Ulang Tahun Ke-2: 18 Pelajaran yang Didapat Sebagai Blogger Pemula

4
SHARE

18 Pelajaran yang Didapat Sebagai Blogger Pemula, pelajaran sebagai blogger, pelajaran sebagai penulis, blogger pemula, penulis pemula
Via: thegiftofwriting.com

#10. Pengunjung Blog atau Pembaca itu Penting

Alangkah bahagianya jika kita bisa menulis sesuka hati tanpa memikirkan kepentingan siapa pun. Namun ketika mengoperasikan blog, tentu ada baiknya untuk mempertimbangkan apa keinginan dan respons pembaca. Semuanya bisa dilihat dari komentar yang masuk, postingan mana yang banyak dibaca, seberapa banyak pembaca yang datang dan menetap sebagai “langganan”, dsb.

#11. Blog Bikin Penulisnya Jadi Lebih Hati-hati

Blogger juga manusia, kadang ada khilaf dan lupanya. Sampai kemudian banyak yang datang memberi peringatan. Daku pun seakan-akan selalu diingatkan untuk merapikan tulisan, membetulkan isi tulisan yang tak sesuai fakta, mengedit kata-kata yang menyinggung pihak tertentu, memberikan kredit pada sumber yang berhak, bahkan ada juga yang terus menjadi alarm, dan mengatakan kalau tulisan-tulisan yang sudah tersebar bisa memengaruhi banyak orang. Oleh jadi di alam nanti dimintai pertanggung-jawaban. Oh my

#12. Kita Butuh Modal

Sebenarnya bukan rahasia besar, ya. Yang ngeblog memang memerlukan suntikan modal. Untuk hasil yang baik, kita memang memerlukan pengorbanan yang lebih besar. Daku juga harus rela menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar. Baik untuk menulis, mendalami referensi, belajar, dsb.

#13. Reputasi

Yang satu ini ternyata penting juga untuk diri politikus seseorang, termasuk juga untuk sebuah blog. Sekalinya tulisan kita bikin kecewa yang tak termaafkan, maka akibatnya juga bisa gawat. Salah-satu hal mahal yang bisa hilang yakni kepercayaan.

#14. Konten Bagus itu Selalu Jadi Magnet Utama

Blogger yang lebih berpengalaman selalu mengingatkanku akan pentingnya sebuah konten. Sekali pun kita tak “memasarkan” tulisan ke sana-ke mari, postingan yang orisinal dan berkualitas akan selalu dicari.

Baca Juga :  Resensi Novel “Surya Mentari dan Rembulan”: Cinta Segitiga dan Petualangan Pemuda Tana Toraja

Seringkali daku memerhatikan tulisan diri sendiri, yang bahkan tak dipromosikan, namun ternyata mendapat respons cukup hebat. Para pengguna internet atau medsos lain yang malah menjadi “tim marketingnya”.

perempuan blogger, kerja di rumah, pelajaran dari blogger, blogger, blogger perempuan, tulisan di blog, penulis pemula, blogger pemula,
thebusinesswomanmedia.com

#15. Semakin Belajar, Semakin Banyak yang Tak Kita Tahu

Selama berkecimpung dalam dunia blogging, selama itu pula kita akan terus menyerap sesuatu. Dan subhanallah, otak kita tak pernah terlalu penuh untuk menerimanya. Selagi mau, kita akan selalu bisa menyimpan pelajaran-pelajaran baru.

Sumbernya pun bisa dari mana-mana. Entah dari orang-orang di dunia nyata, mentor, blogger yang sudah ahli, para pembaca, rekan blogger pemula lainnya, teman di medsos, dsb. Mereka adalah guru-guru yang selalu menjaga kesadaran, kalau ilmu kita tak pernah ada di titik cukup. Selalu haus.

#16. Tawaran Kerja Sama

Daku berterima kasih sekali pada semua pihak yang sudah memberi kepercayaan dan penawaran kerja sama. Kedatangannya sendiri memang tak tertebak, ya. Kok bisa sampai menghubungi, ya? Ada yang menawarkan banner iklan betting, mohon maaf, tidak daku terima. Sementara tawaran lain bisa berupa job review, kerja sama pendistribusian konten, kolaborasi blog, content crossing, kerja sama dengan aplikasi, dsb.

Kita berhak untuk menerima, menolak, dan melakukan negosiasi. Sebelum memutuskan, daku seringkali meminta masukan dari orang-orang terpercaya. Mereka memang selalu mengingatkan untuk mempertimbangkan syarat serta ketentuannya. Begitu kita sudah menyepakatinya, pastikan untuk menjaga kepercayaan yang diberikan.

#17. Semuanya Butuh Proses

Kesuksesan sejati biasanya tidak bersifat otomatis atau spontan. Kalau pun ada, biasanya tak bertahan lama, melainkan instan juga. Akan banyak momen di mana kita tersenyum geli sebab banyak ekspektasi yang tak sesuai realita. Tetapi kita memang harus menghadapinya. Berusaha, berdoa, bersyukur dan bersabar secara konstan.

Baca Juga :  Tidak Menulis Tiap Hari itu Tidak Apa-Apa

#18. Enggak Konsisten, Enggak Keren

Daku pernah praktik untuk rutin menulis harian, dan hasilnya memang positif. Tetapi ketika kebiasaan itu terputus, hasilnya berubah jelek. Lebih lagi kalau blog kita masih muda. Alangkah lebih baik untuk istikomah menulis. Tetapi tak perlu dipaksakan juga.

Daku rasa masih terlalu banyak pelajaran lain yang bisa didapatkan, ya. Intinya, daku sangat bersyukur bisa “tersesat” ke dunia menulis dan blogging.

Selain terus belajar, daku juga berkenalan dengan orang-orang kece yang memiliki ciri-ciri hampir serupa; mereka cerdas, rendah hati, tidak doyan mengumbar atau membual, dan dermawan dalam memberikan saran atau wawasan.

Well, selamat ulang tahun blog rosediana.net. Kita bermakna, maka kita ada. Ulang Tahun Ke-2: 18 Pelajaran yang Didapat Sebagai Blogger Pemula. #RD

1
2
SHARE

4 COMMENTS

Comments are closed.