaan Di Hari Ayah Nasional. #RD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.